Memahami Kegunaan Localhost dan Cara Mengintegrasikannya Ke WordPress

Informasi / 1 | | 0

WordPress adalah platform pembuatan web yang sangat populer sehingga bisa dikatakan bahwa platform ini telah mendukung lebih dari sepertiga dari seluruh situs web dunia saat ini. Oleh karena popularitas inilah WordPress mempunyai banyak penggemar dan ada banyak tutorial yang bisa ditemukan jika Anda ingin menggunakan platform ini.

Saat ini, siapa pun dapat membangun situs web untuk bisnis bloggingnya atau tujuan lainnya dalam hitungan menit karena adanya dukungan CMS (Content Management System) memberikan kemudahan bagi pemula sekalipun. Sedangkan untuk menginstall WordPress secara lokal adalah ide bagus jika Anda menginginkan situs pengembangan yang dapat digunakan untuk pengujian atau tujuan lain.

Sebuah situs di lingkungan localhost pada dasarnya adalah untuk tujuan pribadi, bukan untuk pengguna atau audiens. Satu-satunya orang yang dapat melihat situs ini adalah Anda karena pada dasarnya pengembang menggunakan situs ini untuk memeriksa pekerjaan mereka untuk memastikan kualitas dan masalah di dalamnya. Tetapi sebagai pengguna, Anda juga harus membuat dan menggunakan satu atau lebih situs localhost sebelum melakukan pembaruan atau menambahkan fitur baru.

 

Memahami Kegunaan Localhost

Memahami Kegunaan Localhost dan Cara Mengintegrasikannya Ke WordPress
 

Secara sederhana ketika Anda memanggil alamat IP di komputer Anda, Anda mencoba menghubungi komputer lain di internet tetapi ketika Anda memanggil alamat IP 127.0.0.1 maka Anda sedang berkomunikasi dengan localhost. Localhost selalu komputer Anda sendiri. Komputer Anda melakukan pendataan sendiri ketika Anda memanggil localhost meski komputer Anda tidak selalu secara langsung mengidentifikasi localhost. Dalam jaringan pribadi Anda, localhost memiliki alamat IP umum terpisah seperti 192.168.0.1 yang berbeda dengan yang Anda gunakan di internet.

Ini biasanya ditetapkan secara dinamis oleh Internet Service Provider (ISP) karena localhost dapat dilihat sebagai server yang digunakan di komputer Anda sendiri. Umumnya istilah ini digunakan dalam konteks jaringan yang mana localhost bukan hanya nama untuk server virtual tetapi juga nama domainnya. Sama seperti .example, .test, atau .invalid, localhost adalah domain tingkat atas yang disediakan untuk tujuan dokumentasi dan pengujian, saat mengakses domain, loopback dipicu. Jika Anda mengakses “http: // localhost” di browser, permintaan tidak akan diteruskan ke internet melalui router. Ini malah akan tetap berada di sistem Anda sendiri mengingat localhost memiliki alamat IP 127.0.0.1 yang mana ini merujuk kembali ke server Anda sendiri.

Sedangkan kegunaan localhost adalah dalam membantu pengguna untuk :

  • Melakukan pengujian

    Penggunaan utama Localhost di server web adalah untuk memprogram aplikasi yang perlu berkomunikasi melalui internet. Selama pengembangan, penting untuk mengetahui apakah aplikasi benar-benar berfungsi seperti yang diharapkan setelah memiliki akses internet. Fungsi localhosts lainnya hanya mungkin jika file yang diperlukan dapat ditemukan di internet, misalnya, ada perbedaan antara membuka dokumen HTML di PC atau memuatnya ke server dan mengaksesnya.
    Mengeluarkan produk yang belum selesai tanpa mengujinya tidak masuk akal, jadi pengembang menggunakan loopback untuk mengujinya. Mereka dapat merangsang koneksi sambil juga menghindari jalan memutar jaringan yakni koneksi tetap sepenuhnya berada di dalam sistem mereka sendiri.

  • Pemblokiran situs

    Localhost juga dapat digunakan untuk memblokir situs web yang tidak ingin Anda akses atau beresiko berbahaya. Loopback berguna untuk mencegah browser Anda memasuki situs berbahaya, seperti situs yang mengandung virus. Anda perlu mengetahui apa itu file host dan perannya dalam konteks ini. Semua domain memiliki alamat IP, Anda dapat memasuki situs web karena DNS atau Domain System Name mencari alamat IP yang sesuai di mana situs tersebut terdaftar.
    Komputer Anda membantu meningkatkan proses ini dengan menyimpan file host untuk setiap situs yang Anda kunjungi. File ini berisi alamat IP dan nama domain situs web. Anda dapat mengubah alamat IP menjadi 127.0.0.1 dan situs yang menghosting file yang Anda modifikasi akan mengarahkan Anda ke localhost sebagai gantinya.

  • Tes kecepatan

    Sebagai administrator jaringan, Anda harus memastikan bahwa semua peralatan dan TCP/IP dalam kondisi prima. Anda dapat melakukan ini dengan tes koneksi dan dengan mengirimkan permintaan ping ke localhost. Misalnya ketika Anda dapat dengan mudah membuka command prompt atau terminal dan memasukkan ping localhost atau ping 127.0.0.1. Pengujian localhost akan menunjukkan seberapa baik kinerja semuanya, mulai dari jumlah paket data yang diterima, dikirim, atau hilang, hingga berapa lama waktu pengiriman data. Jika ada masalah, Anda dapat segera memperbaiki apa pun yang terjadi.

 

Baca Juga  :     Cara Cepat dan Mudah Install WordPress di cPanel

 

Cara Mengintegrasikan Localhost ke WordPress

Memahami Kegunaan Localhost dan Cara Mengintegrasikannya Ke WordPress
 

Instalasi WordPress di localhost cukup mudah dan cara yang perlu Anda ikuti cukup mudah untuk diikuti pemula meski memang Anda tidak dapat menginstal WordPress di komputer lokal Anda secara langsung. Anda harus membuat lingkungan kemudian menginstal WordPress di localhost. Tiga langkah dasar yang bisa harus Anda lakukan terlebih dulu adalah :

  • Ciptakan lingkungan
  • Unduh WordPress dari situs web resminya
  • Instal WordPress di localhost

 

Baca Juga   :     Tutorial Cara Clear Cache DNS dengan Cara Flush DNS

 

Tugas- tugas utama ini dapat diselesaikan melalui beberapa langkah mudah. Ikuti langkah-langkah berikut tanpa melewatkan salah satu dari mereka untuk menginstal WordPress di komputer Anda dengan sukses :

  • Unduh perangkat lunak server kokal

    Anda membutuhkan perangkat lunak server lokal untuk membuat lingkungan localhost dan menginstal WordPress di localhost dan menggunakan MAMP adalah cara yang mudah. MAMP sendiri adalah paket tumpukan solusi server web lintas platform. Karena WordPress ditulis dalam bahasa PHP, maka membutuhkan platform untuk dijalankan. MAMP adalah cara untuk melakukan ini. Anda dapat menggunakan lingkungan pengembangan pilihan Anda sesuai dengan OS Anda, tetapi MAMP bekerja pada sistem operasi Mac dan Windows mengingat MAMP jauh lebih ramah pengguna daripada lingkungan server lokal lainnya. Tetapi jika Anda menggunakan Linux di Anda memerlukan XAMPP.

  • Instal server MAMP

    Kemudian install dan siapkan file MAMP dan MAMP Pro yang diunduh untuk menjalankan penginstal yang mana keduanya datang dalam satu paket secara default. Klik “Lanjutkan” pada beberapa popup berikutnya hingga opsi “Instal” muncul.

  • Jalankan MAMP di komputer Anda

    Setelah Anda berhasil menginstal MAMP, jalankan MAMP di komputer Anda dan klik “Start Servers”.

  • Buat basis data

    Situs WordPress Anda membutuhkan database untuk menyimpan datanya. Buka localhost/phpmyadmin di browser Anda. Klik “Baru” dan beri nama lalu klik “Buat” untuk menyelesaikan prosesnya.

  • Unduh WordPress

    Untuk menginstal WordPress di localhost Anda perlu mengunduh WordPress dari situs resminya.

  • Letakkan WordPress di htdocs MAMP

    Sekarang buka direktori MAMP di drive sistem komputer Anda. Buka folder “htdocs” dan rekatkan folder WordPress yang belum dibongkar di sana.

  • Instal WordPress di localhost

    Ketik localhost/wordpress di bilah alamat browser Anda dan tekan enter. Sekarang lakukan beberapa tindakan lagi untuk menyelesaikan instalasi WordPress di localhost. Pilih bahasa dan klik “Lanjutkan”. Lalu mulailah menginstall.

 

Baca Juga   :   Cara Memindahkan File Localhost ke Hosting / Server VPS

 

Kesimpulan dan Penutup

Bagi mereka yang terlibat dalam pengembangan situs seperti di WordPress, Anda pasti akan memahami kegunaan untuk dapat mensimulasikan pengoperasian situs Anda tanpa harus online setiap saat. Alasan utama menggunakan localhost sebenarnya adalah untuk menciptakan lingkungan lokal untuk mengembangkan dan secara bertahap memverifikasi pengoperasian situs atau aplikasi web apa pun.

Anda juga dapat menggunakan server lokal untuk mentransfer situs WordPress, semisal jika Anda menunggu untuk beralih hosting atau ingin membuat beberapa perubahan ke situs Anda sebelum memindahkan file secara manual.Keuntungan mengembangkan situs web secara lokal sebelum menjadikannya final untuk semua maksud dan tujuan adalah dapat memverifikasi semuanya sebelum membuat portal dapat diakses oleh pengguna. Menciptakan lingkungan di mana Anda dapat mengembangkan secara langsung secara lokal dan tanpa perlu menggunakan server jarak jauh memungkinkan Anda bekerja lebih cepat dan efisien.

Related Post :