Database Marketing : Pengertian dan Manfaatnya Bagi Bisnis/Perusahaan

Business, Marketing / 0 | | 2

Data dan informasi saat ini sudah semakin kompleks karena adanya digitalisasi dan kehidupan masyarakat yang serba online. Ini membuat kebutuhan akan database semakin tinggi setiap harinya karena semua informasi harus disimpan secara lengkap dan aman.

Salah satu yang memerlukan bantuan pengelolaan data adalah bisnis, brand dan perusahaan seperti contohnya toko online dan e-commerce. Sehingga database marketing atau pemasaran berbasis data, menjadi investasi yang seharusnya dimiliki bisnis yang berbasis online seperti sekarang.

Tidak hanya mengumpulkan data pelanggan untuk dianalisis dan dimanfaatkan untuk membuat penawaran pribadi, database marketing akan membantu meningkatkan tingkat konversi, menghasilkan lebih banyak keuntungan, dan membuka peluang investasi di masa depan.

Simak penjelasan mengenai database marketing dibawah ini lebih lanjut lagi.

 

Mengenal Pengertian Database Marketing

Database Marketing : Pengertian dan Manfaatnya Bagi Bisnis/Perusahaan
 

Jauh sebelum dunia mengenal kehidupan online dan digitalisasi, operasional bisnis lebih tradisional baik itu cara pemasaran maupun cara menjalankannya. Dulu, bisnis akan mengumpulkan nama dan alamat dan mengirimkan potongan surat langsung seperti kartu pos, brosur, pamflet, dll. kepada pelanggan potensial dan yang sudah ada.

Meski pemasaan langsung tradisional ini masih bisa diterapkan dan menjadi bagian pendukung dari kampanye pemasaran, digital marketing lebih memberikan dan membuka banyak opsi untuk menjangkau pelanggan.

Lebih baik lagi, cara ini memungkinkan Anda untuk mengetahui bagaimana pelanggan ingin dipasarkan dan kemudian memberi mereka apa yang mereka inginkan. Intinya teknik ini jauh lebih relevan dan tertarget karena database marketing dapat mengumpulkan data pelanggan secara cepat seperti :

  • Nama
  • Alamat
  • Nomor telepon
  • Riwayat pembelian
  • Riwayat dukungan pelanggan

 

Setelah semua dikumpulkan, informasi ini bisa digunakan untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi untuk setiap pelanggan sesuai dengan preferensi serta informasi tentang mereka.

 

Baca Juga  :     Memahami Manfaat dan Kegunaan Data Scraping

 

3 Tahapan Melakukan Database Marketing yang Efektif

Pemasar saat ini memiliki akses ke lebih banyak data pelanggan daripada sebelumnya yang mana mengapa pemasaran basis data sekali lagi menjadi sangat penting. Dengan informasi yang cepat dan mudah, semua data ini harusnya membantu pemasaran membuat strategi pemasaran yang lebih relevan yang lebih beresonansi dengan pelanggan baik saat ini maupun yang potensial nantinya.

Berikut 3 tahapan yang bisa Anda ikuti dalam membuat database marketing yang efektif dan tepat guna :

  • Pengumpulan data

    Tahapan pertama ini berkaitan dengan agregasi data yang akurat dan relevan tentang pelanggan yang ada dan pelanggan potensial. Dari sini kemudian bisnis harus memastikan data tersedia sedemikian rupa sehingga tersedia untuk digunakan oleh pemasar perusahaan dan bisnis dalam aktivitas terkait nantinya.

  • Mengubah data menjadi pengetahuan/informasi berguna

    Analisis data diubah sehingga menjadi data yang dapat digunakan dalam pemasaran dan komunikasi yang efektif. Bagi banyak bisnis, tahapan ini juga melibatkan penggunaan informasi untuk mensegmentasi pelanggan yang ada dan pelanggan potensial sehingga pesan pemasaran yang ditargetkan.
    Selain itu cara ini juga tepat dibuat untuk pelanggan yang sudah ada maupun pelanggan yang dianggap potensial.

  • Membantu mengembangkan dan mengembangkan strategi bisnis

    Terakhir, tahapan ini melibatkan penggunaan data dan pengetahuan dalam database untuk membentuk strategi bisnis. Misalnya, memodifikasi komunikasi perusahaan, alokasi sumber daya, penetapan harga, dan masalah lain yang akan membantu laba jangka panjang sesuai dengan informasi yang dikumpulkan.

 

Baca Juga :     Mengenal Berbagai Tipe DBMS (Database Management System) dan Rekomendasi Software Terbaiknya

 

Manfaat Menggunakan Database Marketing Bagi Bisnis/Perusahaan

Database Marketing : Pengertian dan Manfaatnya Bagi Bisnis/Perusahaan
 

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Forbes, perusahaan dan bisnis yang mengadopsi pemasaran berbasis data lebih cenderung memiliki keunggulan dalam persaingan dan meningkatkan profitabilitas. Faktanya, mereka enam kali lebih mungkin untuk menghasilkan keuntungan dari tahun ke tahun.

Dari data ini bisa dikatakan bawah ini menunjukkan nilai sebenarnya yang muncul seiring dengan penerapan strategi pemasaran basis data. Selain itu, penting untuk dicatat bahwa data memungkinkan pemasar untuk menentukan saat yang tepat sebuah pesan paling relevan bagi pelanggan atau pelanggan.

Menurut data juga, setiap harinya, orang mendapatkan antara 300 dan 3.000 pesan pemasaran tetapi hanya dapat menyimpan paling banyak tiga. Oleh karena itu, jika Anda tidak menawarkan konten yang dipersonalisasi dan disesuaikan pada saat yang paling penting dan reseptif untuk audiens Anda, usaha Anda hanya akan berakhir sia-sia belaka,

Dengan pemasaran basis data, Anda juga mendapat manfaat seperti :

  • Mengidentifikasi dan prioritaskan pelanggan Anda yang paling setia.
  • Memisahkan dan membagi audiens Anda ke dalam segmen yang relevan.
  • Menganalisis wawasan (insight) secara real-time dalam hal melacak pelanggan selama proses pengambilan keputusan.
  • Menggunakan umpan balik dan perilaku pelanggan untuk memperbarui strategi pemasaran Anda.
  • Membantu meningkatkan tingkat kesadaran dan identifikasi merek Anda.
  • Membuat dan mengelola sumber daya yang terorganisir dengan baik yang penuh dengan data dan informasi yang berguna untuk dirujuk kembali.

 

Baca Juga  :     Database : Definisi/Pengertian dan Tipe/Jenisnya

 

Contoh Penerapan Database Marketing yang Populer

Konsumen dan pelanggan saat ini mengharapkan pengalaman yang dipersonalisasi dengan brand atau bisnis Anda. Untuk dapat menyampaikannya, pemasar atau marketer membutuhkan pandangan terpadu dari setiap pelanggan di setiap titik kontak.

Hanya dengan begitu, pemasar dapat memahami perjalanan pelanggan dan melibatkan mereka dengan cara yang berarti. Strategi pemasaran basis data membuatnya lebih mudah dan praktis. Berikut contoh populer database marketing yang mungkin bisa membuat Anda terinspirasi dalam mengembangkan bisnis Anda.

  • Facebook Customer Database

    Sebagai platform media sosial paling populer, Facebook mengelompokkan data penggunanya merupakan salah satu contoh pemasaran basis data utama. Untuk memastikan pengalaman yang dipersonalisasi, Facebook mengelompokkan data pengguna berdasarkan lokasi, nama depan, nama belakang, nomor telepon, email, tanggal lahir, jenis kelamin, dan minat mereka.
    Basis data Facebook yang dipersonalisasi ini selanjutnya cukup berguna bagi pengiklan dan pemasar yang menggunakan Facebook untuk menjalankan iklan.

  • LinkedIn Customer Database

    Kepopuleran LinkedIn yang awalnya menjadi situs mencari kerja yang berubah menjadi platform media sosial juga ini, tentunya LinkedIn mempunyai jutaan database professional bisnis.
    Memanfaatkan hal ini, LinkedIn menggunakan databasenya dengan berbagai strategi monetisasi seperti LinkedIn Premium, Talent Solutions, Sales Navigator, dan LinkedIn Ads yang membawa pemasaran databasenya ke tingkat berikutnya. Pemasar bahkan menggunakan basis pelanggan LinkedIn untuk menjalankan iklan b2b dan kampanye pemasaran mereka.

 

Baca Juga  :    Panduan Mengenal B2B Marketing Untuk Pemula

 

Kesimpulan dan Penutup

Siapa saja yang menerapkan database marketing terutama toko online dan e-commerce pasti telah mengetahui manfaat yang bisa mereka dapatkan. Hanya saja, database marketing memang bukan solusi gratis karena bisnis menerapkan dan memelihara sistem manajemen hubungan pelanggan atau customer relationship management (CRM).

Tetapi Anda harus dapat mengimbangi biaya tersebut dengan peningkatan keuntungan yang dihasilkan dari strategi pemasaran basis data. Bisnis yang sudah menghasilkan banyak lalu lintas web dan menjual banyak produk biasanya merupakan kandidat terbaik untuk pemasaran basis data.

Jangan lupa juga kalau database marketing juga memerlukan pemeliharaan dimana Anda juga harus memikirkan bagaimana Anda dapat mengoptimalkan pengumpulan data Anda di seluruh proses operasi pemasaran Anda.

 

Related Post :

popup image