Failover Cluster VS Load Balancing

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Pada postingan ini Tim IDCloudHost akan membahas tentang Failover cluster VS Load Balancing. Namun sebelum mambahas itu teman-teman bisa menyimak artikel tentang Mengenal Pengertian Komputer Cluster dan Mengenal Teknologi Load Balancing Cluster. Okay sudah mengerti? Yuk lanjut ke bagian selanjutnya.

Failover cluster dan Load Balancing memiliki manfaat dalam memanage server secara bersamaan. Tapi untuk failover cluster memiliki beberapa kekurangan dibanding Load Balancing yaitu : Peng-integrasi-an masing-masing server yang agak rumit, khususnya pada perangkat lunak yang digunakan harus memiliki setting yang sama antar server anggota cluster. Selain itu failover cluster terbatas untuk beberapa protocol seperti HTTP, samba dll.

Sedang SLB (server load balancing) merupakan sebuah platform dan OS neutral. SLB dapat menyeimbangkan beban (Load) antar masing masing server. SLB juga mendukung beberapa network protocol dari HTTP hingga NFS, TCP dan UDP protocol. SLB di-desain secara simple sehingga tidak memerlukan interaksi antar server, sedikit melakukan trouble-shoot.

Dalam peng-konfigurasi-an server load balancing, load balancer diletakan didepan anggota server cluster dimana dianalogikan seperti sebuah gateway dari semua anggota server. Sedangkan failover clustering harus menggunakan protocol perangkat lunak yang sama untuk setiap server.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat 🙂

Related Post :