Apa Itu Scam? Yuk, Kenali Modus-Modus Penipuan Online Terbaru

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 1

Teknologi yang semakin maju membuat banyak peluang terbuka termasuk juga penipuan yang memanfaatkan celah teknlogi. Kini cara penipuan semakin beragam termasuk penipuan online atau yang umum disebut dengan scam dan online fraud.

Adapun scam sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis atau skema penipuan yang mengambil uang atau barang lain dari orang yang tidak sadar atau curiga. Karena dunia menjadi lebih terhubung berkat Internet, penipuan online telah meningkat.

Scammer atau orang yang melakukan scam biasa dipanggil, akan membuat skema penipuan dengan membuat Anda mengungkapkan detail pribadi Anda, mencuri informasi Anda, atau bahkan menipu Anda agar bersedia menyerahkan uang tunai. Mari ketahui lebih lanjut mengenai scam dan modus yang biasa digunakan.

 

Memahami Apa Itu Scam

Apa Itu Scam? Yuk, Kenali Modus-Modus Penipuan Online Terbaru
 

Sebelum dunia mengenal dan menjadi digital, penipuan dulunya dilakukan secara langsung. Scammers atau komplotan penipu biasanya sering bekerja berpasangan atau tim, akan melakukan penipuan di jalan atau di tempat umum yang sibuk seperti restoran, mall, dan di keramaian yang tidak terkendali.

Seiring kemajuan teknologi, teknik scamming juga ikut semakin meningkat dengan berbagai trik dan cara pula. Belum lagi dunia yang terhubung dengan mudah membuat celah untuk menipu masuk ke ranah online scamming. Dengan banyaknya data dan informasi yang beredar, membuat penipu semakin banyak tertarik mencoba mencurinya.

Mulai dari mengambil data penting seseorang, meretas email penting perusahaan hingga menjual barang secara online, adalah bagian kecil dari skema penipuan online. Karenanya, pengguna yang aktif secara online disarankan untuk selalu berhati dan teliti lebih dulu sebelum mengklik link atau tautan yang mereka terima.

 

Baca Juga  :    Apa Itu Spoofing : Pengertian, Jenis, Dampak, dan Cara Mengatasinya

 

Modus dan Teknik Penipuan/Online Scam

Setiap hari ada saja taktik yang digunakan oleh scammers dan penipu untuk dapat mencuri dari Anda. Cara mereka bisa bervariasi dari seseorang yang mengetuk pintu Anda hingga email atau panggilan telepon yang tidak terduga. Internet dan kemajuan dalam komunikasi digital telah membuka cara lain bagi scammer untuk menargetkan Anda dan mencuri informasi.

Kemungkinan scam yang paling umum yang paling sering diterima banyak orang adalah email spam dari seorang yang mengaku pangeran dari suatu negara di Afrika atau pihak banyak yang menghubungi secara mendadak. Meski beberapa penipuan email kini biasanya sangat mudah dikenali dan dihindari, penipuan yang lain jauh lebih canggih. Berikut ini beberapa modus penipuan yang umum digunakan secara online.

  • Phishing

    Ini adalah jenis dan modus penipuan yang semakin lama semakin mengganggu. Modus phishing adalah seseorang yang berpura-pura menjadi bank yang mengklaim ada kesalahan sistem, penarikan berlebihan atau transaksi yang sebenarnya tidak pernah Anda lakukan.
    Penipu akan meminta Anda masuk dan memverifikasi informasi tersebut dari link yang mereka berikan. Tentu saja tautan dalam email tersebut mengarah ke situs palsu yang mencatat informasi nama pengguna dan kata sandi Anda.

  • Penipuan perangkat lunak antivirus palsu

    Apakah Anda pernah melihat salah satu pop-up yang memberi tahu Anda bahwa komputer Anda sangat membutuhkan penyelamatan antivirus, maka ini adalah penipuan. Umum dikenali sebagai scareware, iklan antivirus palsu ini ingin Anda panik dan membayar untuk mengamankan perangkat Anda sebagai solusi terbaik yang ditawarkan scammer.
    Banyak pembuat aplikasi antivirus palsu berhasil mendaftarkan perangkat lunak penipuan mereka di portal unduhan yang sah. Saat Anda menginstalnya di perangkat Anda, software akan muncul seolah-olah mereka sedang melakukan pemindaian virus, tetapi mereka sebenarnya tidak memiliki kemampuan antivirus. Sebaliknya, ini adalah adware yang menyamar, dibuat semata-mata untuk tujuan menampilkan iklan kepada Anda saat Anda menggunakannya.

  • Situs belanja online palsu

    Ada ribuan situs web di luar sana yang mencoba membuat banyak orang percaya dan mengklik link untuk berbelanja online. Situs web ini yang sebagian besar tidak dikenal dan asing dari situs e-commerce langganan Anda, akan mencoba menipu Anda, bahkan memberi Anda penawaran hebat dengan diskon hingga 75 persen.

  • Formjacking

    Masih berhubungan dengan penipuan toko online, kemudian ada penipuan formajacking dimana kelompok penjahat dunia maya sekarang umumnya menggunakan teknik ini sebagai ancaman dunia maya baru yang mencuri informasi kartu kredit. Penipuan ini dapat terjadi ketika situs web e-niaga yang sah diretas tanpa sepengetahuan pemiliknya yang memungkinkan penjahat dunia maya untuk mengarahkan Anda ke URL yang berbeda dalam proses pembayaran yang terlihat serupa tetapi sebenarnya mencuri informasi Anda.

  • 419

    419 atau penipuan yang mengaku sebagai pangeran dari Nigeria memberi kesan Anda bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar dan hanya membutuhkan informasi bank untuk menyetor uang ke akun Anda. Pada kenyataannya, informasi bank digunakan untuk menguras harta korban yang terpedaya.

  • Penipuan atas keperluan donasi

    Tidak bisa dipungkiri kalau dunia selalu mengalami peristiwa seperti bencana alam, korban perang atau penderita penyakit tertentu yang membutuhkan simpati dan bantuan dari orang lain. Meskipun klaim ini bisa jadi nyata, banyak orang membuat akun palsu di situs donasi untuk menipu orang agar mendapatkan uang.

 

Baca Juga   :     Apa Itu Email Phishing : Pengertian, Bahaya, Ciri-Ciri, dan Contohnya

 

Tips dan Cara Mengenali dan Menghindari Scam

Apa Itu Scam? Yuk, Kenali Modus-Modus Penipuan Online Terbaru
 

 

Teknik penipuan saat ini semakin maju dan nyaris tidak bisa dibedakan. Tetapi bukan berarti Anda juga tidak bisa mempunyai cara untuk mengenali dan mencegahnya. Berikut beberapa tips dan cara yang bisa Anda pertimbangkan untuk mengamankan data online Anda.

  • Apabila Anda menerima kontak apa pun, terutama panggilan telepon yang tidak terduga dan tiba-tiba, maka cara terbaik adalah menghindarinya dengan tidak mengangkat telepon dan membalas email tersebut.
  • Jika Anda mendapatkan email, perluas panel di bagian atas pesan dan lihat dengan tepat dari siapa email itu berasal. Anda dapat mengklik atau mengarahkan kursor ke nama pengirim, mungkin akan muncul sesuatu yang berbeda. Bila terbukti ini adalah scam, alamat email asal pesan mungkin tidak cocok dengan nama pengirim, salah eja, nomor acak, atau bisa saja salah satu kontak Anda yang diretas.
  • Penipu modern dapat membuat nomor mereka terlihat seperti nomor yang Anda percayai, seperti nomor kontak bank Anda. Pesan teks penipuan bahkan mungkin muncul dalam percakapan yang sama dengan teks sah yang Anda miliki sebelumnya. Teknik dikenal sebagai nomor spoofing’ Untuk berjaga-jaga, hindari mengeklik tautan dalam pesan teks hubungi bak yang dicatut tadi secara langsung untuk memastikan bahwa itu adalah pesan resmi yang sebenarnya.

 

Baca Juga  :      Penipuan Menggunakan Email Yang Melibatkan Google AdSense dan Bitcoin

 

Kesimpulan dan Penutup

Dikarenakan banyaknya penipuan saat ini, tak mengherankan jika ada nomor atau email yang mencurigakan menghubungi Anda secara tiba- tiba bisa diartikan sebagai upaya scam. Karena itu, Anda tidak boleh memberikan informasi pribadi kepada siapa pun di internet yang menghubungi Anda secara langsung.

Walau jika Anda harus melakukan transaksi keuangan secara online sekalipun, pastikan Anda melakukannya di server yang aman dan melalui situs yang memiliki reputasi baik. Jika Anda yakin telah ditipu, segera ubah semua kata sandi Anda dan hapus perangkat lunak berbahaya yang mungkin telah Anda unduh, dan hubungi perusahaan kartu kredit Anda. Lebih baik lagi, segera hubungi otoritas penegak hukum setempat untuk melaporkan penipuan dan mendapatkan bantuan untuk langkah selanjutnya.
 

 

Related Post :

popup image