Database-as-a-service (DBaaS) : Kelebihan dan Kekurangannya

Serba Serbi, Technology / 0 | | 1

Kebutuhan penyimpanan data dan informasi saat ini semakin meningkat dimana peran teknologi cloud juga ikut serta menggantikan pendataan yang memerlukan ruang fisik. Database atau basis data sendiri adalah kumpulan data terorganisir yang disimpan dalam sistem komputer yang dikendalikan oleh sistem manajemen basis data/database management system (DBMS). Disini simpan semua data sensitif yang memungkinkan banyak pengguna mengakses dengan cepat dan aman.

Sedangkan istilah Database-as-a-Service (DBaaS) mengacu pada perangkat lunak dan/atau layanan yang memungkinkan pengguna untuk mengatur, mengoperasikan, dan menskalakan basis data tanpa perlu menyiapkan perangkat keras fisik, menginstal perangkat lunak, atau mengonfigurasi kinerja. Semua tugas administrasi dan pemeliharaan diurus oleh penyedia layanan sehingga pengguna atau pemilik aplikasi hanya perlu menggunakan dan mengakses database. Tentu saja, tingkat kontrol dapat bervariasi, tergantung pada apa yang disukai pengguna dan yang ditawarkan oleh penyedia layanan.

DBaaS merupakan layanan modern terkelola dengan menggunakan komputasi awan/cloud computing yang menyediakan akses ke database tanpa memerlukan ruang fisik yang menyita lagi. Dengan begitu pengguna akan lebih merasakan data mereka disimpan dan dapat diakses kapan saja yang membuat DBaaS menjadi pilihan yang tepat dan praktis.

 

Memahami Cara Kerja Database-as-a-service (DBaaS)

Database-as-a-service (DBaaS) : Kelebihan dan Kekurangannya
 

DBaaS adalah layanan yang ditambahkan ke database penggunanya sehingga yang dapat merampingkan tugas penyimpanan data mereka sehari-hari secara praktis dan cepat. Dengan operasi satu klik otomatis untuk menyederhanakan manajemen basis data, DBaaS dapat membuat tugas administratif yang biasanya membosankan dan memakan waktu dihilangkan. Kepraktisan ini akan membantu organisasi mempercepat kinerja bisnis bagi admin database untuk memulai pekerjaan mereka dan menjalankan beban kerja mereka tanpa penundaan.

Setelah Anda memindahkan database ke cloud, Anda memiliki opsi untuk menambahkan penerapan perangkat lunak sebagai layanan. Melakukannya menyederhanakan proses yang diperlukan untuk membuat informasi tersedia melalui koneksi berbasis internet. Konsolidasi penyimpanan juga dapat menjadi manfaat memindahkan database perusahaan ke cloud. Sebagai contoh, database di beberapa departemen perusahaan besar, misalnya, dapat digabungkan di cloud menjadi satu sistem manajemen database yang dihosting sehingga akan menghemat banyak waktu dan tenaga.

 

Baca Juga  :    Mengenal Apa Itu Database dan Komponen Didalamnya

 

Kelebihan Penggunaan Database-as-a-service (DBaaS)

Database as a Service atau DBaaS, adalah layanan berbasis cloud yang menawarkan platform yang fleksibel, terukur, dan sesuai permintaan kepada pengguna. Layanan ini DBaaS berfokus pada layanan mandiri, manajemen yang mudah, serta pelacakan kinerja dan penggunaan. Manfaat DBaaS membedakannya dari layanan cloud lainnya karena memberikan fungsionalitas basis data pada skala yang sama dengan sistem manajemen basis data relasional.

Menawarkan solusi terbaik, DBaaS memberi perusahaan solusi database yang mudah digunakan dan mudah diperbarui. Mengingat database mengambil peran yang lebih sentral dalam data yang berat, maka DBaaS memenuhi kebutuhan yang sangat penting di departemen IT yang berfokus pada aplikasi. Berikut daftar kelebihan lainnya jika Anda menggunakan DBaaS untuk menunjang pendataan di perusahaan dan bisnis Anda :

  • Praktis dan hemat

    Penggunaan DBaaS secara signifikan lebih murah daripada layanan berbasis cloud lainnya, karena membeli perangkat lunak dan perangkat keras yang mahal dapat menjadi biaya overhead yang menakutkan bagi perusahaan dari semua ukuran. Membeli kapasitas dan fungsionalitas sesuai kebutuhan melalui DBaaS memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi dalam sumber daya yang benar-benar mereka butuhkan, tanpa perlu khawatir tentang pemeliharaan database di tempat/fisik.

  • Keamanan yang ditingkatkan

    Memelihara database dari jarak jauh dari server yang berbeda menciptakan mekanisme keamanan secara default yang akan membantu dalam mencegah pelanggaran keamanan. Basis data berada di luar situs berarti Anda mencegah pelanggaran di tempat.

  • Pengalihdayaan

    Mengambil keuntungan penuh dari DBaaS juga berarti mengalihdayakan/outsourcing administrasi dan pemantauan database. Pencadangan, pemulihan, penyetelan, pengoptimalan, penambalan, peningkatan, dan pembuatan semuanya dapat dilakukan secara otomatis atau ditangani oleh para ahli.

  • Penyediaan dan dukungan yang cepat

    Penyediaan basis data yang cepat atau sesuai permintaan membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan hari atau minggu yang mungkin diperlukan basis data fisik untuk memproses informasi yang sama. Ini tidak hanya mengurangi waktu ke pasar, tetapi juga menghasilkan penghematan biaya lebih lanjut.

  • Pelacakan/tracking

    Penggunaan database dapat dengan mudah dilacak saat menggunakan DBaaS. Pengukuran granular penggunaan database dapat melacak waktu penggunaan, ruang, jaminan ketersediaan, dan konsumsi sumber daya. Selain itu, ini dapat memberikan tampilan data bergaya dasbor, memungkinkan ikhtisar per pengguna yang ringkas.

  • Manpower yang tangguh

    Kelebihan lainnya adalah membebaskan staf adalah salah satu manfaat terbesar DBaaS karena dengan database di tempat, pengguna harus fokus pada administrasi database yang sebenarnya. Dengan DBaaS, staf khusus IT di perusahaan bebas untuk berfokus pada data aplikasi dan pengembangan basis data, karena DBaaS menyediakan layanan administrasi basis data selain lingkungan operasi yang lengkap.

  • Skalabilitas

    DBaaS memungkinkan skalabilitas sesuai permintaan, yang berarti bahwa ketika organisasi yang menggunakan DBaaS melebihi kapasitas basis datanya, perusahaan dan bisnis tersebut dapat melakukan perintah perluasan.

 

Baca Juga  :    DBMS (Database Management System) : Sejarah dan Karakteristiknya

 

Kekurangan Database-as-a-service (DBaaS)

Database-as-a-service (DBaaS) : Kelebihan dan Kekurangannya
 

Selain kelebihan diatas, ada juga kelemahan dengan DBaaS dibandingkan dengan teknologi database lokal tradisional, yakni :

  • Kurangnya kontrol atas infrastruktur IT biasanya merupakan masalah paling signifikan dengan DBaaS versus solusi internal. Dalam infrastruktur yang dikelola penyedia, teknisi perusahaan tidak memiliki akses langsung ke server dan penyimpanan yang digunakan untuk menjalankan database.
  • Jika koneksi internet sedang terputus, atau jika sistem mengalami gangguan di lokasi penyedia layanan, organisasi tidak akan memiliki akses ke datanya hingga penyedia layanan memperbaiki masalah yang menyebabkan gangguan tersebut.
  • Keamanan juga dapat menjadi perhatian karena dikendalikan oleh penyedia layanan dan pengguna tidak akan memiliki pengaruh langsung atas keamanan fisik server.
  • Masalah lainnya adalah latensi dimana waktu tambahan yang diperlukan untuk mengakses data perusahaan melalui internet dapat menyebabkan masalah kinerja. Biasanya masalah kinerja ini tumbuh saat memuat data dalam jumlah besar, yang cenderung lambat dan memakan waktu.

 

Baca Juga  :    Mengenal Apa Itu Cloud VPS dan Layanan Terbaiknya di Indonesia

 

Perlu diperhatikan juga, hanya karena database di cloud ditawarkan sebagai layanan yang terkelola sepenuhnya, bukan berarti tidak ada tambahan pekerjaan lain bagi pelanggan atau pengguna akhir. Sementara sebagian besar pengaturan biasa dan aspek operasional yang sedang berlangsung ditangani, pengguna akhir masih memiliki beberapa tanggung jawab, seperti :

  • Merancang aplikasi untuk menyelaraskan ke database
  • Pemodelan data
  • Mengoptimalkan pola akses
  • Ukuran cluster
  • Penyesuaian kinerja
  • Mengelola akses pengguna

 

Baca Juga  :    Fitur dan Keunggulan Layanan Cloud Object Storage Terbaik Indonesia

 

Kesimpulan dan Penutup

DBaas atau Database-as-a-service adalah sistem database yang sepenuhnya dapat diprogram yang digunakan di cloud publik dan dikelola untuk pelanggan oleh jasa layanan penyedia DBaaS. Sebuah DBaaS dirancang dan dibangun untuk menjadi otomatis, sangat tersedia setiap waktu, aman dan mengelola pemeliharaan rutin seperti backup. Layanan database-as-a-service dapat membantu menyederhanakan manajemen database dengan menyebarkan, mengelola dan beroperasi di latar belakang sehingga pengguna akhir dapat fokus pada pengembangan aplikasi dan tujuan bisnis mereka.

Beberapa DBaaS dibangun oleh vendor cloud publik dan karenanya terbatas pada cloud yang ditawarkan tersebut, sementara vendor independen seringkali multi-cloud. Penskalaan horizontal adalah fitur umum dari penawaran DBaaS, yang memungkinkan pelanggan untuk dengan cepat menyesuaikan sistem mereka dengan kebutuhan penggunaan mereka.

Related Post :