Cara Menggunakan List Building Database

Development & Security, Tutorial / 0 | | 0

Teman-teman IDCHoster tau tidak, apa maksud dari ucapan “terima kasih” yang dilontarkan konsumen kepada kita setelah mereka membeli sesuatu dari kita? Basa-basi kah? Atau Kebiasaan? Bukan! Jika produk yang teman-teman jual sungguh bermanfaat dan mereka senangi, maka “terima kasih” itu berarti “terima kasih telah memberikan solusi atas permasalahan saya, saya akan senang menerima tawaran Anda lain kali, saya akan senang mendapatkan solusi dari Anda lain kali, saya senang mengeluarkan uang untuk itu. Kalau ada penawaran bagus, jangan lupa kabari saya.”

Kira-kira itulah makna dari terima kasih yang diucapkan. Jadi, seharusnya tidak ada istilah closing-closing (saya kurang suka istilah ini), karena istilah yang betul adalah opening. Babak baru hubungan penjual dan pembeli telah naik level satu tingkat.

Maka inilah yang harus teman-teman lakukan :

Setiap kali ada orang yang membeli sesuatu dari teman-teman, teman-teman harus meminta nama dan email mereka untuk dimasukkan ke dalam sebuah list (bisa manual, bisa melalui form, boleh single optin, boleh double optin). >> teknis ini kita bahas secara khusus nanti.

Terus ‘gemukkan’ list tersebut dan terus bangun hubungan yang baik dengan list tersebut. Jika suatu saat teman-teman memiliki penawaran bagus, maka teman-teman bisa menghubungi semua list secara personal hanya dalam hitungan menit dan satu klik.

Dan saya beritahu rahasianya, list buyer (konsumen) inilah list yang paling mudah teman-teman buat dan paling powerful, paling responsif dengan konversi paling hebat dibandingkan seluruh jenis list yang nantinya teman-teman miliki.

Berikut merupakan cara-cara yang dapat teman-teman lakukan dalam menggunakan list building:

  1. Tentukan NICHE-nya, ambil niche yang banyak sub niches-nya dan usahakan jangan melebar niche-nya, contoh di Niche Food & Cooking ini sub nichenya banyak seperti BBQ, Recipes. Di recipes aja bisa banyak lagi sub nichenya. Niche yg model gini ideal. Terus beli minimal 5 prouduk PLR/RR di niche ini, salah satunya harus REPORT yang bisa di-giveaway. Giveaway right biasanya ada di MRR right walau ngga semua.
  2. Bikin squeeze page yang ngasih free report tadi tentang cooking, terus redirect ke salah satu produk cooking sebagai OTO, selebihnya produk-produk yang lain kita taruh di email follow up dengan interval 3 hari atau lebih. Usahakan tiap-tiap produk yang nanti di-promote itu berkaitan satu sama lainnya. Jadi kalau kita punya 5 product RR/PLR, 1 ditaruh di front end untuk di-giveaway, 1 ditaruh di OTO, 3 lagi di email follow up. Lebih banyak produk lebih bagus ditaruh aja di email follow up.
  3. Sekarang tinggal drive traffic ke SQUEEZE PAGE tadi, bikin 1 artikel tentang tips/trik yang akan memandu orang ke report kita. SUBMIT artikel di artikel direktori. Usahakan bikin artikel dan submit setidaknya 1 artikel per hari secara kontinyu. Bisa juga dengan buat status di akun social media kita seperti Facebook dan Twitter, kemudian taruh link menuju halaman ini.
  4. Terus lakukan langkah 3 dgn konsisten, kalau udah keliatan hasilnya baru boleh melebar ke niche yg lain, dan lakukan lagi STEP 1-3.

Related Post :