Apa Itu Infografis? Pengertian, Jenis, dan Tips Membuatnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 1

Dalam membuat konten ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah menambahkan infografis. Infografis adalah salah satu cara pengembangan konten yang dapat Anda terapkan sebagai pelaku bisnis agar dapat meningkatkan minat audiens terhadap konten Anda. 

Tampilan visual dalam sebuah konten akan membuat audiens lebih tertarik, dibandingkan dengan konten yang berisi teks saja. Hal ini tentunya bisa membantu Anda untuk meningkatkan brand awareness dari bisnis yang Anda geluti. Lalu, bagaimana cara membuat infografis yang menarik? Simak penjelasannya berikut ini, ya!

Baca Juga: 7 Trik Memilih Strategi Konten Marketing

Apa Itu Infografis?

Infografis adalah informasi yang tersaji dalam bentuk teks yang dikombinasikan dengan elemen visual seperti ilustrasi, gambar, grafik, dan lain-lain. Biasanya, infografis dapat Anda temukan di media sosial, atau portal berita online. 

Infografis berasal dari kata infographic dalam bahasa inggris, yang berkaitan dengan penyajian data yang dikemas dengan paduan warna desain yang menarik. Awalnya, infografis hanya digunakan untuk menyajikan data dalam bentuk angka saja. Penambahan elemen-elemen visualnya bertujuan agar angka-angka tersebut dapat disajikan dengan lebih interaktif dan menarik di mata pembaca. 

Jenis Infografis 

 Setelah mengenal apa itu infografis, Anda mungkin penasaran dengan jenis-jenis yang terdapat di dalamnya. Berikut adalah beberapa jenis infografis yang wajib Anda ketahui untuk memudahkan Anda ketika ingin membuatnya sendiri nanti. 

  1. Statis

Jenis infografis ini tampak simple dan tidak menggunakan audio atau animasi. Infografis statis adalah informasi yang tersaji dalam  bentuk visual statis berupa gambar atau animasi, untuk menjelaskan suatu topik pembahasan. 

Infografis statis biasanya digunakan saat presentasi, untuk menjelaskan hasil penelitian atau gagasan tertentu. Menggunakan infografis jenis statis membuat data-data terlihat lebih sederhana dan mudah dipahami oleh audiens, penyampaiannya pun jadi tidak terbelit-belit. 

  1. Animasi

Jenis infografis kedua adalah infografis berbentuk animasi. Infografis jenis ini memanfaatkan elemen audio dan visual dalam penyajiannya, keduanya digabung menggunakan animasi dan konsep yang sesuai kebutuhan bisnis. 

Animasi adalah gambar bergerak, jenisnya terbagi dua yakni animasi dua dimensi dan animasi tiga dimensi. Biasanya, infografis jenis animasi dapat Anda temukan di video-video Youtube. Beberapa channel youtube yang membuat konten infografis animasi adalah Kok Bisa? dan The Infographic Show. 

Selain di Youtube, Anda juga dapat menemukan infografis jenis ini pada konten-konten promosi sebuah brand di media sosial. Konten ini tidak hanya berisi edukasi saja, tapi bisa juga dimanfaatkan untuk membuat konten bisnis atau iklan. 

Baca Juga: Mengapa Bisnis Perlu Portal Konten? Ini 5 Alasannya

  1. Interaktif

Jenis infografis yang satu ini memerlukan kemampuan programming untuk membuatnya. Infografis interaktif lebih kompleks daripada jenis statis dan animasi yang sudah kita bahas sebelumnya. Perbedaan ini terlihat dari sasaran informasi dan cara penyajiannya. 

Dalam infografis interaksi, Anda sebagai audiens dapat berinteraksi dengan data yang telah tersaji. Infografis interaktif adalah sebuah media interaktif yang membutuhkan beberapa elemen desain seperti tombol, form, dan lain-lain. Untuk membuatnya, Anda dapat bekerjasama dengan developer dan desainer. 

Bagaimana Cara Membuat Infografis?

infografis adalah

Membuat infografis bisa membuat penyajian data Anda lebih menarik dan mudah dipahami. Setelah memahami pengertian dan jenisnya, Anda mungkin ingin mencoba membuat infografis sendiri. Bagaimana tahap-tahapnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

  1. Tentukan Topik Bahasan

Langkah pertama membuat infografis adalah dengan mengetahui topik pembahasan yang ingin Anda sajikan. Apakah Anda membuat konten tersebut untuk bisnis Anda? Apa tujuan konten tersebut? 

Jangan lupa untuk melakukan riset yang cukup mengenai topik pembahasan agar tidak bingung dalam membuat konten, dan konten yang dihasilkan bisa lebih akurat. Perhatikan juga tren yang sedang ramai dibicarakan oleh target audiens agar konten Anda semakin relevan. 

Baca Juga: Ide Konten Tiktok untuk Promosi Bisnis Online dengan Cepat dan Mudah

  1. Tentukan Target Audiens

Selanjutnya, Anda harus menentukan audiens yang cocok untuk infografis yang Anda buat. Hal ini akan membantu Anda dalam membuat konten yang relevan dengan mereka. Siapa yang kira-kira akan melihat infografis tersebut? 

Setelah mengetahui target audiens, cobalah tempatkan diri Anda di posisi mereka agar mengetahui apa yang mereka sukai dan tidak mereka sukai. Misalnya, jika target audiens adalah remaja, Anda mungkin bisa membuat desain yang colorful dan memiliki kesan fun.

Sementara itu, jika target audiens adalah para professional di perusahaan, Anda bisa menggunakan desain dengan warna-warna netral dan kesan yang agak formal serta dewasa. 

  1. Kumpulkan Data dan Referensi

Setelah mengetahui topik dan audiens, langkah selanjutnya adalah dengan riset atau mengumpulkan referensi terkait konten tersebut. Anda bisa memanfaatkan berbagai sarana untuk melakukannya, mulai dari buku, internet, jurnal, artikel, atau wawancara di lapangan. 

Saat ini, teknologi sudah berkembang sangat pesat sehingga untuk mengumpulkan data ada berbagai cara. Buku, jurnal, dan artikel dapat Anda dapatkan dengan mudah. Sementara itu, kalau tidak sempat wawancara langsung, Anda bisa melakukannya secara online atau dengan menyebar kuisioner. 

  1. Memvisualisasikan Data

Selanjutnya, Anda harus dapat menyajikan data yang terkumpul dalam bentuk visual yang menarik. Kombinasikanlah gambar, warna, font, dan ilustrasi dalam infografis tersebut agar terstruktur. Jika tidak dapat mendesainnya sendiri, Anda bisa bekerjasama dengan seorang desainer grafis. 

Sebuah infografis biasanya memiliki perbandingan, menggunakan garis, diagram, dan lain-lain. Anda juga dapat menjelaskan data dalam bentuk kronologi, flowchart, tabel, mind-map dan lain-lain. Teruslah bereksplorasi dalam membuat infografis agar menemukan tampilan apa saja yang kira-kira cocok dengan data yang Anda miliki. 

  1. Merancang Struktur Grid Layout

Grid adalah garis-garis dalam sebuah layout yang berfungsi sebagai pemandu agar tata letak tiap elemen menjadi seimbang. Elemen yang dimaksud adalah seperti teks, gambar, ilustrasi, tabel, diagram, dan lain-lain. 

Untuk bisa melakukan layouting dengan baik, Anda harus memahami pengalaman user ketika membaca informasi tersebut. Misalnya, Anda ingin memposting infografis ini di media sosial. Maka, Anda harus menghindari teks yang terlalu panjang dan font yang terlalu dekoratif. Jangan membuat tulisan terlalu rapat karena akan membuat mata lelah saat membacanya. 

  1. Menggunakan Template

Bayangkan Anda memiliki sebuah bisnis yang butuh membuat banyak infografis setiap bulannya. Mendesain semuanya dari awal tentu akan melelahkan, terlebih jika bisnis tersebut masih berkembang dan Anda harus mengerjakannya sendirian. 

Anda bisa memanfaatkan template yang tersedia di berbagai platform untuk membantu Anda membuat infografis dengan lebih mudah dan cepat. Saat ini ada beberapa platform yang menyediakan hal tersebut, seperti Canva, Visme, Biteable, dan Infogram. Anda tinggal menyesuaikan template tersebut dengan data yang Anda miliki saja. 

  1. Menambahkan Style pada Desain

Baik menggunakan template atau tidak, menambahkan style sendiri pada desain infografis adalah keharusan. Gunakanlah format yang sesuai dengan bisnis atau organisasi Anda, mulai dari pemilihan warna, style ilustrasi, font dan lain-lain. Memiliki style desain yang khas akan membuat infografis yang Anda buat terkesan unik dan akan lebih mudah diingat audiens. 

Baca Juga: Cara Membuat Infografis : Tips & Trick, Tujuan, dan Contohnya

Yuk, Buat Infografis Sendiri untuk Konten Anda! 

Infografis adalah salah satu media penyajian informasi secara visual yang dapat Anda coba di berbagai platform digital. Biasanya, infografis tersusun atas teks yang berpadu dengan ilustrasi, tipografi, dan elemen desain lainnya. 

Manfaat dari infografis bagi bisnis Anda ada banyak sekali, misalnya untuk meningkatkan brand awareness, meningkatkan optimasi SEO, hingga sebagai media promosi. Anda bisa mempublikasikan infografis di banyak platform, mulai dari media sosial atau website bisnis Anda. 

Jika belum memiliki website bisnis, Anda dapat mencoba berbagai layanan hosting dari IDCloudHost. Seperti Cloud VPS yang handal dan terpercaya, serta memiliki sistem pembayaran pay as you grow yang fleksibel untuk membantu bisnis mengembangkan bisnis Anda. Yuk, go digital sekarang juga! 

 

Related Post :