Mengenal Virus Corona (Covid-19) : Asal, Gejala dan Mengatasi Virus Corona

News & Release, Serba Serbi / 1 | | 0

Virus merupakan sebuah organisme mikroskopik (super kecil) yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan cenderung bersifat parasit. Hampir semua ekosistem di dunia mengandung virus dan dianggap sebagai organisme yang paling banyak di planet bumi. Lalu virus ini apakah berbahaya bagi kesehatan manusia?

Beberapa tahun sebelumnya ada beberapa jenis virus yang menjadi wabah diselurh dunia, misalnya Sars, yang terjadi pada tahun tahun 2002 dan baru teridentifikasi di awal tahun 2003. Penyakit ini kemudian menyebar dengan cepat ke berbagai negara.

Kini, virus sejenis flu yan bernama corona virus (COVID-19 ). Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Virus ini cepat menyebar dengan memalui kontak fisik, maupun melalui benda. Seluruh dunia kini berlomba untuk menemukan vaksin virus mematikan ini. Yuk, simak artikelnya berikut ini.

 

Asal Mula Virus Corona (Covid-19)

 

Hasil penelitian profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research, berdasarkan analisis data sekuens genom publik dari Covid-19 dan virus terkait, tidak menemukan bukti bahwa virus itu dibuat di laboratorium atau direkayasa seperti yang dirumorkan bahwa virus ini merupakan hasil rekayasa genetika.

Virus corona atau Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir 2019 lalu. Penyebaran virus yang belum ditemukan penawarnya itu hingga kini tak terkendali. Sudah 200 lebih negara di dunia melaporkan adanya kasus terpapar virus corona.

Para ilmuwan menemukan bahwa bagian RBD dari protein lonjakan (SARS-CoV2)telah berevolusi sehingga bisa efektif menargetkan fitur molekuler di bagian luar sel manusia yang disebut ACE2, reseptor yang terlibat dalam pengaturan tekanan darah.

Protein lonjakan (SARS-CoV-2)  nyatanya sangat efektif untuk mengikat sel-sel manusia. Dari situ, para ilmuwan menyimpulkan, itu adalah hasil seleksi alam dan bukan produk rekayasa genetika. Bukti evolusi alami ini didukung oleh data tulang punggung (backbone) (SARS-CoV-2), yakni struktur molekul keseluruhannya.

Namun, para peneliti menduga kelelawar sebagai reservoir yang paling mungkin untuk (SARS-CoV-2). Namun, sejauh ini belum tercatat ada kasus transmisi langsung dari kelelawar ke manusia.

 

Gejala – Gejala Virus Corona

 

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

 

 

Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona. Yuk, kenali gejala virus corona berikut ini :

  • Hari 1- 3

    Pasien mulai demam, kelelahan, nyeri otot, batuk kering dan kemungkinan kecil potensi terjadi diare serta mual, yang sudah terjadi satu dua hari sebelumnya. Gejalanya mirip dengan masuk angin. tidak lelah, makan dan minum secara normal.

  • Hari ke 4

    Pasien mulai merasa Sakit tenggorokan sedikit, mabuk badan, Mulai Suara Serak, Suhu tubuh berkisar 36,5 anoreksia , Sakit kepala ringan dan Diare ringan.

  • Hari ke-5

    Pasien mulai alami kesulitan pernapasan, terutama buat mereka yang memiliki riwayat kondisi kesehatan yang memburuk sebelumnya.

  • Hari ke-6

    Pasien akan mengalami Mulai demam ringan 36 derajat, Sesekali sulit bernafas , Jari sakit yang teduh, Sesekali sulit bernafas, Diare , bisa muntah, Kelelahan, mual.

  • Hari ke-7 dan ke-8

    Pasien sebaiknya di rujuk ke rumah sakit, Gejalanya seperti Demam lebih tinggi dari 37,4 – 37,8. Batuk lebih banyak, dahak lebih banyak, Nyeri dan nyeri tubuh, kepala terasa seperti batu, Frekuensi nafas pendek tetap sama, Lebih banyak diare, Muntah.

  • Hari ke-10

    Gejala akan semakin parah dan tidak ada progres penyembuhan, pasien akan masuk ke ruang ICU sebab akan alami turunnya nafsu makan dan sakit di bagian abdominal. Tingkat kasus bukan lagi ringan, namun berat dengan rerata tingkat kematian sampai saat ini di kisaran 2%.

  • Hari ke-17

    Secara umum, pasien akan mulai menunjukkan tanda penyembuhan setelah 2,5 pekan mendapat perawatan intensif. Dalam fase ini setidaknya peluang untuk sehat bisa dilihat dan jika lebih yakin dibutuhkan untuk test kembali bagi yang sebelumnya positif untuk dinyatakan apakah sembuh atau masih positif.

Baca Juga : Mengenal Perbedaan ODP, PDP, dan Suspek pada Virus Corona Covid-19 di Indonesia

 

Penyebab Virus Corona (Covid-19)

 

Mau tau apa saja penyebab virus COVID-19 ini? virus COVID-19  disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

 

  1. Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
    Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  2. Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
  3. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, perokok, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
  4. Merokok secara berlebihan sehingga, rentan terserang virus
  5. Tidak menggunakan masker atau bahan antiseptik setelah berpergian
  6. Tidak rajin mencuci tangan
  7. Tidak menjaga kesehatan tubuh atau jarang berolahraga

 

Cara Mengatasi Virus Corona (Covid-19)

 

Setelah mengetahui bahaya dan gejala virus COVID-19 ini. lalu bagaimana cara mengatasi virus corona ini? Yuk, simak cara mengatasi virus corona berikut ini :

 

  1. Jangan berpergian ke luar kota atau keluar negeri
  2. Mengkonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh
  3. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  4. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  5. Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  6. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  7. Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  8. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
  9. Rajin mencuci tangan dengan sabun
  10. Mencuci pakaian atau benda dengan detergen atau bayclin

Baca Juga : Yuk, Kenali Gejala Virus Corona Dari Hari Ke Hari

 

Penutup dan Kesimpulan

Virus Corona saat ini telah menyebar dengan sangat cepat diseluruh dunia. Indonesia sendiri kini telah mencapai angka 2.000 orang yang positif terinfeksi virus ini. Pemerintah kini telah mewajibkan pemakaian masker, dan juga social distancing dan work from home.

Layanan IDCloudHost hadir sebagai solusi Work From home dengan storage yang multifungsi. IDCloudHost Cloud Storage (Drive) adalah merupakan layanan fasilitas penyimpanan file, dokumen, gambar, dan lainnya secara online atau menggunakan fasilitas cloud.

Secara prinsip kerja, IDCloudHost sama dengan Google Drive tetap disini Anda bisa mendapatkannya dengan harga lebih terjangkau, fitur- fitur dan keunggulan yang sama dengan kebutuhan penyimpanan dan berbagi file. Anda dapat memesan Next Cloud ini di Layanan Pemesanan IDCloudHost.com/cloud-storage . Yuk, segera nikmati fasilitas ini dengan harga terjangkau, namun dengan kualitas yang tidak abal – abal pastinya.

Related Post :

popup image