Panduan Singkat Mengenal Apa Itu Business Intelligence

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 1

Sangat penting bagi bisnis apa pun di zaman serba digital ini mengetahui semua yang berhubung dengan bisnis online mereka. Karena itu diperlukan adanya bantuan yang salah satunya adalah Business Intelligence atau Intelijen Bisnis yang akan membangun informasi yang valid berbasis data. Dari sini juga bisnis akan memperoleh wawasan atau insight yang berharga dan penting sehingga dapat menjadi bahan riset dan langkah berikutnya.

Business Intelligence (BI) sendiri adalah deskripsi yang diberikan pada perangkat lunak dan layanan yang digunakan untuk menganalisis data. Informasi dikumpulkan untuk diubah menjadi intelijen yang dapat ditindaklanjuti yang dapat digunakan untuk membantu membuat keputusan bisnis strategis dan taktis. Teknik ini dapat membantu bisnis Anda meningkatkan dan mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, mendorong pendapatan, dan mendapatkan keunggulan kompetitif.

Di era big data yang sangat dominan ini, bisnis membutuhkan perangkat lunak BI serbaguna yang akan menyelesaikan semua kebutuhan intelijen bisnis dimana perangkat lunak BI telah menjadi komponen penting dari setiap bisnis dan prosesnya. Efektivitas perangkat lunak BI terletak pada seberapa mudahnya untuk digunakan, baik oleh pengguna bisnis, seberapa besar nilai yang diberikannya dengan mengungkap wawasan tersembunyi, seberapa efektif biaya dan lain sebagainya.

 

Cara Kerja Business Intelligence

Panduan Singkat Mengenal Apa Itu Business Intelligence
 

 

Menurut Gerald Cohen, Business Intelligence ternyata bukan hanya tentang mengubah data menjadi informasi saja, tetapi bisnis dan perusahaan membutuhkan data tersebut untuk memengaruhi cara bisnis mereka beroperasi dan merespons pasar yang senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Berikut ini cara kerja jika Anda menggunakan sistem atau perangkat lunak Business Intelligence yang harus Anda pahami :

  • Pengumpulan Data

    Data bisnis dalam bentuk apa pun yang tersebar di seluruh file, feed, database, penyimpanan cloud dan aplikasi bisnis dapat dikumpulkan untuk analisis dan pelaporan lebih lanjut.

  • Persiapan Data

    Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber melewati serangkaian langkah yakni integrasi, pemodelan, pembersihan, persiapan, dan dipadatkan sebelum mengaturnya ke dalam format yang siap analitik.

  • Intelligent Analytics

    Pengguna bisa mendapatkan nilai maksimum dari data yang tersedia, dengan melakukan analisis untuk mengungkap wawasan mengenai tentang apa yang terjadi, mengapa dan bagaimana hal itu terjadi dan bahkan terus memprediksi serta prediksi apa yang mungkin terjadi.

  • Visualisasi Data

    Wawasan analitis dapat dibuat dengan mudah dikonsumsi melalui dasbor dan laporan, yang harus dibuat dengan antarmuka yang mudah digunakan.

  • Berbagi dan Kolaborasi

    Laporan dan dasbor yang berwawasan luas dapat dibagikan satu sama lain, untuk analitik kolaboratif dan pengambilan keputusan yang tepat dan strategis.

 

Baca Juga  :       Manfaat Menerapkan Marketing Strategy 2022 Pada Bisnis

 

Manfaat Menggunakan dan Menerapkan Business Intelligence

Suatu Business Intelligence dapat membantu perusahaan dan bisnis dalam membuat keputusan yang lebih baik dengan menunjukkan data saat ini serta data historis dalam konteks bisnis mereka. Analis dapat memanfaatkan Business Intelligence untuk memberikan kinerja dan tolok ukur pesaing untuk membuat organisasi berjalan lebih lancar dan lebih efisien.

Bersamaan juga analis juga dapat lebih mudah melihat untuk tren pasar yang selalu berubah untuk meningkatkan penjualan atau pendapatan yang disesuaikan dengan tren saat itu. Jika digunakan secara efektif, data yang tepat dapat membantu segala hal mulai dari riset yang lebih valid hingga upaya perekrutan karyawan bila diperlukan. Beberapa cara Intelijen Bisnis bahkan dapat membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih cerdas dan berdasarkan data yang valid. Dibawah ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika Anda menggunakan BI :

  • Menganalisis perilaku pelanggan
  • Membantu mengidentifikasi cara untuk meningkatkan keuntungan
  • Dapat digunakan untuk membandingkan data dengan pesaing bisnis atau perusahaan
  • Untuk melacak kinerja tertentu
  • Melakukan prediksi yang bertujuan untuk meraih kesuksesan
  • Menentukan tren pasar yang sedang populer
  • Untuk mencari dan menemukan masalah atau kendala
  • Mengoptimalkan operasional pekerjaan

 

Selain itu inisiatif BI juga dapat memberikan manfaat bisnis yang lebih sempit yang di antaranya untuk memudahkan manajer proyek untuk melacak status proyek bisnis dan bagi organisasi untuk mengumpulkan intelijen kompetitif tentang pesaing mereka. Ditambah lagi BI dapat membantu dalam hal manajemen data serta mempermudah tim IT untuk menganalisis berbagai aspek operasi teknologi dan analitik.

 

Baca Juga  :     Memahami Istilah Digital Marketing Untuk Bisnis Online 2022 (SEM, SEF, SERP, SEO, SEA, SMM)

 

Contoh Penggunaan Business Intelligence

Panduan Singkat Mengenal Apa Itu Business Intelligence
 

Sebagai istilah umum yang mencakup proses dan metode pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data dari operasi atau aktivitas bisnis untuk mengoptimalkan kinerja, Business Intelligence ternyata lebih dari itu. Metode ini dirancang dengan tujuan untuk menciptakan pandangan bisnis yang komprehensif untuk membantu orang membuat keputusan yang lebih baik dan dapat ditindaklanjuti. Seiring waktu BI telah berkembang untuk memasukkan lebih banyak proses dan aktivitas untuk membantu meningkatkan kinerja. Dibawah ini contoh penggunaan dan proses dari BI :

  • Data mining

    Menggunakan database, statistik, dan pembelajaran mesin, Business Intelligence berguna untuk mengungkap tren dalam kumpulan data besar.

  • Membuat laporan

    Disini semua orang berkepentingan dapat berbagi analisis data kepada pemangku kepentingan sehingga mereka dapat menarik kesimpulan dan mengambil keputusan.

  • Metrik kinerja dan tolok ukur

    Bantuan Business Intelligence dapat digunakan dalam membandingkan data kinerja saat ini dengan data historis untuk melacak kinerja terhadap sasaran, biasanya menggunakan dasbor yang disesuaikan.

  • Analisis deskriptif

    Analisa sangat perlu dan bisa menjadi tolok ukur, maka BI menggunakan analisis data awal untuk mengetahui apa yang terjadi.

  • Query

    Dengan mengajukan pertanyaan spesifik pada data tertentu, BI kemudian akan menarik jawaban dari kumpulan data yang valid.

  • Analisis statistik

    Mengambil hasil dari analisis deskriptif dan mengeksplorasi data lebih lanjut menggunakan statistik seperti bagaimana suatu tren tertentu bisa terjadi dan mengapa.

  • Visualisasi data

    Dengan bantuan BI, maka dapat mengubah analisis data menjadi representasi visual seperti bagan, grafik, dan histogram agar lebih mudah menggunakan data.

  • Analisis visual

    Penerapan menjelajahi data melalui pengisahan cerita visual untuk mengambil serta memahami wawasan dengan cepat dan tetap mengikuti alur analisis.

  • Persiapan data

    Dengan mengumpulkan berbagai sumber data, mengidentifikasi dimensi dan pengukuran, mempersiapkannya untuk analisis data yang bisa dibaca nantinya.

 

Baca Juga  :      Mengenal Apa Itu B2B Marketing, Strategi, dan Manfaatnya Bagi Bisnis

 

Kesimpulan dan Penutup

Lingkungan bisnis saat ini terus berkembang terlebih lagi dengan digitalisasi sehingga juga ekonomi global turut membuka peluang sekaligus tantangannya tersendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan bisnis adalah kebutuhan konsumen, globalisasi, dan kebijakan pemerintah, dll. Dalam lingkungan bisnis seperti itu, bisnis bisa menjadi reaktif, pasif, mampu beradaptasi atau malah menjadi proaktif. Dari sini juga, sebuah bisnis harus dapat mengembangkan rencana dan strategi bisnis mereka.

Mengingat sebagian besar bisnis memiliki dukungan bisnis terkomputerisasi, maka dukungan tersebut berupa sistem pendukung keputusan, analisis bisnis dan sebagainya. Penggunaan Business Intelligence dapat menjembatani kesenjangan antara status organisasi saat ini dan posisi yang diinginkan selain juga membantu bisnis mencapai kesuksesan komersial bersama dengan manajemen keuangan yang baik. Sebagai kerangka kerja yang dirancang untuk mendukung proses pengambilan keputusan, BI menggabungkan arsitektur, database, alat analisis dan aplikasi dimana analisis bisnis itu sendiri merupakan bagian integral dari intelijen bisnis yang tak terpisahkan.

 

Related Post :

popup image