Mengenal Apa Itu Big Data dan Karakteristik Umumnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Revolusi digital mengubah wajah perekonomian, masyarakat, dan manusia secara individu. Dengan meningkatnya kehadiran online di situs- situs web, aplikasi dan platform sosial media membuat ada banyak data dan informasi yang masuk dan bertukar silih berganti setiap detiknya. Bahkan jika merujuk pada Gartner, ada hampir 6.500 juta perangkat pada tahun 2016 dan angka ini akan meningkat menjadi 20.000 juta pada tahun 2025.

Data ini tentu akan semakin membesar dengan adanya Internet of Things karena hampir semua perangkat juga telah terhubung. Big Data adalah lautan informasi yang dimasuki setiap hari dimana sejumlah besar data mengalir dari komputer, perangkat seluler, dan sensor mesin para penggunanya. Semua data dikumpulkan juga sering digunakan dalam membuat keputusan, meningkatkan proses dan kebijakan, serta menciptakan produk, layanan, dan pengalaman yang berpusat pada pelanggan.

Dari kumpulan data yang kompleks dengan volume besar menjadi big data dimana semua data yang ada bisa datang dari mana saja selama itu dalam bentuk digital. Satelit cuaca, perangkat Internet of Things (IoT), kamera lalu lintas, tren media sosial hanyalah beberapa dari sumber data yang ditambang dan dianalisis untuk membuat bisnis lebih tangguh dan kompetitif. Mari mengenal apa itu big data lebih lanjut lagi dibawah ini.

 

Mengenal Apa Itu Big Data dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu Big Data dan Karakteristik Umumnya
 

Big data mengacu pada jumlah data yang sangat banyak dan terus bertambah yang dimiliki oleh sebuah pemerintahan/perusahaan/organisasi/instansi/bisnis yang tidak dapat dianalisis menggunakan metode tradisional. Dimana bg data yang mencakup tipe data terstruktur dan tidak terstruktur, sering kali menjadi bahan mentah bagi pemiliknya untuk menjalankan analisis dan mengekstrak wawasan yang dapat membantu mereka menyusun strategi bisnis yang lebih baik. Ini membuat big data menjadi salah satu aset terpenting bagi bisnis contohnya, karena mereka membutuhkan kumpulan data untuk menyusun strategi.

Adapun data besar dapat terdiri dari data terstruktur tradisional, data tidak terstruktur, atau data semi terstruktur. Contoh big data yang tidak terstruktur dan terus berkembang adalah data yang dibuat pengguna di media sosial. Pemrosesan data semacam itu memerlukan pendekatan yang berbeda dari pada data terstruktur yang digabungkan dengan alat dan teknik khusus.

Bisa dikatakan juga kalau big data muncul dari adanya ledakan informasi besar- besaran saat ini. Semua bidang bisnis dan kehidupan sehari-hari berkontribusi pada tumpukan data besar yang berkembang baik itu dari ritel, belanja online, perjalanan dan pariwisata, keuangan, media sosial hingga teknologi, setiap aspek kehidupan manusia dan semua kegiatan dan langkah yang mereka ambil bisa menjadi kumpulan data yang berharga.

 

Baca Juga  :   Pengertian Data : Definisi, Fungsi, dan Jenis-jenis Data

 

Karakteristik Umum Big Data

Mengenal Apa Itu Big Data dan Karakteristik Umumnya
 

Definisi lain untuk data besar adalah peningkatan eksponensial dan ketersediaan data di dunia saat ini. Semua sumber data era modern berasal dari smartphone, postingan media sosial, sensor, perangkat dan lain- lain. Berbeda dengan pendataan konvensional dimana informasi ditulis diatas kertas dan disimpan dalam buku- buku, data saat ini sangat cepat berputar dan dapat disimpan dengan lebih aman. Maka dengan memanfaatkan kekuatan big data, contohnya departemen kepolisian dapat memprediksi kejahatan dan menghentikannya sebelum dimulai.

Bisnis dapat memperkirakan inventaris dengan lebih baik untuk mengoptimalkan efisiensi rantai pasokan perniagaan mereka. Kemungkinan big data tidak terbatas, namun untuk bisa melakukan ini, maka harus ada yang di ekstrak dan kesimpulannya. Oleh karena itu, siapa yang mempunyai perangkat pendukung dalam pengolahan data saat ini bisa memanfaatkan semua informasi itu untuk kepentingan banyak hal atau bahkan menjualnya. Berikut beberapa karakteristik utama dalam yang membentuk  sebuah big data.

 

Baca Juga  :   Apa itu Analisis Data : Pengertian, Jenis-jenis, Fungsi, dan Contohnya

 

  • Volume

    Meskipun volume bukanlah satu-satunya komponen yang membuat big data menjadi besar, ini tentu saja merupakan fitur utamanya. Untuk mengelola dan memanfaatkan big data sepenuhnya, diperlukan algoritma tingkat lanjut dan analitik berbasis AI. Tetapi sebelumnya perlu ada sarana yang aman dan andal untuk menyimpan, mengatur, dan mengambil banyak terabyte data yang disimpan oleh perusahaan besar.

  • Velocity

    Pertumbuhan data yang signifikan telah mengubah cara manusia melihat pentingnya data dan penyimpanannya. Data bisa saja menjadi sensitif dan berguna, dalam hal ini adalah bagaimana sebuah bisnis bisa memanfaatkan dan mengolah data menjadi hal yang menguntungkan bagi mereka. Faktor big data yang mencakup velocity pada dasarnya mengukur seberapa cepat data masuk. Beberapa data akan masuk secara real-time, sedangkan yang lain akan datang sesuai dan mulai, dikirim dalam batch. Dikarenakan tidak semua platform akan mengalami data yang masuk dengan kecepatan yang sama, penting untuk tidak menggeneralisasi, mengabaikan, atau melompat ke kesimpulan tanpa memiliki semua fakta dan angka.

  • Variety

    Keragaman atau variety mengacu pada spektrum sumber dari mana perusahaan dapat memperoleh data besar dan banyak format yang dapat muncul. Ini termasuk penambangan data dari tempat-tempat seperti smartphone, perangkat internal, obrolan media sosial, saham, dan data dari transaksi keuangan. Sumber data harus sangat relevan dengan sifat bisnis yang datanya dikumpulkan. Berbagai data juga dapat diperluas untuk membantu organisasi memahami profil dan persona pelanggan. Misalnya, sebuah perusahaan akan merasa terbantu untuk mengetahui tidak hanya berapa banyak orang yang membuka buletin mereka, tetapi juga mengapa mereka membukanya dan membedakan karakteristik audiens yang sesuai dengan target mereka.

  • Veracity

    Sementara teknologi database modern memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan dan memahami jumlah dan jenis big data yang beragam, tetapi semua data hanya akan berharga jika data itu akurat, relevan, dan tepat waktu. Untuk database tradisional yang hanya diisi dengan data terstruktur, kesalahan sintaksis dan kesalahan ketik adalah kesalahan biasa dalam hal akurasi data. Dengan data yang tidak terstruktur, ada serangkaian tantangan kejujuran yang sama sekali baru. Bias manusia, kebisingan sosial, dan masalah sumber data semuanya dapat berdampak pada kualitas data yang murni.

  • Value

    Seringnya, hasil yang berasal dari analisis big data seringkali menarik dan tidak terduga. Tetapi untuk keperluan pendataan bisnis, analitik big data harus mampu memberikan wawasan yang dapat membantu bisnis menjadi lebih kompetitif dan tangguh serta melayani pelanggan mereka dengan lebih baik. Teknologi big data modern telah membuka kapasitas untuk mengumpulkan dan mengambil data yang dapat memberikan manfaat yang terukur baik untuk bottom line maupun ketahanan operasional.

  • Visualization

    Sejatinya hasil analisis data harus dapat dimengerti oleh pemangku kepentingan non teknis dan pengambil keputusan. Visualisasi adalah pembuatan grafik kompleks yang menceritakan kisah ilmuwan data, mengubah data menjadi informasi, informasi menjadi wawasan, wawasan menjadi pengetahuan, dan pengetahuan menjadi keuntungan yang bisa dimanfaatkan.

 

Baca Juga  :    Database : Definisi/Pengertian dan Tipe/Jenisnya

 

Kesimpulan dan Penutup

Setiap hari, masyarakat modern menghasilkan banyak data setiap detiknya. Setiap kali Anda membuka email Anda, menggunakan aplikasi seluler Anda, menandai teman di media sosial, masuk ke toko dan melakukan pembelian online, berbicara dengan customer service online, semua ini akan dicatat. Teknologi yang maju telah mampu mengumpulkan semua kegiatan tersebut dan mengolahnya menjadi data yang berharga.

Mengingat data akan terus masuk setiap saat tanpa berhenti, maka volumenya akan membesar dan menjadi big data. Big data sendiri merupakan volume data dan kumpulan data yang sangat besar yang datang dalam berbagai bentuk dan dari berbagai sumber. Banyak pihak yang telah memahami beratap pentingnya mengumpulkan data sebanyak- banyaknya dan mengolahnya. Berkat teknologi yang berkembang pesat, pengumpul data dapat menggunakan analitik data besar untuk menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti dan digunakan untuk kepentingan tertentu.
 

 

Related Post :