Apa Itu Visual Programming? Kelebihan dan Kekurangannya

Web & Development / 0 | | 1

Sebagai programmer, Anda tentunya memahami bahwa bahasa pemrograman berbasis teks berfokus pada eksekusi perintah-perintah tertentu dan bagaimana perintah tersebut menampilkan sesuatu untuk pengguna. Namun, bagi Anda yang baru belajar, bahasa pemrograman tingkat tinggi pasti akan terasa membingungkan. Karena itulah, saat ini visual programming banyak digunakan untuk tujuan pembelajaran. 

Pemrograman visual atau visual programming adalah teknik yang memungkinkan pengguna untuk mengilustrasikan proses pemrograman tersebut. Semua perintah yang diperlukan untuk membangun aplikasi diterjemahkan dalam bentuk visual, sehingga Anda yang menggunakannya dapat lebih memahami bagaimana bahasa pemrograman bekerja. 

Visual programming bermanfaat untuk membantu orang-orang yang sedang belajar tentang pengembangan aplikasi. Selain itu, teknik ini memungkinkan orang awam untuk membangun aplikasi sederhana sendiri. Menarik, bukan? Dalam artikel ini, Anda akan memahami apa itu visual programming, cara kerja, serta keuntungan dan kekurangannya. 

Dengan alat pemrograman visual, pengembang membuat sketsa alur aplikasi untuk menghasilkan daftar yang harus dilakukan. Tampilan, interaksi pengguna, serta apa yang terjadi pada informasi di setiap tahap semuanya dijelaskan dalam diagram alur. Setelah itu, alat ini mengubahnya menjadi perangkat lunak.

Baca Juga: 5+ Bahasa Pemrograman Game Terbaik 2022

Apa itu Visual Programming?

apa itu visual programming

Pemrograman visual atau visual programming adalah cara merepresentasikan logika komputasi melalui grafik dan gambar, bukan melalui teks murni. Visual programming sebenarnya telah ada selama beberapa dekade, tapi menjadi semakin populer belakangan ini. 

Tujuan utama dari pemrograman visual awal adalah untuk membuat pengguna lebih mudah untuk berinteraksi dengan komputer. Graphic User Interface (GUI) pertama menawarkan pengalaman yang jauh lebih mudah bagi pengguna, daripada harus mengetikkan baris ke dalam jendela terminal seperti pada komputer zaman dahulu. 

Hal inilah yang menjadi cikal bakal Visual Programming. Sekarang, tidak hanya untuk menggunakan sistem operasi saja, tapi visual programming juga bermanfaat untuk membantu orang-orang belajar pemrograman. Sehingga, orang awam juga bisa membangun dan mengembangkan aplikasi sendiri, serta memahami bagaimana proses software development tersebut. 

Salah satu contoh visual programming yang populer adalah pada Wix, Squarespace, dan Elementor. Platform-platform ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi tampilan front-end dari web dengan menggunakan sistem drag and drop. Selain itu, Anda juga dapat langsung melihat hasil tampilan yang Anda buat. Hal ini tentunya jauh lebih mudah daripada memodifikasi tampilan front-end sebuah website dengan bahasa pemograman berupa teks. 

Keuntungan Visual Programming

keuntungan visual programming

Keuntungan yang paling terlihat dari visual programming adalah kemudahannya untuk semua orang. Namun, ternyata teknik ini punya banyak keuntungan lainnya juga, lho. Apa saja kira-kira? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

Lebih Murah

Aplikasi untuk visual programming menyediakan solusi pengembangan perangkat lunak grafis tanpa kode pengguna yang merupakan pebisnis kecil. Bisnis-bisnis ini mungkin ingin go digital dengan membuat aplikasi seluler, tapi belum memiliki modal yang cukup untuk mempekerjakan seluruh tim software developer.

Dalam hal ini, mengembangkan aplikasi dengan memanfaatkan berbagai tools visual programming adalah pilihan yang bagus untuk UMKM yang membutuhkan solusi software atau website yang sederhana dan bisa dibuat dengan cepat.

Pengembangan Software Lebih Cepat

Tools pemrograman visual memungkinkan pengembangan aplikasi yang cepat pada platform low-code dan no-code mereka. Hal ini sangat membantu untuk bisnis yang membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas untuk mengikuti permintaan pasar dan ingin mengungguli pesaing mereka.

Baca Juga: Apa Itu Coding, Pengertian, Fungsi serta Cara Mudah Paham Coding

Mudah untuk Pemula

Ketika masyarakat awam diperkenalkan ke proses pengembangan software menggunakan grafis seperti ini, lebih mudah bagi mereka untuk maju ke lingkungan pemrograman berbasis teks. Alasannya, karena mereka sudah memahami cara kerja pembuatan software itu sendiri sebelum menggunakan bahasa pemrograman teks. Karena kesederhanaan ini, tools pemrograman visual biasanya digunakan untuk memperkenalkan siswa atau pemula ke dunia pengembangan perangkat lunak. 

Kekurangan Visual Programming

kekurangan visual programming

Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk visual programming. Apa saja kekurangan tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya. 

Skalabilitas Terbatas

Software visual programming biasanya memiliki fungsi yang terbatas untuk project sederhana saja. Sementara itu, jika Anda ingin membuat sofware dengan skala besar dan kompleks, akan sulit menggunakan teknik ini. 

Komponen grafis yang berat dan terbatas juga menyulitkan Anda untuk mengupdate dan meningkatkan skala sistem tersebut selama proses pengembagan. Jika ingin memiliki software yang memiliki fungsi-fungsi lanjutan dan kompleks, Anda harus menggunakan bahasa pemrograman berbasis teks. 

Potensi terbatas

Tidak semua hal dapat dilakukan dengan pemrograman visual. Namun, itu tergantung pada tools visual programming apa yang Anda gunakan. Beberapa software menyediakan blok yang beragam dan fitur-fitur yang handal. 

Hal ini tentunya membuat Anda lebih leluasa dalam berkreasi membuat software yang Anda inginkan. Namun, karena tampilan grafisnya, biasanya software visual programming dibuat untuk tujuan spesifik saja. Hal ini membuatnya kurang fleksibel dibandingkan bahasa pemrograman berbasis teks yang lebih umum digunakan dan dapat Anda manfaatkan untuk berbagai kebutuhan. 

Tools Cukup Berat

Jumlah komponen grafis bisa menjadi terlalu besar dan berat ketika dijalankaprogrammn oleh perangkat Anda. Ada banyak gambar yang harus dimuat dan disimpan agar Anda bisa memodifikasi software Anda. Hal ini berbeda dengan pemrograman biasa yang menggunakan baris teks dengan tampilan lebih sederhana, ringkas, dan ringan. Hal ini membuat visual programming kurang cocok untuk Anda yang memiliki perangkat dengan spesifikasi terbatas. 

Baca Juga: Mengenal Manfaat Belajar Bahasa Pemrograman Dart

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang visual programming, semoga dapat menambah wawasan Anda tentang teknik pemrograman yang satu ini, ya. Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga Anda dapat mempertimbangkan visual programming sesuai kebutuhan Anda. Hal ini mungkin dapat membantu Anda yang masih belajar, tapi untuk Anda yang sudah terbiasa dengan coding, visual programming agak menyulitkan karena memiliki tools yang cukup berat. 

Ketika software sudah berhasil Anda selesaikan, tentunya Anda butuh layanan hosting dan cloud untuk menguploadnya agar bisa diakses pengguna, bukan? Anda bisa menggunakan Cloud VPS IDCloudHost yang handal dan fleksibel dengan sistem pay-as-you-grow yang sangat menguntungkan. Yuk, coba sekarang dan dapatkan free credit Rp 50.000,- 

 

Related Post :

popup image