Perbedaan Control Panel Plesk dan Control Panel cPanel untuk Website

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 0

Istilah Control Panel sudah tidak asing bagi para blogger, Control Panel adalah pusat yang mengelola website. Di dalamnya Anda dapat mengatur konfigurasi seperti pengelolaan email, mengubah, menginstall, dan menghapus tampilan website serta masih banyak lagi, di Indonesia sendiri Control Panel yang cukup populer adalah cPanel dan Plesk. Keduanya hadir dan saling menyaingi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Control Panel jenis cPanel diciptakan oleh J.Nick Koston yang pada saat itu memiliki saham di Speed Hosting, pada saat itu Web King mulai menggunakan cPanel setelah bergabung dengan Speed Hosting. Kemudian perusahaan tersebut memindahkan server milik mereka ke sebuah perusahaan hosting yang sudah tidak beroperasi bernama Virtual Development Incorporated atau VDI, lalu pengaturan terkait penggunaan pun dilakukan dengan hanya memperbolehkan untuk para pelanggan web hosting vdi.

Lalu hadir lah plesk sebagai salah satu control panel yang datang untuk menyaingi dan menguasai penggunaan control panel terbaik, fitur-fitur yang tersedia juga lebih lengkap daripada cPanel. Interface yang ada pada plesk terlihat lebih bersih, control panel ini lebih populer sehingga banyak dipakai oleh pengguna mancanegara serta tentunya dipakai dalam mengontrol banyak kebutuhan.

 

Apa itu cPanel dan Pengertiannya

Siapa yang tidak mengenal cPanel sebagai Control Panel yang paling populer di dunia saat ini. cPanel adalah control panel berbasis linux yang paling banyak digunakan perusahaan web hosting dalam setiap paket hosting mereka. Fitur-fitur yang terdapat di dalam cPanel juga lengkap. Pengguna cPanel dapat melakukan manajemen website dengan begitu mudah dan efisien.

Keunggulan lain dari cPanel adalah penggunaannya yang cukup mudah bagi para pengguna yang masih pemula. Instalasi dalam cPanel dapat dilakukan dengan cukup mudah dan simpel. Selain itu, tampilan user interface yang sangat responsif dan sederhana membuat pengguna merasakan user experience yang memuaskan. Keunggulan yang paling utama adalah fitur-fitur canggih yang dimiliki cPanel. Pengguna dapat mengakses, mengelola, dan menghosting halaman website mereka dengan mulus

Apakah cPanel free atau gratis? Jawabannya tidak. Akan tetapi, masih banyak perusahaan web hosting yang memasukkan Cpanel ke dalam paket hostingnya. Sehingga, pengguna tidak perlu membayar tambahan. Namun, hal biasanya berlaku pada setahun pertama penggunaan, setelah itu, pengguna akan dibebankan biaya sendiri.

 

Baca Juga  :    Mengenal Perbedaan cPanel dan Plesk untuk Hosting Website

 

Apa itu Plesk dan Pengertiannya

Perbedaan Control Panel Plesk dan Control Panel Cpanel untuk Website
 

Plesk merupakan kompetitor terberat cPanel dalam Control Panel sebuah website hosting. Plesk adalah sebuah Control Panel berbasis Linux dan Windows. Sama halnya seperti cPanel, Plesk memiliki kesamaan fitur sebagai control panel website. Namun, Plesk tentunya memiliki keunggulan tersendiri dari Control Panel yang lain. Bahkan, saingan terberatnya yaitu Cpanel. Sebagai Control Panel yang berbasis windows , ini tentunya memberikan kemudahan dalam mengelolanya.

Hal ini cocok bagi pengguna pemula karena tidak perlu susah dalam mengelola sebuah website hosting. Selain itu, hal utama yang membuat Plesk banyak digemari adalah user interface yang lebih rapi dan terpusat yang mampu memberikan user experience yang berbeda. Namun, Pleks juga memiliki sebuah kekurangan. Sejarah mencatat bahwa Plesk pernah mengalami masalah keamanan yang cukup parah akan tetapi, sekarang lesk telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam menerima dan memperbaiki kerentanan keamanan.

Selain itu, Plesk mungkin melakukan banyak hal lebih baik daripada para kompetitornya tetapi kalah dalam fungsi vital ini. Opsi pencadangan dan pemulihan membutuhkan banyak ruang disk kosong dan dalam kebanyakan kasus file besar yang harus ditransfer ke server sekunder.

 

Baca Juga  :   Mengenal Apa itu Control Panel atau CPanel

 

Perbedaan Plesk dan cPanel

Plesk dan cPanel memiliki beberapa hal yang membuat keduanya memiliki perbedaan, berikut ulasan yang membedakan keduanya.

 

  • Migrasi

    Dari segi migrasi keduanya sama-sama menawarkan kemudahan kepada para penggunanya, hanya saja migrasi ini ditawarkan pada panel yang sejenis. Seperti plesk yang ingin migrasi ke plesk dan cPanel ke cPanel, itu bisa untuk dilakukan. Sementara jika plesk ingin migrasi ke cPanel atau sebaliknya, hal ini juga bisa dilakukan hanya saja proses yang harus dilalui sangatlah rumit dan terkesan sulit.

  • Penghapusan Panel

    Pada plesk, pengguna bisa melakukan penghapusan script serta komponen lain yang sudah dipasang, namun hal ini justru sangat tidak dianjurkan dikarenakan pengguna akan mengalami bug atau justru down. Sementara cPanel tidak memungkinkan pengguna untuk menghapus apapun yang sudah dibuat, namun ketika pengguna tetap memaksakan untuk menghapusnya maka mereka harus siap untuk melakukan format keseluruhan server yang sudah dibuat. Bahkan bisa saja diharuskan untuk melakukan install ulang keseluruhan sistem operasi yang ada di dalamnya.

  • Akses Pengguna

    Di plesk akses untuk pengguna dan administrator hanya melalui satu login, sehingga pengguna lebih mudah untuk membuat email dan subdomain dan panel adminnya juga akan tampak profesional. Sementara pada cPanel sudah terdapat Web Host Manager atau WHM sebagai akses untuk administrator servernya, pada pemilik website tersedia sistem login dan interface yang berbeda. User bisa membuat login yang berbeda-beda sesuai keinginan dan hak akses mereka akan terpisah-pisah.

  • Operating System

    Sistem operasi pada plesk dan cPanel memiliki perbedaan, plesk didukung oleh Windows maupun Linux, sementara pada cPanel hanya bisa digunakan oleh RedHat, CloudLinux, dan juga CentOS. Jadi bagi Anda pengguna OS Windows tidak akan bisa menggunakan cPanel.

  • User Interface

    Plesk memiliki tampilan yang bersih dan terpusat sehingga memudahkan pengguna untuk memaksimalkan fungsi-fungsi tools yang ada di dalamnya, sementara pada cPanel pengguna sulit untuk mengaturnya pada saat awal menggunakannya hingga terbiasa.

  • Tools dan Installer

    Terdapat fitur auto install yang dimiliki oleh plesk fungsinya untuk memudahkan pengguna dalam menyematkan fitur dan program apapun ke dalam server karena CMS yang ia gunakan sudah terpusat satu sama lain, pada cPanel yang penggunanya ingin menginstall aplikasi atau CMS perlu menggunakan softaculous. Meski tidak sesimple plesk, biasanya pengguna akan diberikan softaculous dan tidak perlu menyiapkan lisensinya sendiri.

 

Baca Juga  :   Update Harga Lisensi cPanel dan Dampaknya Untuk Layanan Hosting Anda

 

Kekurangan dan Kelebihan Plesk

Perbedaan Control Panel Plesk dan Control Panel Cpanel untuk Website
 

  1. Kekurangan Plesk

    Plesk memiliki beberapa kekurangan seperti pada permintaan dukungan, plesk memerlukan informasi yang lebih rinci dan spesifik. Sementara itu karena interface yang dimilikinya lebih kompleks membuat ia cenderung lebih lambat dibandingkan dengan control panel lainnya.

  2. Kelebihan Plesk

    Dari segi kelebihan plesk unggul dalam fitur keamanan yang banyak dimilikinya, ia juga memiliki fitur WordPress Toolkit yang bermanfaat banyak, tampilan antarmuka miliknya lebih bersih dan praktis, dan pleks lebih fleksibel karena bisa digunakan oleh operating system Windows dan Linux.

 

Kelebihan dan Kekurangan cPanel

  • Kelebihan cPanel

    Kelebihan yang dimiliki control panel satu ini adalah mudahnya untuk digunakan, mudah untuk dipelajari, efektif, software yang banyak dimilikinya terinstall secara langsung. Ia juga sudah banyak diuji coba, serta memiliki banyak panduan atau tutorial yang tersedia secara online.

  • Kekurangan cPanel

    Dibalik kelebihan yang dimilikinya, control panel satu ini juga memiliki kekurangan seperti tersedianya banyak fitur pada cPanel justru menjadi penyebab lambatnya performa yang ditampilkan, pengaturan yang sudah ditetapkan oleh pengguna bisa berubah secara otomatis, cPanel cukup jarang ditemukan versi gratis sementara biayanya cukup mahal sehingga jarang digunakan oleh pengguna pemula, dan beberapa software yang dimilikinya tidak terupgrade secara otomatis.

 

Kesimpulan dan Penutup

Plesk dan cPanel yang saling menyaingi nyatanya memiliki banyak kekurangan dan kelebihannya masing-masing, hal ini bisa menjadi acuan bagi Anda untuk memilih menggunakan control panel mana dalam website Anda. Namun sejak 2019 cPanel resmi mengumumkan kenaikan harga yang berlaku sejak januari 2021, sehingga cukup mengguncangkan industri web hosting yang berpengaruh besar pada kenaikan harga web hosting mereka. Bagi Anda para pemula, kekurangan cPanel ini cukup menyulitkan Anda mengingat jarangnya tersedia akses gratis ke dalamnya.

Jika ditinjau lebih jauh terkait pada kelebihan dan kekurangan masing-masing control panel, plesk bisa jadi pilihan control panel yang ingin Anda gunakan. Meski performanya menjadi lambat sebab interfacenya yang bersih, kelebihan lainnya bisa menjadi pertimbangan Anda untuk mulai beralih menggunakan control panel plesk. Namun jika Anda sudah terbiasa dan ahli dalam menggunakan control panel cPanel, tidak ada salahnya untuk tetap menggunakan control panel satu ini.

Related Post :

popup image