Go-To-Marketing Strategy : Pengertian dan Komponen yang Membetuknya

Business, Marketing / 0 | | 2

Bisnis modern seperti sekarang selalu membuat rencana masa depan yang salah satunya adalah membuat strategi pemasaran. Pemasaran merupakan komponen utama bisnis yang sangat dibutuhkan untuk bisnis yang ingin bersiap, memiliki tujuan, sehingga upaya mereka bisa mencapai target yang tepat.

Jika bisnis ingin mengoptimalkan kehadiran diri mereka di pasar elektronik besar baik lokal maupun internasional. bisnis akan memerlukan rencana komprehensif untuk menangani tidak hanya audiens dan distribusi yang ditargetkan, tetapi juga peluncuran produk.

Strategi pemasaran mencakup semua tindakan pemasaran yang ingin diambil oleh bisnis. Dalam banyak strategi yang bisa Anda terapkan adalah go-to-market (GTM) yang bersifat spesifik produk, disesuaikan dengan produk tersebut, dan menargetkan audiens yang akan tertarik dengan rilis produk, pertama dan terutama.

Mari simak artikel singkat di bawah ini untuk lebih memahami go-to-market strategy jika Anda ingin menerapkannya dalam pemasaran bisnis Anda.

 

Memahami Pengertian Go-To-Marketing Strategy

Go-To-Marketing Strategy : Pengertian dan Komponen yang Membetuknya
 

GTM atau go-to-market strategy adalah rencana yang terdiri dari tindakan yang terperinci dan konkret yang menggambarkan bagaimana departemen pemasaran, penjualan, dan kesuksesan pelanggan dalam sebuah perusahaan akan bekerja sama untuk meluncurkan produk atau layanan baru atau yang sudah ada ke pasar.

Banyak bisnis berjuang untuk memperkirakan penjualan mereka secara akurat sehingga mereka lupa bahwa target pasar mereka juga harus di perhatikan. Faktanya, hampir 80 persen bisnis dan brand kehilangan angka perkiraan mereka sebesar 25 persen atau lebih yang mana ini bisa menjadi masalah lain.

Sedangkan untuk membuktikan keberhasilan strategi GTM Anda di masa mendatang dan mencapai target pendapatan Anda, sangat disarankan untuk melakukan tindakan yang spesifik dan segera. Sebuah strategi GTM yang baik akan membawa produk atau layanannya ke pelanggan target yang relevan dari bisnis.

Selain itu, strategi yang bagus juga akan menawarkan keunggulan kompetitif untuk bisnis dan memperhitungkan berbagai faktor seperti distribusi dan harga. Strategi GTM banyak digunakan saat meluncurkan produk baru di pasar yang sudah ada, atau produk yang sudah ada di pasar baru, atau produk baru di pasar baru.

 

Baca Juga  :      Tips Menjalankan B2B Marketing yang Sukses

 

Komponen Penting dalam Go-To-Marketing Strategy

Majunya zaman dan teknologi membuat banyak pergeseran termasuk tenaga penjualan tidak lagi menjadi sumber informasi dalam mendidik dan menjelaskan produk mereka kepada pembeli. Saat ini pembeli dapat dengan mudah mencari semua informasi yang diperlukan secara online yang dapat membantu mereka membuat keputusan.

Karena itulah mengapa tim penjualan harus memiliki lebih banyak keahlian dan pengetahuan daripada semua informasi yang ada di internet, Tenaga penjualan harus menunjukkan bagaimana produk mereka dapat menambah nilai bagi bisnis klien atau bagaimana produk itu meningkatkan kehidupan sehari-hari pembeli. Berikut adalah beberapa komponen utama dari rencana go-to-marketing yang bisa Anda coba.

  • Pasar/market

    Pertama tentu saja petakan pasar tempat Anda ingin menjual produk dan layanan Anda dengan detail dan seksama.

  • Pelanggan

    Kemudian sebagai target market bagi produk/jasa Anda, maka identifikasi target pelanggan Anda di seluruh pasar yang Anda tetapkan.

  • Distribusi

    Rencanakan dengan seksama bagaimana Anda akan mengirimkan produk dan layanan Anda kepada pelanggan Anda nantinya, baik itu mengirim melalui kurir atau opsi pengiriman lain.

  • Unique Selling Proposition(USP)

    Identifikasi fitur atau manfaat yang dirasakan dalam penawaran Anda yang membuatnya unik dari pesaing Anda.

  • Penetapan Harga

    Siapkan rentang harga yang berbeda untuk produk atau layanan Anda yang ingin Anda tawarkan kepada pelanggan Anda.

 

Baca Juga  :    Panduan Mengenal Process Management Dalam Bisnis/Perusahaan

 

Perbedaan Antara Go-To-Marketing Strategy dan Marketing Strategy

Meski sama- sama bagian dalam membuat pemasaran bisnis digital sekarang menjadi lebih efisien dan efektif, ternyata GTM strategy dan marketing strategy (strategi pemasaran) adalah dua hal yang berbeda. Secara sederhana, marketing strategy merupakan proses berkelanjutan yang mencakup semua upaya pemasaran, mulai dari aktivitas pemasaran digital.

Bagiannya seperti pemasaran konten, pemasaran masuk, akuisisi berbayar, atau pemasaran rujukan yang dibuat oleh bisnis Anda. Di sisi lain, strategi GTM adalah proses satu kali yang jauh lebih spesifik yang berfokus pada peristiwa tertentu, seperti peluncuran produk baru. Dibawah ini penjelasan lebih detail tentang karakteristik masing-masing dari dua strategi yang akan membantu pemasaran bisnis.

 

Go-To-Marketing Strategy

  • Strategi ini punya ciri khas yakni memiliki timeline tetap.
  • Biasanya dibangun dalam konteks peluncuran produk atau bisnis baru.
  • Strategi ini juga bisa berbeda untuk setiap produk yang dijual perusahaan.
  • Akan berbeda berdasarkan jenis usahanya yang misalnya menerapkan B2B atau B2C.
  • Memiliki strategi pemasaran (marketing strategy) sebagai bagian dari strategi untuk produk tertentu yang diluncurkan perusahaan.
  • Lebih condong didasarkan pada pendekatan jangka pendek dalam kaitannya dengan segmen pasar yang akan tertarik pada produk.
  • Mencakup tindakan dalam kaitannya dengan mengkomunikasikan keunggulan kompetitif produk.
  • Umumnya akan memiliki setiap langkah dengan tujuan khusus yang ditargetkan ke persona pembeli atau pelanggan target tertentu.
  • Biasanya melibatkan anggota tim pemasaran produk perusahaan, tim dukungan pelanggan, dan tim penjualan.
  • Mencakup analisis perjalanan pembeli serta segmentasi audiens ke dalam sub-audiens.
  • Berfokus pada peluncuran produk baru dan aktivitas di sekitar siklus hidup produk tertentu, mulai dari pembuatan produk hingga proses distribusi dan akhirnya dihentikan.

 

Baca Juga  :     Remarketing : Pengertian dan Cara Kerjanya bagi Bisnis

 

Marketing Strategy

  • Mencakup semua tindakan pemasaran yang akan diambil oleh rencana bisnis.
  • Merangkum tindakan pemasaran dalam kaitannya dengan saluran distribusi serta audiens target untuk seluruh bisnis.
  • Biasanya dilakukan oleh seluruh tim pemasaran dan merupakan proses yang berkelanjutan.
  • Mencakup tindakan pada pemosisian merek serta cara menarik audiens yang akan menghargai merek dan akan terlibat dengannya.
  • Didasarkan pada pendekatan jangka panjang yang bertujuan untuk memastikan bahwa bisnis akan mengikuti produk yang ada dan tren yang akan datang di pasar.
  • Sering kali menyertakan elemen dan analisis pemasaran seperti analisis SWOT dan riset pasar yang terperinci.

 

Baca Juga  :    Product-Led-Growth : Pengertian, Manfaat dan Matrik yang Digunakan

 

Panduan Membangun Template Go-To-Marketing Strategy

Go-To-Marketing Strategy : Pengertian dan Komponen yang Membetuknya
 

 

Setiap bisnis pasti mempunyai informasi dan data sebagai bahan riset serta pondasi khusus untuk membuat bisnis mereka berjalan. Strategi sendiri berfungsi sebagai alat dan panduan. Jadi bila Anda membuat templat GTM, maka cobalah untuk membuatnya sesingkat dan sesederhana mungkin, sambil juga menonjolkan nuansa yang membuat produk Anda istimewa.

Adapun beberapa hal yang harus ada dalam pembuatan template adalah :

  • Memahami apa yang dibutuhkan oleh bisnis
  • Menentukan strategi pasar Anda
  • Menentukan ukuran dan matrik target bisnis
  • Mengetahui elemen penting dalam strategi penetapan harga produk/jasa
  • Memuat rencana pemasaran eksternal
  • Menentukan strategi penjualan dan materi pendukung Anda
  • Adanya sinkronisasi dengan seluruh dukungan bisnis
  • Memahami apakan produk telah sesuai dengan strategi bisnis
  • Perjelas anggaran dan kebutuhan sumber daya

 

Baca Juga  :     Mengenal Manfaat Menggunakan Database Marketing Untuk Bisnis

 

Kesimpulan dan Penutup

Sebuah go-to-marketing strategy adalah rencana tindakan taktis yang menguraikan langkah-langkah yang diperlukan untuk berhasil di pasar baru atau dengan pelanggan baru. Tujuannya adalah untuk dapat berlaku untuk hampir semua hal, mulai dari meluncurkan produk dan layanan baru, hingga meluncurkan kembali perusahaan atau merek Anda atau bahkan memindahkan produk saat ini ke pasar baru.

Apabila di jelaskan secara singkat, ini adalah sebagai versi yang lebih spesifik dari rencana pemasaran Anda yang memiliki cakupan sempit dan sangat terfokus hanya pada satu produk. Seperti strategi pemasaran bagus lainnya, GTM strategy tidak dimaksudkan sebagai teknik pemasaran yang berat, melainkan alat yang dapat digunakan dan dibagikan ke seluruh perusahaan Anda. Ini juga berarti strategi yang masuk ke pasar Anda harus cukup komprehensif untuk menjadi berharga, namun cukup gesit untuk diperbarui saat Anda mendapatkan umpan balik pelanggan yang Anda harapkan.

 

 

 

Related Post :

popup image