Data Scraping : Definisi, Cara Kerja dan 2 Tipe/Jenisnya

Development & Security, Web Security / 0 | | 0

Dengan banyaknya situs web dan aplikasi yang muncul di era modern internet saat ini membuat data serta informasi berputar setiap detiknya. Semua data dan informasi ini sangat berharga terutama dalam dunia bisnis, karena ini bermakna informasi tersebut bisa membantu bisnis dan mengungguli kompetitor mereka. Hanya saja cara manual telah menjadi sangat lambat serta tidak praktis dalam mengumpulkan informasi pada sebuah website akan terasa apabila data pada website sangat besar dan Anda butuh untuk menyelesaikan tugas ini secara cepat.

Oleh karena itu diperlukan suatu teknik yang tidak hanya cepat, tapi juga efisien, praktis dan tepat yang disebut dengan data scraping. Dunia modern yang kompetitif ini membuat data scraping dapat menjadi sebuah opsi yang meningkatkan produktivitas sehingga mendorong perkembangan dan kesuksesan perusahaan serta bisnis digital. Terlebih lagi dengan bantuan banyak alat data scraping membuat pengumpulan semua informasi yang dibutuhkan pada sebuah website akan lebih cepat.

Teknik data scraping ini juga dianggap cukup mudah untuk dilakukan karena akan memberikan informasi yang dapat dibaca dan nyata. Bahkan Anda juga dapat mengumpulkan hasil data dan memanipulasinya meski tidak disarankan dengan alasan keamanan. Namun jika Anda sedang mencari cara untuk mengumpulkan data dan informasi, mari simak penjelasan singkat mengenai apa itu data scraping.

 

Memahami Definisi Data Scraping

Data Scraping : Definisi, Cara Kerja dan 2 Tipe/Jenisnya
 

 

Data scraping atau yang juga sering disebut data extraction merupakan teknik atau metode otomatisasi yang memungkinkan seseorang untuk mengekstrak data dari sebuah website, database, aplikasi enterprise, atau sistem legacy yang kemudian dapat menyimpannya ke dalam sebuah file dengan format tabular atau spreadsheet. Metode mengotomatisasi proses copy paste secara manual yang dimana proses ini memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Umumnya data scraping digunakan untuk beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan data seperti research untuk konten website,keperluan bisnis dalam komparasi harga, atau melakukan riset pasar pada sumber data publik. Kebanyakan data pada website merupakan data tidak terstruktur dalam format HTML yang kemudian diubah menjadi data dengan format terstruktur ke dalam spreadsheet atau database Anda sehingga dapat dimanipulasi. Sedangkan ada banyak cara yang digunakan dalam melakukan data scraping untuk memperoleh data dari sebuah website seperti layanan online, API tertentu atau bahkan perusahaan yang memiliki code untuk melakukan data scraping dari awal.

Cara terbaik yang bisa Anda coba adalah dengan memanfaatkan API (Application Programming Interface) yang dimiliki beberapa website besar seperti Google, Twitter, Facebook, sehingga memungkinkan Anda mengakses data mereka dengan format data terstruktur. Namun cara ini tidak berfungsi pada website lain yang tidak memiliki API atau yang tidak mengizinkan Anda untuk mengakses data dalam bentuk format terstruktur.

 

Baca Juga  :       Mengenal Apa Itu Big Data dan Karakteristik Umumnya

 

Cara Kerja Data Scraping

Sebagai cara untuk mengekstraksi informasi dan data modern saat ini, cara termudah untuk memperoleh data dari website adalah dengan menggunakan tools data scraping yang telah diprogram oleh developer. Adapun penggunaan dari tools ini dapat berbeda-beda namun biasanya mengikuti tiga proses tahapan yaitu :

  • Request

    Program diawali dengan proses request ke website dengan command GET untuk mengekstrak seluruh data dari halaman yang Anda inginkan.

  • Parse

    Dari sini kemudian program akan mencari data spesifik yang Anda identifikasi pada tools data scraping.

  • Display

    Informasi yang telah di request ini berubah menjadi sebuah report yang Anda buat atau spesifikasikan.

 

Baca Juga  :      Database : Definisi/Pengertian dan Tipe/Jenisnya

 

Mungkin menggunakan tools atau alat data scraping sedikit sulit bagi beberapa orang, tapi adanya abstraksi dari tools ini akan membuat Anda sangat mudah menggunakannya. Adapun beberapa nama dari rekomendasi alat data scraping berikut yang bisa Anda coba :

  • Data Miner

    Data Miner merupakan extension dari browser Chrome dan Microsoft Edge yang membantu scraping data menjadi file berformat CSV. Anda akan dapat membuka file ini dengan Excel dan mengolah data sesuai keinginan Anda.

  • Data Scraper

    Salah satu extension dari browser Chrome, Data Scraper memungkinkan Anda untuk mengekstrak data dari halaman apapun yang Anda kunjungi menjadi format yang Anda tentukan. Anda bahkan hanya perlu untuk melakukan pointing pada data yang Anda inginkan dan menunggu hasilnya.

  • Data Scraping Crawler

    Data Scraping Crawl merupakan tools yang dapat mengekstrak data nomor telepon, alamat email, atau profil dari sosial media menjadi file Excel dan Anda dapat mengatur program untuk memperbarui data tersebut secara otomatis.

 

Baca Juga  :      Mengenal Berbagai Tipe DBMS (Database Management System) dan Rekomendasi Software Terbaiknya

 

Tipe atau Jenis Data Scraping

Data Scraping : Definisi, Cara Kerja dan 2 Tipe/Jenisnya
 

Begitu banyak data dan informasi maka turut juga mempengaruhi bagaimana caranya data tersebut diekstraksi. Berikut ini tipe/jenis data scraping yang harus Anda ketahui :

  • Web Scraping

    Web scraping memungkinkan Anda untuk mengekstrak seluruh data atau spesifik data yang Anda inginkan dari sebuah website dengan mengakses source code seperti HTML, CSS, dan Javascript ataupun menggunakan API yang disediakan pemilik website tersebut. Dengan menggunakan tools web scraping Anda dapat mengekstrak data dari website menjadi sebuah laporan yang dapat di kostumisasikan.
    Web scraping membutuhkan dua bagian, yaitu crawler dan scraper dimana crawler adalah sebuah algoritma AI (Artificial Intelligence) yang melakukan pencarian data tertentu yang diperlukan dengan mengikuti link di internet. Sedangkan scraper adalah tools khusus yang dibuat untuk mengekstrak data dari website dan desain dari scraper ini dapat berbeda-beda tergantung dari tingkat kompleksitas dari pengembangnya.

  • Screen Scraping
    Screen scraping merupakan tipe data scraping yang memperoleh data dari analisis visual interfaces yang dimana langsung dari tampilan website yang dapat dilihat oleh Anda. Karena tidak seperti web scraping, screen scraping tidak mengunduh dari sumber webnya melainkan melakukan scraping terhadap teks, gambar, atau konten lainnya dan membuat data tersebut ideal untuk dianalisis.
    Umumnya screen scraping digunakan bagi perusahaan dan bisnis yang menggunakan cara ini untuk menyimpan data sensitif dan krusial yang merupakan merupakan data utuh dan disimpan dalam jangka waktu yang lama untuk tujuan pencatatan. Terlebih karena screen scraping sangat cocok untuk mengekstrak data tanpa mengakses source code dan tanpa API, tipe scraping ini sangat efektif untuk migrasi data karena dapat mengakses data lama dengan akurasi yang tinggi.

 

Baca Juga  :     Rekomendasi Penyedia Database-as-a-service (DBaaS) Terbaik

 

Kesimpulan dan Penutup

Secara sederhana, data Scraping adalah sebuah teknik atau metode otomatisasi yang artinya membuat pekerjaan Anda yang berulang seperti copy paste data dari sebuah website menjadi otomatis dimana terdapat algoritma yang berjalan untuk mengekstrak data dan menyimpannya ke dalam sebuah file ataupun database. Manfaat terbesar menggunakan data scraping adalah efisiensi waktu dan tenaga.

Dengan bantuan alat data scraping membuatnya sangat ideal dalam memperoleh data dalam jumlah banyak. Untuk mengekstrak data dari sebuah website, biasanya terdapat dua tipe data scraping yaitu web scraping yang secara langsung mengakses source code dari website untuk mengekstrak data, ataupun screen scraping yang memperoleh data hanya dari tampilan website tersebut yang efektif digunakan untuk migrasi data. Kedua tipe data scraping ini memiliki manfaatnya masing-masing tergantung pada bagaimana Anda membutuhkan data tersebut.
 

Related Post :

popup image