Mengelola Bisnis Online dengan Google Adwords

Business, Marketing / 0 | | 0

IDCHoster yang memiliki UKM dan sekarang sudah memulai dengan bisnis online-nya. Apakah tema-teman merasa terhambat dengan pemasaran yang memerlukan dana berlebih? Atau teman-teman butuh untuk pemasaran iklan online, tetapi tidak tahu bagaimana caranya? Pemasaran diakatakan penting apabila kita ingin menjual produk kita, karena dibutuhkan yang namanya pengenalan produk kepada konsumen. Pada kesempatan kali ini kita akan memperkenalkan sistem pemasaran secara online yang disediakan oleh Google, yaitu Google Adwords. Google Adwords menerapkan sistem pengiklanan PPC (Pay Per Click).

Sistem pengiklanan PPC yang di terapkan Google Adwords ini contohnya yaitu setiap pengunjung yang mengklik iklan kita, kita harus membayar biaya iklan sesuai budget yang telah kita setting sebelumnya. Menurut informasi batas maksimal per klik adalah Rp 10.000,-. Artinya dengan menggunakan biaya maksimal, semakin besar kesempatan iklan teman-teman untuk ditayangkan di halaman search engine Google.

Cara untuk mengoptimalisasi pemakaian Google Adwords adalah mempersempit target sesempit mungkin. Dengan iklan yang tertarget dan hanya user potensial yang akan melihat iklan teman-teman, kemungkinan terjadi deal semakin besar. Ini karena bukan Cuma kita yang ingin mendapatkan posisi potensial dalam Google Adwords. Nah, bagaimana mengelola bisnis online dengan Google Adwords?

Berikut adalah beberapa cara mengelola bisnis online dengan Google Adwords:

  1. Google Search. Bisnis dengan anggaran kecil harus beriklan hanya di Google Search. Ini memungkinkan hanya muncul di halaman Google, sering disebut dengan search engine marketing. Google search ini tidak seperti display advertising, jika dibandingkan lebih efisien menggunakan display advertising yang biasanya muncul di Google Adsense. Tetapi jika teman-teman mempunyai anggaran yang lebih besar, teman-teman dapat menggunakan display advertising.
  2. Pemilihan keyword yang tepat. Pilih kata kunci yang tepat untuk brand yang kita advertising, seperti nama perusahaan, brand yaitu nama produk atau jasa yang ditawarkan. Kata kunci dengan brand sangat cenderung harga kliknya murah dengan peluang klik (CTR) tinggi. Kemudian pilih keyword long tail, atau panjang dan spesifik, dari pada keyword yang terlalu umum. Pilih sesuaikan dengan bisnis dan target custmer teman-teman.
  3. Target lokasi. Dalam pengaturan kampanye, hal yang utama yaitu pilih negara dan bahasa Indonesia jika bisnis yang teman-teman target adalah local. Di Indonesia, sayangnya target untuk lokasi sempit, misalnya kota, zip code, belum support. Cara mengkalinya yaitu dengan menambahkan nama kota di pemilihan keyword. Kita juga bisa menargetkan berdasarkan radius dari tempat posisi bisnis.
  4. Membagi waktu. Teman-teman dapat menentukan waktu untuk iklan bisa tayang kapan saja, misalnya pada jam bisnis dan hari kerja saja, atau hanya pada jam jam sibuk pengguna internet. Sehingga teman-teman dapat mentarget tepat sasaran dan dapat mendapatkan pelanggan tetap.
  5. Target perangkat. Perangkat elektronik yang dapat memunculkan iklan kita ada seperti laptop/PC/tablet dan Handphone. Laptop dan tablet dianggap sama menurut Google karena berdasarakan penelitian pelaku usernya sama.

Mungkin teman-teman masih banyak yang ingin bertanya berapa anggaran yang teman-teman butuhkan untuk bisa beriklan di Google Adwords. Agar marketing online teman-teman dapat berjalan optimal minimal anggaran yang teman-teman dapat siapkan yaitu minimal Rp 50.000 per hari. Aturlah sebaik mungkin dengan anggaran minimal tersebut. Jika ada pengaruh baik untuk bisnis teman-teman, pelan-pelan dapat di naikkan.

Related Post :