Mengenal Apa itu Investasi : Tujuan, Manfaat, dan Jenis-Jenis Investasi

Business, Content Marketing / 1 | | 0

Investasi kini bukan istilah yang asing lagi didengar di telinga kita. Pengertian investasi terkait dengan ekonomi dan juga keuangan. Lebih jelasnya, investasi merupakan aktivitas yang menempatkan dana dalam satu periode. Harapannya, penggunaan dana itu dapat menghasilkan sebuah keuntungan dan juga peningkatan dalam nilai investasi.

Selain itu, investasi juga berhubungan dengan bentuk aktiva yang diharapkan dapat meraih keuntungan di masa yang akan datang.

Orang yang melakukan kegiatan investasi ini biasa disebut investor. Terkadang, investasi juga disebut penanaman modal pada suatu perusahaan. Tentunya istilah kata yang satu ini sangat sering ditemukan dalam dunia bisnis.

Pertambahan pendapatan bisa mendorong investasi menjadi lebih besar, dan dengan begitu bunga yang tinggi bakal menurunkan minatnya untuk berinvestasi karena hal itu akan menjadi lebih mahal daripada meminjam uang.

 

Apa tujuan dari investasi?

 

Berdasarkan pengertian investasi yang sudah diulas pada paragraf diatas, kegiatan untuk menanam modal ini mempunyai beberapa tujuan, manfaat, bentuk dan jenis yang perlu Anda ketahui. Nah, pertama akan kita bahas dulu tentang apa saja tujuan utama dari adanya investasi. Berikut diantaranya:

 

  1. Membesarkan Suatu Usaha

    Pengertian investasi identik dengan keuntungan dalam rupa uang. Akan tetapi jangan salah, dengan melakukan investasi memiliki kegunaan yang lain. Contohnya adalah untuk memperbesar suatu usaha yang sudah berjalan, keperluan di bidang sosial, dan sebagainya.

  2. Mendapat Pemasukan Tetap

    Apabila Anda menanam modal misalnya di sebuah perusahaan, Anda otomatis memiliki hak untuk mendapat beberapa persen dari keuntungan perusahaan tersebut. Dengan begitu, Anda akan selalu menerima keuntungan dari modal yang Anda tanamkan pada perusahaan itu.

  3. Berkurangnya Saingan

    Dengan Anda memulai berinvestasi, Anda sudah dapat mengurangi jumlah saingan atau kompetitor perusahaan lain yang memiliki bidang sama.

  4. Jaminan Dalam Berbisnis

    Jika Anda menanamkan modal kepada supplier, ada jaminan bahwa bisnis Anda nantinya tak akan mengalami kekurangan bahan-bahan baku di kemudian hari dan dapat terus mempunyai pasar guna menjual produk. Dengan begitu Anda tidak akan mengalami kerugian.

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Return On Investment (ROI) Dan Cara Menghitung ROI

 

Apa saja manfaat dari investasi?

 

Berdasarkan dengan tujuan-tujuan dari investasi barusan, tidak heran kalau saat ini sudah banyak sekali pengusaha yang berlomba-lomba melakukannya. Tentu saja, tujuannya tak lain dan tak bukan adalah mendapat keuntungan sebesar-besarnya dan juga memperluas usaha mereka.

Menjadi salah satu bentuk penanaman modal, investasi dalam dunia bisnis memiliki beberapa manfaat bagi para pelakunya. Berikut adalah beberapa diantaranya.

 

  1. Aset Yang Meningkat

    Berdasarkan pengertian investasi, dikatakan bahwa tindakan menanam modal ini dapat memberi keuntungan di masa depan. Contohnya adalah jika Anda membeli tanah saat ini untuk investasi, lalu Anda menjualnya di masa yang akan datang dengan nilai berkali-kali lebih tinggi dibanding harga ketika membeli. Ini karena harga tanah yang akan terus naik.

  2. Memenuhi Berbagai Kebutuhan

    Banyaknya kegiatan investasi yang dilakukan pada saat ini umunya bertujuan untuk pendukung segala kebutuhan masa depan. Contohnya adalah dengan menginvestasi emas. Menginvestasi emas tujuannya tentu agar dapat dijual kembali beberapa tahun kemudian dan dapat keuntungannya bisa digunakan untuk kebutuhan.

  3. Menjadi Lebih Hemat

    Ketika seseorang melakukan kegiatan investasi atau menanam modal, uang yang dimiliki akan digunakan untuk hal yang lebih mendesak atau penting. Dengan begitu, orang yang melakukan kegiatan investasi cenderung lebih hemat dibandingkan mereka yang tidak berinvestasi.

  4. Tidak Terikat Hutang

    Apabila seseorang memiliki gaya hidup sederhana dan selalu hemat, sudah jelas orang tersebut tidak akan berurusan dengan masalah hutang piutang yang merugikan. Dampak positif dari tidak adanya hutang akan membuat perekonomian seseorang lebih baik.

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Saham, Manfaat, Jenis dan Resikonya

 

Macam-Macam Bentuk-Bentuk Investasi

 

Setelah memahami apa saja manfaat dari investasi, Selanjutnya adalah bentuk investasi. Biasanya untuk bentuk invetasi bisa dibedakan menjadi dua bagian, yakni :

 

  1. Investasi Aktiva Riil

    Investasi aktiva riil merupakan sebuah investasi yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang bentuknya kasat mata, atau bisa dilihat wujud fisiknya. Contohnya seperti berinvestasi emas, logam mulia, tanah, properti dan sebagainya.

  2. Investasi Aktiva Finansial

    Berikutnya adalah investasi aktiva finansial, atau investasi yang dilakukan dan bentuknya merupakan surat atau dokumen berharga. Contohnya adalah depostio, saham dan lain lain.

 

Jenis-Jenis Investasi

 

Selain memiliki tujuan,manfaat dan bentuk, investasi juga dapat dibedakan dalam berdasarkan berbagai kategori. Yaitu investasi berdasarkan aset, pengaruh, sumber pembiayaan dan juga bentuknya. Berikut adalah penjelasannya:

 

  1. Investasi Berdasarkan Aset

    Pengertian investasi yang berdasarkan aset adalah investasi yang digolongkan dari kekayaan atau modal yang dimiliki oleh seseorang. Investasi berdasarkan aset juga terbagi kembali menjadi dua jenis. Pertama yakni real asset. Real Asset adalah investasi dengan wujud bangunan, kendaraan, gedung dan sebagainya. Kedua adalah financial asset yang mana wujudnya berupa dokumen.

  2. Investasi Berdasarkan Pengaruh

    Untuk pengertian dari investasi berdasarkan pengaruh adalah investasi yang berlandaskan beberapa faktor yang berpengaruh ataupun tidak daripada sebuah kegiatan berinvestasi. Sama seperti jenis investasi sebelumnya, investasi berdasar pengaruh juga dibagi menjadi dua jenis.

  3. Investasi Autonomus

    Investasi jenis ini merupakan investasi yang tidak terpengaruh oleh tingkat pendapatan seseorang, dengan kata lain bersifat spekulatif. Misalnya, membeli surat atau dokumen berharga.

  4. Investasi Induced

    Berbeda dengan investasi autonomus, jumlah permintaan barang maupun jasa dan tingkat pendapatan berpengaruh ketika ingin melakukan investasi ini. Contoh dari investasi induced adalah penghasilan transitori, penghasilan yang didapatkan diluar bekerja, misalnya bunga.

  5. Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaan

    Jenis investasi ketiga ini merupakan investasi yang berdasar pada asal-usul dari hasil investasi. Investasi ini pun terbagi menjadi dua macam, yaitu investasi yang sumbernya adalah dari modal asing dan investasi dengan sumber modal dari dalam negeri.

  6. Investasi Berdasarkan Bentuk

    Untuk pengertian investasi berdasarkan bentuk adalah investasi yang berdasar dengan cara seseorang untuk menanam investasi. Sama seperti yang lain, investasi ini juga terbagi menjadi dua jenis. Pertama Investasi Portofolio yang mana investasi ini dilakukan lewat pasar modal dan instrumennya adalah surat berharga. Misalnya obligasi dan saham.

 

Kesimpulan dan Penutup

Investasi merupakan sebuah merupakan aktivitas yang menempatkan dana dalam satu periode. Harapannya, penggunaan dana itu dapat menghasilkan sebuah keuntungan dan juga peningkatan dalam nilai investasi. Nah, mengapa investasi ini sangat penting apalagi bagi kaum milenial?

Karena investasi merupakan aset jangka panjang. Sehingga dimasa tua nanti anda tidak perlu khawatir pendapatan dan usaha apa yang perlu anda kembangkan. Ibaratnya investasi merupakan jaminan dimasa tua. Bentuknya investasi juga bermacam – macam ada investasi aset, investasi pengaruh, investasi autonomus.

Demikianlah penjelasan-penjelasan terkait pengertian investasi, manfaat, tujuan dan jenis-jenisnya. Namun perlu diingat, ketika Anda sudah memutuskan untuk melakukan investasi, maka investor harus hati-hati, lakukanlah juga analisa dan pertimbangan sematang mungkin.

Disertai pemahaman dan pengetahuan yang cukup, investor akan sangat terbantu ketika harus mempertimbangkan alternatif berinvestasi. Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi para investor maupun para pelaku investasi yang berinvestasi saham untuk mempunyai pemahaman tentang pasar modal mengenai proses investasi pada sekuritas dan karakterisitik saham.

Related Post :