Apa Itu Debian? Sejarah, Fungsi, dan Keunggulannya

Technology / 0 | | 1

Banyak orang menggunakan sistem operasi Windows dan Linux di komputernya. Karena itu, mungkin Anda sudah familiar dengan dua sistem operasi ini. Namun, apakah Anda pernah mendengar tentang Debian? 

Sebenarnya, sistem operasi ini merupakan salah satu sistem operasi yang dibangun dengan Linux. Sistem operasi ini sangat populer karena banyak digunakan untuk mengelola server. 

Walaupun tak sepopuler distro Linux lain seperti Ubuntu, sistem operasi yang satu ini memiliki banyak keunggulan dan fungsi, lho. Dalam artikel ini, Anda akan mengenal Debian mulai dari pengertian, fungsi, sejarah, hingga keunggulannya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, ya. 

Baca Juga: 5+ Distro Linux Ringan Untuk PC Berspesifikasi Minim

Apa Itu Debian? 

debian adalah

Debian adalah sistem operasi yang dibangun dengan kernel Linux dan dapat Anda gunakan serta kembangkan secara gratis, karena sifatnya yang open-source. Kernel adalah inti yang membangun sistem operasi dan memanajemen software yang diinstal di dalamnya. Kernel juga mengatur memori, penyimpanan, dan segala proses yang terjadi dalam OS. 

Sistem operasi ini menjadi semakin populer saat ini karena sistem operasi yang satu ini mendukung puluhan ribu aplikasi untuk diinstal di dalamnya. Mulai dari aplikasi perkantan seperti LibreOffice, program database, library untuk mengembangkan aplikasi, software multimedia, dan lain-lain. 

Karena banyaknya packages atau aplikasi ini, Debian menjadi sistem operasi yang fleksibel dan dapat digunakan oleh siapapun. Tak hanya pengguna komputer secara umum, tapi juga developer dan cloud engineer yang mengelola server. 

Sejarah Debian

Debian pertama kali rilis pada tahun 1996 dan dikembangkan oleh Ian Murdock. Namanya sendiri berasal dari nama Ian Murdock dan Debra, istrinya. Debian disponsori oleh The Free Software Foundation dan memiliki lisensi mayoritas GNU. 

Ian Murdock kemudian menyerahkan kepemimpinannya pada Bruce Perens yang mengembangkan Debian bersama para developer lainnya hingga hari ini. Update terakhir project ini adalah Debian 11 (Bullseye) yang rilis pada tahun 2021. 

Debian merupakan salah satu distribusi Linux tertua yang menjadi dasar bagi banyak distro Linux lain yang rilis setelahnya. Salah satu contohnya adalah Ubuntu yang sangat terkenal di kalangan pengguna Linux. 

Sekarang, OS ini dikelola oleh The Social Contract dan The Debian Institution. Karena itulah, OS yang satu ini masih terus berkembang dan rutin melakukan update hingga saat ini. Setiap harinya, package dalam repositori OS Linux satu ini selalu berkembang. Jumlah developer yang ikut terlibat di dalamnya juga selalu bertambah karena sifatnya yang open-source. 

Baca Juga: Mengenal Terminal Linux: Pengertian dan Komponen Dasarnya

Fungsi Debian

Setelah memahami apa itu Debian dan sejarahnya, Anda mungkin penasaran sebenarnya apa fungsi dari OS yang satu ini. Berikut beberapa fungsinya yang wajib Anda ketahui!

  1. Sebagai OS Komputer Desktop

Tidak hanya untuk mereka yang memiliki kemampuan advance, Debian bisa digunakan oleh siapa saja, lho. Anda bisa menggunakan OS ini di PC untuk menggantikan Windows atau OS Linux lainnya. 

Salah satu keunggulan Debian adalah OS ini kompatibel dengan banyak hardware, dan tetap memiliki performa cepat dan stabil walaupun Anda menggunakan hardware lawas dengan spesifikasi minim. 

Namun, mungkin Anda perlu melakukan penyesuaian di beberapa aplikasi, sebab kebanyakan orang masih menggunakan Windows untuk sistem operasi di komputernya. Misalnya, jika di Windows Anda dapat menginstal Microsoft Office, di Debian Anda bisa menginstal LibreOffice. 

  1. Menyediakan Layanan Server

Debian sering digunakan untuk mengelola komputer server karena sangat fleksibel dan handal. Sistem operasi yang satu ini dapat Anda gunakan untuk membangun web server, mail server, DNS server, dan lain-lain. Karena itu, banyak perusahaan besar memanfaatkan OS ini untuk mengelola server yang mewadahi website atau aplikasi mereka. 

Debian dapat berjalan dengan baik bahkan di hardware dengan spesifikasi terbatas dan koneksi internet yang lambat. Performa yang stabil ini membuatnya cocok dijadikan OS untuk server yang harus memanajemen ribuan proses setiap harinya. 

  1. Mengelola Jaringan

Debian memiliki sistem keamanan tingkat tinggi. Hal itu terlihat dari bagaimana setiap versinya dikembangkan bertahun-tahun agar tercapai hasil yang sempurna dan stabil. Karena itulah, Debian cocok digunakan untuk mengelola jaringan. 

Debian menyediakan banyak package yang mendukung Anda untuk mengkonfigurasi jaringan. Misalnya, tersedia aplikasi untuk mengatur router, repeater, switch, mendistribusikan resource, dan lain-lain. 

Baca Juga: Mengenal Apa itu Kali Linux : Sejarah, Kelebihan dan Fiturnya

Keunggulan Debian

Kepopuleran Debian tentu saja karena OS yang satu ini memiliki berbagai keunggulan yang tak bisa Anda lewatkan. Apa saja keunggulan tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya sebagai referensi Anda. 

  1. Performa Stabil

Debian adalah sistem operasi yang memiliki performa stabil, ringan, dan cepat. Terbukti dari bagaimana OS ini sangat populer digunakan untuk mengelola server dan jaringan yang perlu memproses sangat banyak data setiap harinya. 

Debian memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan jarang error. Jika menggunakan Debian, minim kemungkinan komputer akan jadi lambat ketika Anda sedang melakukan pekerjaan menggunakannya. Minim bug dan error, sistem operasi ini sangat cocok digunakan jika Anda mencari OS yang powerful. 

  1. Tersedia Puluhan Ribu Packages

Hingga saat ini, Debian memiliki 51.000 packages dalam repositorinya. Package ini dapat diinstal oleh pengguna secara gratis di komputer mereka. Melihat jumlahnya yang begitu banyak, pengguna diberikan keleluasaan untuk menginstal beragam aplikasi di OS ini. 

Anda dapat mengisntal aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, Anda dapat mengupgrade aplikasi yang Anda miliki ke versi baru dengan cara yang mudah dan sederhana. 

  1. Fleksibel

Debian dapat digunakan pada sisi server dan client. Anda dapat menginstal OS yang satu ini di PC yang biasa Anda gunakan secara pribadi, juga di komputer server berspesifikasi tinggi yang harus memproses banyak data setiap harinya. 

Debian tetap dapat berjalan dengan baik walaupun diinstal di hardware dengan spesifikasi terbatas dan lawas. OS ini mendukung berbagai arsitektur hardware sehingga Anda tak perlu khawatir Debian akan berjalan dengan lambat di perangkat yang Anda miliki. 

  1. Open-source

Sistem operasi ini dibangun dan dikembangkan secara open-source. Dengan berbagai keunggulan dan keleluasaan yang diberikannya, Anda bisa menggunakan Debian tanpa mengeluarkan biaya! Hal ini tentunya dapat membuat biaya yang Anda keluarkan lebih efisien.

Selain itu, karena dikembangkan secara open-source, semua orang bebas memodifikasi OS yang satu ini sesuai kebutuhan. Karena itulah, perkembangan OS Linux satu ini lebih pesat karena dikerjakan oleh banyak developer yang terus bertambah setiap harinya. 

  1. Komunitas Pengguna 

Sebagai salah satu OS Linux yang populer, Debian memiliki komunitas pengguna yang besar. Ini tentunya memberikan Anda wadah untuk berbagi dengan sesama pengguna dan memperdalam pengetahuan Anda. Selain itu, komunitas pengguna yang besar juga dapat membantu Anda menemukan solusi jika sewaktu-waktu mengalami masalah saat menggunakan sistem operasi ini. 

Baca Juga: Mengenal Eprints dan Karakteristik Lengkap

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang Debian. Apakah Anda tertarik menggunakan OS Linux yang satu ini? Selain berbagai keunggulan yang sudah kami bahas sebelumnya, dengan layanan Cloud VPS dari IDCloudHost, Anda dapat menginstal Debian dengan mudah, lho. Hanya dengan sekali klik saja, sistem operasi sudah berhasil terinstal di Virtual Machine dan bebas Anda konfigurasikan. Yuk, coba sekarang dan dapatkan free credit Rp 50.000,-! 

 

Related Post :