Panduan Mudah Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Banyak pengguna Google yang memanfaatkan fitur-fitur gratis dari Google, tapi pernahkan Anda mencoba Google Sites sebelumnya ? Google Sites adalah alat pembuat website yang disediakan Google dengan penggunaan yang mudah tanpa memerlukan keahlian desain atau pemrograman. Desain website di Google Sites otomatis terlihat sempurna (responsive) di semua perangkat yaitu desktop, tablet ataupun selular (smartphone). Tutorial cara membuat Google Sites telah banyak ditemukan di YouTube.

Google Sites tersedia gratis dengan batas penyimpanan 100 Mb per website. Adapun keunggulannya adalah website bisa ditemukan oleh mesin pencari Google (Google Search), mudah dibuat cukup pindahkan, seret, lepas, edit, upload, dan selesai. Google Site juga terhubung dengan fasilitas Google seperti YouTube, Calendar, Maps, Docs, Sheets, Form, Slides, Chart dan Google Drive. Anda juga bisa berkolaborasi dalam pembuatan website dengan tim lainnya sesama pengguna Gmail.

Sebelum masuk ke panduan dalam menghubungkan Custom Domain ke Google Sites akan lebih baik jika anda mendapatkan pemahaman terlebih dahulu tentang Google Sites, apa itu Custom Domain, kegunaan, kelebihan dan kekurangan dan syarat menggunakan Google Sites itu sendiri terlebih dahulu. Setelah itu Anda baru dapat membaca panduan menghubungkan Custom Domain ke Google Sites, berikut ulasannya dibawah ini.

 

Mengenal Apa Itu Google Sites dan Custom Domain

Panduan Mudah Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites
 

Google Sites adalah aplikasi yang merupakan bagian dari Google Workspace yang sebelumnya dikenal sebagai G Suite, yang merupakan grup aplikasi produktivitas bisnis Google, termasuk Gmail, Kalender, Drive, Dokumen, Spreadsheet, Slide, Meet, dan banyak lagi. Google Workspace sendiri gratis untuk diakses dan digunakan oleh siapa saja yang memiliki akun Google, tetapi ada berbagai langganan Workplace berbayar yang berkisar dari $6 hingga $18 per bulan yang menawarkan fitur tingkat bisnis tambahan, termasuk domain khusus untuk Google Site Anda.

Ada juga langganan Workspace Individual dengan biaya $9,99 per bulan yang ditujukan untuk pengusaha dan pemilik bisnis. Langganan Workspace Individual mencakup fitur seperti layanan pemesanan cerdas, rapat video profesional, pemasaran email yang dipersonalisasi, dan banyak lagi. Namun Anda tidak memerlukan akun Google Workspace berbayar untuk mengakses dan menggunakan Google Sites. Jika Anda memiliki akun Google, cukup navigasikan ke Google Sites, lalu pilih tanda plus untuk membuat situs baru. Jika Anda belum memiliki Akun Google, buat akun Google baru Anda untuk menggunakan Sites. Domain situs Anda adalah https://sites(dot)google(dot)com/view/namasitusanda, tetapi Anda juga memiliki kesempatan untuk membeli domain khusus atau menggunakan domain yang telah Anda beli dari penyedia domain luar.

Sedangkan custom domain adalah nama bermerek unik yang mengidentifikasi sebuah situs web. Misalnya, domain khusus IDCloudHost adalah www.idcloudhost.com. Domain khusus, juga dikenal sebagai URL cantik, muncul di bilah alamat di bagian atas setiap browser. Ini adalah alat yang digunakan setiap hari untuk bernavigasi di web untuk mempermudah dalam pencarian alamat online. Tetapi komputer tidak memahami nama domain karena perangkat jaringan seperti komputer dan telepon menggunakan angka dan kode untuk berkomunikasi, bukan huruf dan kata. Untungnya, internet memiliki sistem untuk menerjemahkan antara nama domain yang Anda ketik di browser Anda dan alamat IP yang digunakan komputer untuk mengidentifikasi diri mereka di jaringan. Ini disebut DNS atau Domain Name System yang memungkinkan pengguna untuk memiliki domain bermerek khusus yang dilampirkan ke situs web.

 

Kelebihan dan Kekurangan Google Sites

Pada dasarnya Google Sites merupakan layanan web hosting gratis yang disediakan oleh Google. Dengan menggunakan Google Sites pengguna dapat membuat sebuah web yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan internet. Google Sites juga dilengkapi dengan banyak fitur template dan desain menarik yang memudahkan penggunanya. Disamping juga dapat menyimpan banyak dokumen dan file-file penting secara gratis di layanan Google Sites, pengguna juga dapat membagikannya secara online. Meskipun terdengar sangat fungsional dan menarik, Google Sites juga memiliki kelebihan dan juga kekurangan yang harus dipahami oleh calon penghuninya.

 

Kelebihan Google Sites

  • Google Sites disimpan pada domain Google(dot)com, sehingga mesin pencari akan mudah mengindeks halaman-halaman web yang telah kita pasang.
  • Google Sites dapat diakses menggunakan banyak gadget yang disediakan oleh Google maupun luar Google.
  • Google Sites menyediakan banyak informasi yang Anda butuhkan. Selain itu, dukungan dan bantuan yang tersedia cukup banyak.
  • Fungsi-fungsi yang ada seperti Analytics, Webmaster Tools, dan Adsense dapat digunakan dengan mudah. Anda hanya perlu melakukan copy paste kode yang sudah disediakan.
  • Tidak ada dukungan script dan iframe pada Google Sites, dengan demikian web yang telah Anda buat lebih aman dari script yang tidak dikenali yang berpotensi bahaya.
  • Google Sites merupakan layanan gratis dari Google
  • Gratis penyimpanan online 100 MB
  • Mudah dibuat bahkan bagi pemula sekalipun

 

Baca Juga   :    Cara Menambahkan Lokasi di Google Maps Dengan Mudah dan Cepat

 

Kekurangan Google Sites

  • Tidak ada fitur drag-and-drop untuk mendesain halaman web sehingga Anda harus melakukan pengaturan sendiri.
  • Karena Google Sites tidak mendukung script dan iframe, maka pengguna harus mencari sendiri menggunakan gadget tertentu untuk dapat menggunakannya.

 

Baca Juga  :     Cara Memaksimalkan Google Bisnisku (Google My Business) untuk Bisnis Online

 

Syarat Menggunakan Google Sites

Untuk dapat menggunakan Google Sites, tak banyak syarat yang harus Anda penuhi. Cukup dengan akun Google yang Anda miliki, Anda sudah dapat membuat website menggunakan Google Sites. Hal ini berbeda dengan persyaratan sebelumnya, dimana Anda harus memiliki akun G Suite. Cara membuat website sendiri sebenarnya tidak sulit, Anda bisa memanfaatkan Google Sites yang gratis dan tidak membutuhkan pemahaman koding sama sekali.

Sejatinya Google Sites diciptakan sebagai solusi mudah bagi Anda yang ingin membuat website sendiri tetapi tidak mengerti coding. Maka untuk lebih mempermudah, tidak ada tuntutan pemahaman coding dan bahasa pemrograman yang layaknya akan Anda temukan jika membuat website sendiri. Akan tetapi, perlu digaris bawahi Google Sites inti produknya adalah web builder. Jadi, jangan berharap jika nama web bisa dibuat tanpa atribut Google atau semacamnya kecuali Anda menggunakan Google Workspace yang mana Anda dapat menggunakan nama domain yang Anda pilih.

 

Baca Juga  :     Google Workspace : Pengertian, Fungsi, Aplikasinya, dan Keunggulannya

 

Panduan Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites

Panduan Mudah Menghubungkan Custom Domain ke Google Sites
 

Mengingat Google Sites diciptakan untuk membuat pembuatan website lebih ramah bagi siapa saja terutama pemula, maka Google juga memberikan tambahan yang sama mudahnya dalam menghubungkan custom domain ke Google Sites. Tetapi sebelumnya pastikan Anda telah memverifikasi kepemilikan domain Anda dan menghubungkannya dengan data CNAME. Jangan lupa Anda harus memverifikasi kepemilikan domain Anda dan menghubungkannya dengan data CNAME. Anda harus memutuskan sebelumnya apakah Anda ingin menggunakan subdomain khusus yakni subdomain(dot)domain(dot)tld, alih-alih www.domain(dot)tld. Berikut beberapa langkah cepat yang bisa Anda ikuti dari panduan  yang disarankan oleh Google :

  • Masuk ke Situs Google Anda dan klik tombol “Terbitkan/Publish” di sudut kanan atas. Jika Anda telah mempublikasikan situs, klik tombol panah di sebelah “Terbitkan/Publish” dan klik “Terbitkan Setelan/Publish Settings” di menu tarik-turun. Klik MANAGE di bagian pengaturan URL Khusus untuk menambahkan URL Khusus.
  • Kemudian masukkan nama domain Anda menggunakan sub-domain yang ingin Anda gunakan (umumnya www). Google Sites tidak mendukung penggunaan domain root. Anda akan diminta untuk memverifikasi kepemilikan domain. Klik tautan “verifikasi kepemilikan Anda/verify your ownership” untuk melanjutkan. Ini akan membuka halaman verifikasi di tab baru.
  • Anda akan diminta untuk memilih penyedia domain. Pilih “Lainnya/Other” dari menu tarik-turun untuk melanjutkan ke halaman penyiapan manual. Anda akan diperlihatkan petunjuk untuk membuat data TXT. Pilih dan salin seluruh rekaman.
  • Masuk ke akun tempat Anda membeli domain yakni di halaman manajemen domain Anda. Jika Anda sudah masuk,pilih “Manajemen Domain.” Kemudian klik Detail untuk domain Anda dan klik tautan “Edit” di bawah Catatan DNS.
  • Pilih “TXT” dari menu tarik-turun Jenis. Biarkan Host kosong dan rekatkan catatan dari sebelumnya ke bidang Jawaban, lalu klik Tambah.
  • Tambahkan catatan kedua, pilih “CNAME” sebagai jenisnya. Di bawah Host, daftarkan subdomain yang Anda pilih sebelumnya atur jawabannya ke ghs.googlehosted(dot)com lalu klik Tambah.
  • Kembali ke halaman verifikasi Google dan klik tombol “Verifikasi” di bagian bawah. Jika data TXT disiapkan dengan benar, Anda akan menerima pesan bahwa verifikasi berhasil.
  • Kembali ke tab Google Sites anda akan melihat URL Khusus Anda sekarang akan menampilkan tanda centang yang menunjukkan bahwa domain telah diverifikasi. Klik tombol “Tugaskan”.
  • Terakhir, klik tombol “Terbitkan” untuk memublikasikan situs Anda.

 

Baca Juga  :    Cara Membuat Google Form Untuk Ujian Online Sekolah dengan Mudah

 

Kesimpulan dan Penutup

Google Sites menawarkan kemungkinan tak terbatas untuk membuat situs web Anda unik dan dapat disesuaikan. Anda mungkin menemukan bahwa platform lain mungkin lebih juga sama seperti Shopify namun jika Anda berencana mendirikan toko online, tetapi Anda harus menggunakan Google Sites dan platform tersebut untuk menentukan sendiri apakah ada lebih baik dari yang lain dalam hal apa yang paling sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda.

Terlebih lagi jika Anda memiliki tim besar yang bekerja dengan Anda, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menggunakan Google Sites untuk membangun intranet untuk tujuan komunikasi. Kelebihan yang tidak kalah menariknya Google Sites adalah Anda dapat memilih siapa yang dapat dan tidak dapat mengakses situs Anda. Jadi, apakah Anda ingin pengunjung eksternal dapat mengunjungi situs Anda atau Anda ingin memberikan hak istimewa pengeditan kolaboratif kepada pengguna tertentu, Anda dapat melakukannya dengan mudah hanya dengan beberapa klik menggunakan Google Sites.

Related Post :