Panduan Pemula Untuk Cara Install Laravel di Windows

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Laravel mungkin terdengar tidak asing ditelinga para pengembang. Namun apa itu Laravel? Laravel adalah framework atau kerangka kerja PHP open source yang mudah untuk dimengerti. Penggunaan Laravel membuat pengembangan web menjadi lebih dinamis, terstruktur, cepat dan simple dengan fitur bawaan, dan fitur-fitur tersebut yang disukai oleh para pengembang.

Salah satu fitur nya adalah modular packing system dengan dependency management. Fitur tersebut memudahkan Anda untuk memasukkan fungsionalitas ke aplikasi Laravel tanpa harus memulainya dari awal. Anda dapat membuat package sendiri maupun menginstalnya melalui Composer.

Jika Anda sudah memahami dasar-dasar dan ilmu lanjutan dari Bahasa PHP, Laravel akan sangat menghemat waktu Anda dalam melakukan pengembangan, selain itu situs web yang dibangun dengan Laravel dapat mencegah berbagai serangan. Tertarik untuk mencoba Laravel? Anda dapat melihat keuntungan, kekurangan serta cara untuk menginstal Laravel pada artikel ini.

 

Keuntungan Menggunakan Laravel

Panduan Pemula Untuk Cara Install Laravel di Windows
 

 

Penggunaan Laravel memberikan berbagai keuntungan kepada pengenmbang. Berikut keuntungan yang banyak disukai ketika menggunakan kerangka kerja Laravel :

  • Laravel dapat membuat sistem autentikasi menjadi lebih mudah dan simple. Selain itu, Laravel menyediakan cara yang simple dalam menerapkan logika otorisasi dan akses kontrol ke resource.
  • Laravel membantu keamanan bagi website dengan melindunginya dari resiko. Beberapa diantaranya adalah SQL injection, cross-site request forgery, dan sebagainya.
  • Laravel menggunakan template engine Blade. Template engine ini salah satu yang sangat kuat jika dibandingkan dengan template engine lainnya. Laravel juga menyediakan shortcut untuk fungsi PHP yang general disamping juga Laravel memiliki fitur seperti pewarisan template serta menampilkan data untuk menambahkan fleksibilitas pada pengembangan web.
  • Laravel merupakan framework yang open source, banyak pengembang yang mendukung framework ini agar terus berkembang menjadi lebih baik.
  • Laravel menawarkan berbagai macam tools untuk membantu menaikkan web performance.
  • Pengembang dapat dengan mudah membatalkan perubahan yang dibuat pada database.
  • Laravel memiliki dokumentasi yang sangat terperinci, Anda dapat menemukan dokumentasi tentang kelas, gaya pengkodean, metode yang baik, dan sebagainya.

 

Baca Juga  :     Perbedaan Laravel Framework dan Django Framework

 

Kekurangan Menggunakan Laravel

Selain keuntungan, tentu ada kekurangan pada suatu framework, tidak terkecuali Laravel. Berikut beberapa kekurangan dari Laravel yang dapat Anda pertimbangkan, yakni :

  • Karena Laravel merupakan framework yang baru, banyak pengembang yang masih kesulitan menggunakannya. Selain itu, composer dari Laravel masih belum kuat jika dibandingkan dengan Ruby gems, npm (node.js), pip (untuk python).
  • Laravel memiliki beberapa komponen yang tidak desain baik, misalnya dependency injection menjadi sangat kompleks sehingga Anda perlu banyak belajar terlebih dahulu.
  • Beberapa framework memiliki perkembangan yang lebih cepat dibandingkan dengan Laravel. Terkadang, ketika di upgrade, Laravel mengalami sejumlah masalah, walaupun hal ini umum terjadi di berbagai framework lainnya.
  • Karena Laravel ringan, jika dibandingkan dengan Ruby on Rails atau Django, Laravel memiliki inbuilt support yang terbatas.

 

Tentu tidak ada framework yang sempurna. Namun Laravel menawarkan banyak sekali fitur yang membantu pengembang untuk membuat web yang rapi, cepat dan user-friendly.  Kerangka kerja Laravel dapat mempercepat siklus pengembangan dan dapat diintegrasikan dengan mudah bersama mail service.

 

Baca Juga  :    Rekomendasi CMS Laravel Terbaik untuk Pengembangan Website

 

Cara dan Langkah Instalasi Laravel Framework

Panduan Pemula Untuk Cara Install Laravel di Windows
 

 

Sebagai framework atau kerangka kerja yang cukup mudah dipahami dan dinavigasi, cara dan langkah instal Laravel cukup mudah terlebih lagi jika menggunakan XAMPP. Simak dan ikuti langkah dibawah ini.

 

Langkah Pertama : Instalasi XAMPP

XAMPP merupakan singkatan dari cross-platform, Apache, MySQL, PHP dan Perl, salah satu keuntungan menggunakan XAMPP adalah Anda dapat dapat membuat situs WordPress dengan offline pada server web lokal. Sebelum menginstal Laravel, pastikan komputer Anda sudah terinstall XAMPP. Jika Anda belum menginstall XAMPP berikut langkah-langkah mudah dan cepat menginstall XAMPP.

  1. Download XAMPP untuk Windows dari situss berikut https://www(dot)apachefriends(dot)org/download.html. Sebagai contoh XAMPP yang dipilih dalam tutorial XAMPP 64 bit dan PHP 8.0.
  2. Mulai lakukan instalasi XAMPP dengan mengklik dua kali file yang telah diunduh, kemudian Anda dapat mengklik Next.
  3. Pada tahap ini hanya pilih Apache, MySQL, dan phpMyAdmin, jika sudah klik Next.Pilihlah directory penyimpanan sesuai dengan yang Anda inginkan, namun sebagai rekomendasi biarkan default tersimpan di drive C: atau drive tempat Windowa terinstall. Ini dilakukan untuk menghindari permasalahan Windows User Permission. Jika sudah, silahkan klik Next.
  4. Pilih bahasa yang Anda inginkan, atau dibiarkan default, klik Next dan tunggu hingga proses install selesai.
  5. Setelah proses instalasi selesai, jangan mulai XAMPP terlebih dahulu, pertama hilangkan tanda check pada kotak kemudian klik Finish.
  6. XAMPP telah berhasil diinstal.

 

Langkah Kedua : menambahkan path directory

  1. Klik tombol Windows di kiri bawah, ketik “environment variables” (tanpa copy paste). Lalu klik hasil yang keluar paling pertama yaitu “Edit the system environment variables”.
  2. Klik pada Environment Variables.
  3. Di bagian User variables for USER, klik Path lalu klik Edit.
  4. Di pop up window yang muncul silahkan klik New.
  5. Anda perlu mengetik path directory dari PHP pada XAMPP: C :\xampp\ php dan Enter
  6. Kemudian Anda perlu menambahkan path directory dari MySQL dengan mengklik New lalu ketik: C :\xampp\mysql \bin dan Enter. Lalu klik OK pada semua window.

 

Baca Juga   :    Mengenal Apa Itu Framework dan Manfaat Menggunakannya

 

Langkah Ketiga: Install Composer

  • Download Composer untuk Windows dari laman get composer.
  • Jalankan file .exe yang telah didownload, klik Install for all users (jika muncul), lalu klik Next pada tampilan awal installer.
  • Pastikan directory yang muncul adalah path dari file PHP pada XAMPP: C :\xampp\ php. Lalu klik Next.
  • Klik Next pada proxy, lalu klik Install.
  • Install composer telah selesai.

 

Langkah Keempat: Install Laravel pada Windows dengan Composer

  • Klik tombol Windows di kiri bawah, lalu ketik “CMD” dan enter.
  • Ketik “cd C: \xampp\htdocs” tanpa petik dan enter.
  • Pastikan komputer Anda memiliki koneksi internet, lalu mulai install Laravel dengan Composer dengan menggunakan perintah “composer create- project –prefer-dist laravel/laravel example”. Dalam contoh ini menggunakan nama project example. Nama project ini dapat disesuaikan dengan nama project Anda yang ingin menggunakan laravel.
  • Install Laravel telah selesai jika terdapat kata “Publishing complete.”
  • Anda dapat langsung menguji Laravel apakah sudah terinstall atau belum dengan pindah ke directory project Anda. Dalam contoh ini ketik: cd example. Lalu ketik: Php artisan serve.
  • Buka link dengan mengcopy-paste url server http ://127.0.0.1 :8000 dan buka pada browser. Anda akan diarahkan ke tampilan homepage dari Laravel seperti gambar di bawah ini.
  • Install Laravel telah berhasil.

 

Baca Juga  :    Cara Instal Laravel di Cloud VPS IDCloudHost

 

Penutup dan Kesimpulan

Laravel merupakan salah satu framework PHP yang sangat membantu developer dalam pengembangan web. Framework ini membuat pengembangan web menjadi simple, terstruktur dan bersih. Selain itu Laravel juga tergolong aman dari serangan. Laravel juga memiliki beragam fitur yang disukai oleh developer.Salah satu fiturnya adalah modular packing system dan dependency management yang berguna untuk menambahkan fungsionalitas.

Dibuat oleh Taylor Otwell pada tahun 2011, Otwell mengembangkan kerangka kerja ini hingga bisa cocok dengan teknologi pengembangan web yang ada sekarang. Menggunakan Laravel dapat mempermudah pengembangan web Anda dan membuatnya lebih terstruktur dan rapi sehingga pengembangan akan menjadi efektif serta efisien.

Related Post :