Startup Indonesia bernama Qlue Berhasil Menang di Ajang Startup IoT Asean

News & Release, Serba Serbi / 0 | | 0

Kabar bagus kali ini datang dari start up asli Indonesia yang bernama Qlue. Diawal tahun 2020 ini Qlue mendapa kabar bagus yaitu sebuah penghargaan ASEAN Best IoT Startup di ajang ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2019 di Sasana Kijang, Kuala Lumpur, Malaysia.

Bahkan, hebatnya lagi Start Up Qlue ini telah Menyisihkan lima nominator dari berbagai negara lainnya di ASEAN. Salah satu faktor penilaian Qlue ialah karena ia sebagai startup yang konsisten dalam berinovasi dan berhasil mendorong perubahan positif di Indonesia melalui Iot (Internet Of Things).

ASEAN Rice Bowl Startup Awards telah memasuki tahun kelima dan diakui sebagai penghargaan bergengsi bagi startup di kawasan ASEAN. Pada tahun ini, ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2019 menerima 3.170 nominasi dari Asia Tenggara, meningkat 60 persen dari tahun sebelumnya. Dari ribuan nominasi yang masuk, 107 startup terpilih menjadi finalis ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2019.

 

 

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya mengatakan bahwa semua ini berkat kerja keras dari para pendukung dari Start up Qlue. Menurut Rama, Qlue selalu berinovasi dalam memberikan solusi teknologi untuk mendukung ekosistem smart city. Melalui IoT dan membuat mobile workforce.

Pencapaian di awal tahun ini sangat istimewa bagi Qlue dalam menyambut tantangan baru di 2020. Penghargaan ini semakin mengukuhkan rencana kami di tahun 2020 yang menargetkan pertumbuhan bisnis lebih dari 50 persen,” ujar rama.

Baca Juga : Gimana Rasanya Kerja di Startup ?

 

Pengguna Qlue Aktif

 

 

Pengguna QlueApp saat ini sudah mencapai lebih dari 750 ribu orang di lebih dari 20 daerah dan 23 Polda di Indonesia, dengan beberapa daerah baru antara lain Minahasa, Tarakan, Kupang, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Belitung.

 

Salah satu Solusinya ialah CCTV & video analytics Qlue juga telah digunakan oleh tiga Balai Besar Jalan Nasional untuk mendapatkan analisis secara otomatis mengenai jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan nasional di Banten, Mataram, dan Papua. Analisis tersebut digunakan oleh Kementerian PUPR agar membuat anggaran dengan tepat.

Related Post :

popup image