Mengenal Hosting lebih dekat

Development & Security, Domain & Hosting / 2 | | 0

Hosting merupakan tempat penyimpanan dokumen atau file-file web yang bisa diakses 24 jam nonstop. Jadi sebenarnya hosting adalah space yang kita gunakan untuk menyimpan file-file website. Hosting merupakan harddisk seperti pada computer bisaa, hanya yang membedakan computer tersebut dipersiapkan sebagai hosting dan terkoneksi dengan internet dan hidup 24 jam tanpa mati, karena jika server mati maka halaman kita tidak akan bisa diakses.


Berikut ini hal – hal yang harus diperhatikan dalam memilih hosting :
– Kapasitas / Space
Kapasitas merupakan besarnya space harddisk yang akan kita sewa guna menyimpan file-file yang kita butuhkan. Bisaanya terdiri dari 10MB,50MB,200MB,dll. Setiap hosting mempunyai aturan yang berbeda-beda mengenai besarnya kapasitas yang disewakan, semakin besar space yang digunakan semakin mahal kita harus bayar sewanya.

– Teknologi yang digunakan
Teknologi server hosting yang digunakan. Server yang digunakan Linux atau Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP. Versi PHP juga perlu diperhatikan terutama jika anda menggunakan CMS karena ada beberapa CMS yang membutuhkan versi PHP yang lebih tinggi.

– Support yang diberikan
Support merupakan hal yang tak kalah pentingnya, karena jika anda mengalami kesulitan ke support inilah anda nanti akan bertanya. Cari dukungan support yang siap online membantu anda dalam 24 jam. Sehingga ketika anda mengalami kesulitan anda bisa langsung tanyakan dan segera bisa mendapatkan jawaban tidak menunggu berlarut-larut.

– Database yang digunakan
Database merupakan hal penting terutama jika website anda adalah website dinamis. Cek juga jenis database eyang disediakan MySQl, PostGree SQl, Microsoft Access, dll. Cek juga ketersediaan Database yang bisa digunakan 1,2 atau tak terhingga.
– Backup dan Restore
Tanyakan juga untuk backup nya apakah secara otomatis atau harus kita lakukan secara manual. Karena bisaanya perusahaan hosting tidak mau tahu ketika website kita terkena virus dan harus dibersihkan sementara backup otomatis tidak berjalan. Jika begitu kita bisa kehilangan data-data penting kita.

Tipe-Tipe hosting :

– Free Hosting
Hosting ini merupakan hosting yang disediakan secara gratis dan bisa digunakan oleh siapa saja. Proses registrasi dibutuhkan konfirmasi melalui email sehingga membutuhkan email aktif dan bisa dibuka untuk menggunakan hosting ini.

– Virtual (shared) Hosting
Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda) dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah.

– Virtual Private Hosting
Menyewa server khusus untuk pribadi anda sendiri jadi seolah-olah anda mempunyai komputer server sendiri sama seperti Virtual Shared Hosting bedanya karena ini server anda sendiri untuk kapasitas harddisknya tidak terbatas dan bandwith yang anda gunakan juga tidak terbatas. Tidak memerlukan tenaga ahli khusus untuk merawatnya.
– Dedicated Hosting
Dedicated Hosting mempunyai harga yang mahal. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya

– Collocated Hosting
Collocated Hosting sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

Order : Hosting SSD Murah

 

Related Post :

popup image