Tutorial Cara Mendaftarkan Child Nameserver

Development & Security, Domain & Hosting / 0 | | 0

Child Nameserver adalah sebuah nama server berlabel atau bersifat pribadi yang terdaftar dengan registrasi domain resmi dari nama domain Anda sendiri. Ini bisa dilihat dari contoh ns1(dot)domainname(dot)com mau pun ns2(dot)domainname(dot)com. Untuk mendapatkan ini selain Anda telah mempunyai utama yang sudah valid, Anda juga harus melakukan pendaftaran resmi.

Selain itu, Child Nameserver hanya dapat di daftarkan oleh si pemilik dari nama domain utama. Karena nantinya alamat IP DNS Server akan diarahkan sebelum dapat digunakan sebagai server nama dengan nama domain lainnya. Begitu juga alasan serta penyebab kenapa domain utama akhirnya memutuskan untuk membagi pada beberapa Child Nameserver.

Jadi jika server nama induk dijalankan oleh penyedia DNS, maka Child Nameserver akan dapat memungkinkan penggunanya dalam melakukan host sendiri nama- nama sub domain mereka dan juga melakukan pembaruan tanpa mengandalkan API penyedia DNS. Anda juga dapat mengelola subdomain yang berbeda oleh kelompok berbeda pula. Berikut cara mendaftarkan Child Nameserver yang bisa Anda coba dan terapkan.

 

Cara Mendaftar Nameserver

 

Jika Anda memiliki server atau VPS khusus dari penyedia hosting Anda, Anda mungkin diminta untuk mendaftarkan server nama khusus. Server-server ini adalah yang ada di nama domain Anda, seperti ns1. (Nama domain Anda). Sebelum Anda dapat menambahkan server nama itu ke nama domain, Anda harus mendaftarkannya lebih dahulu.

 

Cara mendaftar server nama khusus

  1. Masuk ke akun Client Area IDcloudhost Anda di my.idcloudhost.com.
  2. Klik pada tombol My Domains yang terletak pada sudut kanan atas.
  3. Klik nama domain yang ingin Anda kelola.
  4. Klik Pendaftaran Nameserver di bawah bagian Advance yang berada di bagian bawah halaman.
  5. Di bidang Hostname, masukkan awalan, seperti NS1. Di bidang Alamat IP, masukkan alamat IP yang Anda perlukan untuk menunjuk server nama.
  6. Klik tombol Daftarkan server nama baru.

Setelah membuat server nama, Anda dapat menambahkannya ke nama domain apa pun yang Anda miliki.

Baca Juga :  Cara Mendaftarkan Domain Organisasi (OR.ID) untuk Organisasi di Indonesia

 

Tips jika tidak dapat menambahkan server nama untuk domain

Ketika Anda menambahkan server nama baru, registri akan melakukan pemeriksaan untuk melihat apakah server nama yang ingin Anda tambahkan. Jika server nama memang ada tersedia dan Anda dibolehkan untuk menambahkan Child Nameserver. Namun jika server nama tidak terdaftar dengan benar maka nama tersebut akan dianggap sebagai kesalahan dan Anda tidak akan dapat menambahkannya.

Pemeriksaan nameserver diberlakukan oleh registri dan karenanya tidak dapat diutak- atik sendiri. Jadi apabila Anda tidak dapat menambahkan server nama, maka Anda dapat menghubungi penyedia name server dan mendaftarkan serta melakukan pengaturan ulang. Jika Anda ingin menambahkan server nama khusus ke domain Anda, Anda harus membuat server nama terlebih dahulu sebelum dapat diterapkan.

 

Mengelola Child Nameserver

 

Berikut ini semua steps yang bisa Anda ikuti satu persatu untuk memaksimalkan Child Nameserver Anda dari awal hingga akhir.

 

Cara mendaftarkan Child Nameserver

  • Anda harus masuk ke panel reseller atau mencari nama domain Anda.
  • Klik nama domain Anda yang ingin ditambahkan tombol ubah DNS di Daftar Domain Anda (Domain List)/
  • Klik Nameserver atau Tambah Host Baru (Add New Host).
  • Tambahkan nama Host Anda dan sebutkan Alamat IP dan Simpan informasi. Sebagai contoh:atakdomain.com, Anda dapat menggunakan Nama Host sebagai ns1.atakdomain.com dan Alamat IP sebagai 123.456.789.123.
  • Simpan informasi dan DNS Anda akan segera dibuat.

 

Cara update Child Nameserver

  • Pertama- tama Anda harus masuk ke panel reseller atau cari nama domain Anda.
  • Lalu klik nama domain Anda yang hendak melakukan pembaruan informasi server nama pada Daftar Domain Anda (Domain List).
  • Kemudian lakukan perubahan Chang dan Save semua informasi dan DNS Anda yang sudah terpebaharui.

Baca Juga :   Tutorial Mengedit DNS Zone Domain (Account Reseller)

 

Melakukan test default nameserver

Setelah Anda berhasil melakukan setting Child Nameserver, langkah selanjutnya adalah untuk memastikan bahwa Child Nameserver yang sudah Anda buat pada domain manager telah aktif atau belum. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mengikuti dua cara berbeda namun mempunyai tujuan yang sama yang bisa Anda coba.

  • Melakukan ping dari komputer Anda

    Anda dapat melakukan pengetesan atau pengecekan dengan melakukan ping Child Nameserver dari kompter Anda sendiri. Cara ini adalah cara termudah yang bisa Anda andalkan. Contoh perintah ping yang bisa Anda buat adalah ping ns1.domainanda.com.

  • Melakukan ping dari public atau online tools

    Jika dari komputer Anda masih belum dapat melakukan atau membaca Child Nameserver, Anda bisa mencoba langkah pengecekan pin dari online tools seperti pada URL https://webmaster.my.id:8080/ping/. Sedangkan tanda bahwa nameserver Anda telah terbaca public adalah jika IP yang muncul saat pengetesan ping muncul dengan bentuk; ns1 – ns3.domainanda.com adalah 101.50.0.155 atau 103.56.148.24 atau 198.199.75.40 maka ini berarti Child Nameserver Anda sudah dapat digunakan.

 

Akan tetapi jika IP yang muncul tidak ada pada salah satu IP diatas atau malah tidak memunculkan IP saat melakukan percobaan atau testing, maka Anda dapat menunggu masa propagasi atau masa resolve yang biasanya tidak lebih dari durasi 2 x 24 jam. Sedangkan jika Anda tidak membuat atau register nameserver, maka langkah testing Child Nameserver ini tidak perlu Anda tempuh.

 

Mendaftar Default Nameserver pada WHM

 

Apabila Anda ingin menggunakan fitur Private Nameserver jika telah menyelesaikan langkah- langkah diatas maka cobalah cara- cara berikut ini.

  1. Login masuk ke WHM reseller hosting
  2. Kemudian masuk dan temukan menu Home >> Server Configuration >> Basic cPanel & WHM Setup.
  3. Masukkan Child Nameserver yang sudah Anda buat sebelumnya pada Domain Manager ke dalam kolom yang sudah disediakan.
  4. Kemudian klik pada tombol Save Changes dan setiap kali Anda membuat akun hosting di WHM, Anda dapat menggunakan nameserver untuk domain pelanggan Anda.

Baca Juga :   Tutorial Cara Mengarahkan Domain ke Google G Suite

 

Mengubah parent nameserver domain reseller

Setelah menerapkan semua langkah- langkah diatas, maka selanjutnya adalah menerapkan langkah ini jika Anda ingin menggunakan fitur Private Nameserver. Cara ini dirancang untuk pengaturan dalam membersihkan DNS record dari nama domain hosting yang bertujuan untuk menarik kepercayaan pelanggan kepada Anda selaku pengelola hosting.

  1. Login masuk ke WHM dan kemudian klik pada menu Home >> DNS Functions>> Edit DNS Zone.
  2. Klik nama domain reseller Anda dan klik tombol Edit pada bagian bawahnya dan Anda akan diarahkan pada halaman untuk mengedit DNS Zone.
  3. Pada kolom ns gantilah dengan ns.domainhosting > ns.domainanda.com hingga beberapa Child Nameserver yang Anda punya.
  4. Untuk penggantian record NS ini, jangan lupakan bahwa Anda wajib menambahkan tanda titik atau dot (.) pada setiap bagian akhir record, seperti; ns.domainanda.com.
  5. Setelah selesai melakukan pengaturan, klik tombol Save dan tunggulah hingga proses telah selesai dengan sempurna.

Baca Juga :   Tutorial Cara Menambah Addon Domain di cPanel

 

Kesimpulan dan Penutup

Child Nameserver ini adalah pilihan yang cukup praktis dan mudah jika Anda membutuhkan penghematan karena Anda tidak lagi memerlukan hosting baru. Pilihan ini juga dinilai tepat jika Anda mempunyai perusahaan, lembaga, komunitas dan lainnya yang memerlukan percabangan nama domain. Anda juga dapat memaksimalkannya tanpa batas dan banyak Child Nameserver yang sesuai dengan keperluan Anda.

Hanya saja, Child Nameserver ini harus di daftarkan dengan alamat IP dari server masing- masing penggunanya serta telah terdaftar di bawah nama domain yang sedia ada sebelum dapat digunakan sebagai server nama untuk domain. Karena tidak semua pendaftar dapat mendukung penggunaan Child Nameserver. Oleh karena itu sebaiknya Anda benar- benar memastikan bahwa Anda bisa membuat Child Nameserver dengan valid dengan teliti.

Related Post :

popup image