Gimana Rasanya Kerja di Startup ?

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

Banyak dari anak muda kekinian ingin sekali bekerja di startup. Seperti apa sih kehidupan di dunia startup itu. Sama halnya bekerja di tempat lain tentunya memiliki suka dan dukanya. Apa saja keunikan dan juga lingkungan di dunia startup. Startup merupakan suatu defenisi bagi perusahaan berbasis teknologi yang baru atau baru memulai. Biasanya startup mempunyai model bisnis yang belum pasti sehingga membutuhkan banyak hal agar bisnisnya bisa bertahan lama.

Baca Juga : Mengenal Startup Lebih Dekat

Ada banyak Startup yang muncul di Indonesia, seperti tokopedia, Bukalapak, dan lainnya yang pastinya menjadi hal cukup menarik untuk kita bahas. Nah kira kira bagaimana sih rasanya bekerja di Startup ?

1. Terkadang Pekerjaan Kamu Berbeda dari Background Pendidikan

Dunia startup yang dinamis menuntut kamu harus menjadi bunglon dan superhero disaat bersamaan. Background pendidikan bukan hal yang menjadi patokan utama, melainkan softskill dan hardskill yang kamu pelajari di dunia kampus, atau pekerjaan kamu sebelumnya. Terkadang dalam satu waktu kamu bisa mendapatkan banyak pekerjaan yang dengan istilah yang baru dan berpindah divisi sesuai kebutuhan perusahaan. Siapkah demikian ?

2. Terlihat Keren kata Teman – Teman

Kerja di startup saat ini memang menjadi buah bibir diberbagai kalangan. Sosok yang idealis dan tekno banget menjadi sorotan oleh kalangan teman – teman kamu. Belum lagi startup yang join adalah yang sedang dibicarakan karena nilai investasi dan validasi yang fantastis atau memenangkan kompetisi. Kamu bisa menjadi bintang di mata teman – teman kamu. Hmm bisa jadi.

3. Pertanyaan Lamunan yang Berbeda

Berbeda dengan pekerjaan di korporasi atau perusahaan konvensional pada umumnya. pertanyaan yang sering terlintas tentang pekerjaan jauh lebih sedikit dibanding saat bekerja di startup. Pada saat di korporat, sebagian besar pertanyaan yang terlintas biasanya perihal jenjang karir dan kapan gaji naik, ditambah berapa sisa jatah cuti dan kapan bisa nambah lagi. Tapi jika di startup? Misal

  • Ini startup bakal bertahan lama gak?
  • Kalau dananya abis, gimana?
  • Kalau nanti udah punya valuasi gede, berubah jadi korporat gak?
  • Kalau udah jadi korporat, budaya startupnya masih dijaga gak?
  • Dapet makan siang gratis?

Begitulah 😀

4. Waktu Kerja Fleksibel ? Benarkah ?

Gak semua startup begini sih, ada juga startup yang budaya korporat yang ada jam kerja dan gak bisa dinego. Jadi ada nih beberapa startup punya istilah self-managed culture, budaya dimana setiap orang yang ada di dalamnya harus bisa ngatur diri sendiri, ngatur waktu kerja, ngatur ritme kerja, ngatur timeline kerjaan, ngatur laptop sendiri, jadi gak ada ketentuan kamu harus kerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore, kecuali ada waktu yang sudah disepakati untuk berkumpul, misal pas weekly meeting. Tapi, dengan fleksibilitas ini, tanggung jawab harus tetap dijaga, reputasi harus tetap dipegang teguh, jangan sampai pekerjaan yang ada keteteran karena kita terlalu leha-leha.

5.Bisa gak ya tidur tenang ?

Banyak pengalaman temen temen sebelumnya bilang sulit untuk tidur tenang apalagi startup yang pertama dia join yang paling parah, karena bukan startup digital, jadi kerjanya gak bisa diremote dari rumah. Karena tidak ada aturan jam kerja, kadang dia harus merelakan waktu istirahat karena ada emergency call, Baik itu dari Lead atau Project Manager, kalau perlu Chief of Everything Officer yang langsung menghubungi kita pas di’luar jam kerja’. Kamu sendiri gimana ?

Baca Juga : Tips Bagaimana Cara Membangun Startup

Banyak lagi pengalaman bekerja di startup, selain budaya yang menyenangkan dan juga penuh dengan kegiatan belajar hal baru setiap saat. Startup menuntut kita sebagai manusia untuk menjadi sosok pembelajar dan dinamis. Jadi gimana tertarik ?

Related Post :

popup image