Memahami Bisnis Afiliasi, Tipe/Jenis Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 1 | | 0

Mengikuti zaman yang maju dan membuka banyak peluang dalam hal apa saja termasuk berbisnis. Salah satu bisnis yang populer di zaman digitalisasi ini adalah bisnis afiliasi atau affiliate marketing. Bisnis afiliasi sendiri adalah proses untuk mendapatkan uang dalam bentuk komisi disaat setiap kali Anda sedang mempromosikan produk atau layanan perusahaan dan Anda mendorong penjualan suatu perusahaan. Dengan adanya dunia pemasaran digital, maka bisnis afiliasi telah menjadi industri yang bernilai miliaran di seluruh dunia.

Perusahaan yang menjalankan program bisnis afiliasi dapat melacak tautan yang menghasilkan prospek dan melalui titik internal. Adapun dengan program afiliasi, perusahaan juga dapat melihat berapa banyak yang telah dikonversi menjadi penjualan. Pedagang e-commerce yang ingin menjangkau basis para pengguna internet dan pembeli yang lebih luas dapat menyewa afiliasi. Sedangkan tipe afiliasi bisa berupa kerja sama dengan para pemilik beberapa situs web atau pemilik pemasaran email.

Semakin banyak situs web atau daftar email yang dimiliki afiliasi, maka semakin luas jaringannya. Afiliasi yang telah disewa akan berkomunikasi dan mempromosikan produk yang ditawarkan di platform e-commerce ke suatu jaringan. Banyak media yang digunakan dalam melakukan bisnis ini seperti menerapkan iklan spanduk, iklan teks, atau tautan di beberapa situs web miliknya atau bisa juga melalui email kliennya. Perusahaan menggunakan iklan dalam bentuk artikel, video, dan gambar untuk menarik perhatian pelanggan ke layanan atau produk perusahaan. Simak penjelasannya lebih lanjut dibawah ini.

 

Memahami Apa Itu Bisnis Afiliasi dan Cara Kerjanya (Affiliate Marketing)

Bisnis afiliasi atau biasanya disebut dengan Affiliate Marketing adalah proses di mana afiliasi mendapatkan komisi untuk memasarkan produk atau suatu layanan dari perusahaan. Mereka yang menjadi afiliasi biasanya hanya mencari produk yang disukai, yang kemudian akan mempromosikan produk itu dan mendapatkan sebagian keuntungan dari setiap penjualan yang telah dilakukan. Dari sini penjualan akan dilacak melalui tautan afiliasi dari situs web ke situs lainnya. Jadi bisa dikatakan bahwa afiliasi merupakan model periklanan di mana perusahaan memberi kompensasi kepada penerbit pihak ketiga untuk menghasilkan lalu lintas atau untuk mengarah ke produk dan layanan perusahaan.

Penerbit pihak ketiga yang disebut tadi adalah afiliasi dan biaya komisi yang mendorong perusahaan untuk menemukan bagaimana cara mempromosikan produk atau layanan perusahaan. Program afiliasi biasanya gratis untuk diikuti, jadi Anda tidak perlu khawatir dengan biaya awal yang tinggi. Jika bisnis afiliasi dilakukan dengan baik, maka peluang berbasis kinerja ini dapat menjadi ide bisnis online yang menguntungkan dengan memberi Anda penghasilan yang banyak. Bisnis ini juga terkenal memiliki beberapa keuntungan, yaitu Anda mendapatkan penghasilan yang pasif, dan Anda tidak perlu khawatir dengan dukungan para pelanggan, Anda juga dapat melakukan pekerjaan ini dari rumah. Menariknya lagi, bisnis afiliasi merupakan bisnis yang hemat biaya, nyaman dan fleksibel.

 

Baca Juga  :    Tips dan Trik Sukses Bisnis Online yang Menguntungkan Bagi Pemula

 

Jenis – Jenis Bisnis Afiliasi

Memahami Bisnis Afiliasi, Tipe/Jenis Serta Kelebihan dan Kekurangannya
 

Sebagai salah satu bisnis online yang populer di dunia, bisnis afiliasi juga datang dengan beberapa jenis atau tipe yang bisa Anda pilih. Idenya adalah, siapa saja bisa melakukan bisnis ini maka dengan menyesuaikan minat dan kemampuan mereka, rekan afiliasi akan dapat menjalankan jenis afiliasi yang sesuai dengan kemampuan mereka. Mari simak 3 jenis bisnis afiliasi yang umum dibawah ini.

  • Related Affiliate Marketing

    Sedangkan Related Affiliate Marketing atau Pemasaran Afiliasi Terkait, telah melibatkan promosi produk atau layanan dengan beberapa jenis hubungan penawaran. Umumnya, hubungan antara niche afiliasi dan produk telah memiliki pengaruh dan keahlian yang cukup untuk menghasilkan lalu lintas. Afiliasi ini juga membuat tingkat otoritas menjadi sumber yang terpercaya. Bagaimanapun, afiliasi ini tidak membuat klaim tentang penggunaan produk atau layanan.
    Bentuk lain dari pemasaran afiliasi adalah pemasaran afiliasi yang terkait. Disinilah Anda memiliki rencana kehadiran online, baik itu blog, podcast, video, atau media sosial serta Anda memiliki tautan afiliasi ke produk yang terkait dengan niche Anda, tetapi itu untuk produk yang sebenarnya tidak Anda miliki.

  • Involved Affiliate Marketing

    Involved Affiliate Marketing atau dyang juga berarti Pemasaran Afiliasi yang Terlibat, telah membangun hubungan yang lebih dalam antara afiliasi dan produk atau layanan yang sedang dipromosikan. Afiliasi telah menggunakan produk yang dipercaya dan afiliasi ini yakin bahwa pengalaman positif yang ada di afiliasi ini, dapat dibagikan pengalamannya kepada orang lain. Pengalamannya biasanya berupa iklan, dan afiliasi ini berfungsi sebagai sumber informasi yang terpercaya.
    Pemasaran afiliasi yang terlibat adalah tempat Anda menggunakan produk atau layanan yang telah Anda percaya, dimana Anda telah menyarakan dan merekomendasikan produk atau jasa tersebut secara pribadi kepada pelanggan Anda. Jenis hubungan afiliasi ini dibangun di atas kepercayaan dan hal yang sama berlaku untuk bagaimana Anda harus membangun hubungan dengan pelanggan Anda.

  • Unattached Affiliate Marketing

    Unattached Affiliate Marketing atau Pemasaran Afiliasi Tidak Terikat adalah model periklanan di mana afiliasi tidak memiliki hubungan dengan produk atau layanan yang dipromosikan. Afiliasi ini tidak memiliki keterampilan dan keahlian yang terkait dengan hal yang diketahuinya, dan afiliasi ini tidak berfungsi sebagai otoritas atau membuat klaim tentang penggunaannya. Ini adalah bentuk pemasaran afiliasi yang paling tidak terlibat yang mana dengan kurangnya keterikatan pada pelanggan dan produk telah membebaskan afiliasi ini dari kewajiban untuk merekomendasikan atau memberi nasihat.
    Adapun jenis afiliasi yang satu ini adalah kampanye afiliasi bayar per klik dasar Anda, di mana Anda tidak memiliki kehadiran dan otoritas di ceruk produk yang Anda promosikan. Tidak ada hubungan antara Anda dan konsumen akhir, dan yang Anda lakukan hanyalah menempatkan tautan afiliasi di depan seseorang melalui gGogle Adwords, iklan di media social dan lainnya. Dengan harapan pengunjung akan mengklik tautan Anda, membeli produk, dan Anda akan mendapatkan komisi.

 

Baca Juga  :   Cara Kerja Bisnis Dropship dan Bisnis Model Utamanya

 

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Afiliasi

Memahami Bisnis Afiliasi, Tipe/Jenis Serta Kelebihan dan Kekurangannya
 

Meski bisni afiliasi merupakan bisnis yang sangat praktis dan bisa dilakukan oleh siapa saja dengan berbagai media dan platform, sama seperti bisnis lainnya, bisnis afiliasi juga mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Pelajari kelebihan dan kekurangan bisnis ini sebelum Anda memutuskan untuk melakukannya.

 

Kelebihan Bisnis Afiliasi

  • Anda dapat memperoleh lebih banyak pelanggan tanpa menghabiskan waktu untuk melakukannya.
  • Anda akan mendapatkan tempat yang lebih luas untuk menjual produk dan suatu layanan,  yang nantinya akan Anda dapat menghasilkan lebih banyak pelanggan dan lebih banyak penjualan.
  • Anda Tidak memerlukan investasi yang cukup besar dari pihak afiliasi.
  • Afiliasi tidak perlu khawatir tentang dukungan pelanggan serta hal teknis lainnya karena dalam pemasaran afiliasi, Anda akan menangani semuanya. Semua hal yang perlu dilakukan afiliasi adalah mempromosikan dan menjual produk.
  • Seorang pemasar afiliasi masih dapat mempertahankan pekerjaan atau bisnisnya saat ini dan memiliki pendapatan pemasaran afiliasi untuk menambah posisi keuangannya hanya dengan menggunakan laptop dan koneksi internet yang membuat Anda bisa bekerja dari mana dan kapan saja.

 

Baca Juga  :   Kumpulan Ide Peluang Usaha Online Modal Rendah Selama Pandemi

 

Kekurangan Bisnis Afiliasi

  • Pemilik bisnis atau program afiliasi dapat menutup program tanpa memberi tahu afiliasi dan tanpa membayar komisi.
  • Ada kemungkinan bahwa beberapa pedagang akan dikenakan biaya komisi yang tinggi dan biaya pengaturan atau pemeliharaan yang mahal karena fasilitator atau agen afiliasi.
  • Afiliasi bisa saja terlibat dalam iklan palsu dan menyesatkan untuk mendapatkan komisi penjualan.
  • Pembajak tautan atau link afiliasi dapat membuka tautan afiliasi dan mendapatkan bayaran untuk komisi.
  • Pedagang mungkin menjanjikan komisi tinggi untuk menarik afiliasi baru kemudian menurunkan tarif komisi setelah satu atau dua minggu.

 

Baca Juga  :     Manfaat Social Media Marketing Dalam Menaikkan Penjualan Bisnis Online

 

Kesimpulan dan Penutup

Pemasaran afiliasi adalah skema pemasaran dimana perusahaan memberikan kompensasi kepada mitra afiliasi untuk bisnis yang dibuat dari taktik pemasaran afiliasi. Perusahaan biasanya akan membayar per penjualan dan lebih jarang dengan klik atau tayangan. Dengan tiga jenis utama afiliasi, Anda dapat memiliki jenis pemasaran afiliasi mana yang paling cocok dan sesuai dengan kemampuan serta minat Anda sehingga melakukan bisnis akan menjadi lebih mudah.

Itulah konsep dibalik bisnis pemasaran afiliasi yang merupakan taktik populer untuk mendorong penjualan dan menghasilkan pendapatan online yang signifikan. Teknik ini sangat bermanfaat bagi perusahaan dan pemasar afiliasi karena merupakan dorongan baru untuk menuju taktik pemasaran yang kurang tradisional dan telah membuahkan hasil. Tidak mengherankan pula banyak yang beranggapan kalau bisnis ini bisa menjadi batu loncatan bagi bisnis online yang lain.

 

 

Related Post :