Profesi Social Media Specialist : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 2 | | 0

Berbagai perusahaan di Indonesia sejak tahun 2015 lalu, sudah menambah jenis pekerjaan di dalam struktur kerjanya, dimana pekerjaan tersebut adalah Social Media Specialist. Seiring dengan berkembangnya zaman ke era digital, menjadikan profesi Social Media Specialist semakin dibutuhkan oleh berbagai perusahaan. Bahkan jumlah peminat profesi satu ini juga tak kalah tinggi. Adanya pengaruh era digitalisasi seperti saat ini, menjadikan perusahaan harus mampu bersaing dalam dunia digital sehingga perusahaan tersebut semakin dikenal oleh publik.

Profesi Social Media Specialist kemungkinan bukanlah pekerjaan yang asing di era digital seperti sekarang ini. Sebagian orang-orang yang sudah terjun dalam profesi tersebut mungkin telah merasakan manis pahitnya menjadi seorang Social Media Specialist. Terlebih kondisi media sosial yang terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu, menjadikan Social Media Specialiast dituntut untuk harus memutar otak supaya konten yang mereka buat senantiasa efektif untuk menunjang promosi sebuah bisnis atau perusahaan. Hal inilah yang menjadikan profesi dalam bidang media sosial disebut sebagai pekerjaan dengan proses belajar tiada henti.

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai profesi Social Media Specialist, sebaiknya pahami terlebih dahulu arti dari profesi tersebut. Social Media Specialist adalah posisi yang fokus untuk menciptakan konten digital secara kreatif dan menarik untuk berbagai jenis platform media sosial sebuah perusahaan. Pembuatan konten tersebut tak lain adalah untuk memperkuat usaha marketing, meningkatkan brand awareness serta mendorong angka penjualan. Namun, setiap platform media sosial memiliki karakteristik berbeda sehingga seorang Social Media Specialist harus mampu menyesuaikan konten dengan jenis platform media sosial yang digunakan.

 

Job Deskripsi Social Media Specialist

Profesi Social Media Specialist : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya
 

Profesi Social Media Specialist sebetulnya hampir sama dengan Public Relations. Seorang Public Relations biasanya bertugas mempromosikan sebuah produk perusahaan melalui event offline maupun bekerjasama dengan media. Sedangkan seorang Social Media Specialist bertugas mempromosikan produk melalui berbagai platform media sosial yang meliputi Twitter, Facebook, Instagram dan Linkedin mau pun platform media sosial lainnya.

Selain itu, seorang Social Media Specialist memiliki tanggung jawab mengelola semua media sosial perusahaan. Dimana fungsi media sosial bagi perusahaan yaitu sebagai branding serta membangun personal connection dengan para pelanggan. Untuk itulah suatu perusahaan saat ini sangat memerlukan seseorang yang bertugas mengelola akun media sosial perusahaan secara serius.

Profesi Social Media Specialist memang begitu kompleks dan tidak hanya terbatas pada pembuat konten media sosial perusahaan saja. Bahkan sebelum sebuah konten diunggah, mereka harus melakukan riset supaya materia yang dinggah sesuai tren di masyarakat. Selain itu, konten yang dibuat harus selalu berkesinambungan dengan produk perusahaan karena seorang Social Media Specialist juga harus selalu memperhatikan tata cara penulisa supaya konten yang dihasilkan menarik bagi pengguna media sosial.

Profesi Social Media Specialist juga memiliki tugas membuat campaign supaya dapat meningkatkan brand awareness perusahaan yang selalu menuntut kreativitas supaya pesan yang disampaikan terkesan lebih menarik. Selain itu, Social Media Specialist juga harus mampu membangun hubungan yang baik dengan para pelanggan maupun konsumen baru. Dengan demikian Social Media Specialits juga harus siap menjawab berbagai pertanyan konsumen sekaligus menguasai informasi seputar produk.

 

Baca Juga :     Profesi Content Writer : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya

 

Tugas Social Media Specialist

Sesuai dengan namanya, profesi Social Media Specialist memang berkaitan dengan media sosial sebuah perusahaan. Akan tetapi ternyata tugas profesi ini tidak hanya seputar mengupload konten media sosial saja. Melainkan masih ada tugas-tugas lain, diantaranya sebagai berikut :

 

  • Memperbaharui Informasi

    Seorang Social Media Specialist harus rajin memperbaharui informasi agar wawasannya semakin meningkat. Sehingga mereka bisa membangun strategi baru di media sosial untuk perusahaan tempat mereka bekerja.

  • Memperhatikan dan Menganalisa Tren

    Tugas Social Media Specialist berikutnya yaitu harus memiliki jiwa analis untuk melihat tren yang sedang berkembang di masyarakat serta mengikutinya. Dengan demikian perusahaan tidak akan tertinggal dan mampu menghadapi persaingan dengan perusahaan kompetitornya.

  • Mengembangkan Strategi Penggunaan Media Sosial

    Profesi Social Media Specialist harus bisa memilih media sosial yang perlu dikembangkan. Dimana media sosial tersebut harus dipilih berdasarkan yang paling banyak dipakai oleh para pelanggan perusahaan saat ini.

  • Membangun Komunikasi

    Dalam dunia kerja, komunikasi sangat dibutuhkan untuk menciptakan kedekatan dengan konsumen maupun rekan kerja. Sehingga baik konsumen maupun rekan kerja bisa semakin setia pada sebuah perusahaan. Untuk membangun komunikasi tersebut, seorang Social Media Specialist harus terbiasa memakai tutur kata yang sopan saat merespon komentar dari para pelanggan.

  • Memperbaharui Konten Media Sosial

    Supaya perusahaan selalu terlihat aktif di media sosial, maka dibutuhkan pembaruan konten setidaknya sekali dalam sehari. Untuk itulah profesi Social Media Specialist bertugas memperbaharui konten media sosial perusahaan secara rutin.

 

Baca Juga :     Perbedaan Job Deskripsi, Kualifikasi, dan Tanggung Jawab pada Recruitment Pekerjaan

 

Kualifikasi Social Media Specialist

Profesi Social Media Specialist : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya
 

 

Bagi Anda yang berminat dengan profesi Social Media Specialist, sebaiknya ketahui kualifikasinya berikut ini :

 

  • Social Media Fluency

    Social Media Specialist sebaiknya mempunyai minat tinggi untuk memakai media sosial. Selain itu, mereka juga perlu tahu berbagai jenis media sosial yang dipakai oleh pelanggan. Pastinya seorang Social Media Specialist harus melek teknologi dan mengikuti perkembangan tren.

  • Kemampuan Komunikasi

    Seorang Social Media Specialist harus mempunyai kemampuan berkomunikasi yang meliputi menulis, story telling, editing, persentasi dan SEO.

  • Pengetahuan Tentang Tools

    Social Media Specialist harus menguasai berbagai jenis tools analisis untuk memantau perkembangan media sosial.

  • Skill Komputer dan Desain

    Pemahaman dasar tentang komputer dan desain memang sangat perlu dikuasai oleh seorang Social Media Specialist. Supaya dapat menghasilkan konten yang menarik dan berkualitas.

  • Mampu Berpikir Cepat

    Seorang Social Media Specialist harus bisa berpikir cepat sehingga dapat mengikuti perkembangan tren untuk pembuatan konten.

 

Baca Juga :     Profesi Admin : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi dan Tanggung Jawabnya

 

Tanggung Jawab Social Media Specialist

Profesi Social Media Specialist juga memiliki tanggung jawab, antara lain sebagai berikut :

 

  • Mengembangkan konten media sosial perusahaan secara konsisten dan sesuai identitas brand.
  • Menciptakan konten yang bervalue di berbagai platform media sosial perusahaan.
  • Mengelola post di media sosial dengan volume tinggi.
  • Menjalin komunikasi dengan para followers di media sosial perusahaan.
  • Mengatur dan mengembangkan program dengan influencer serta mendatangi event-event.
  • Selalu mengupdate perkembangan tren di media sosial.
  • Memberikan rekomendasu maupun saran bagi strategi social media marketing.
  • Memberi arahan kepada tim desain visual konten yang telah direncanakan.

 

Baca Juga :    Profesi Developer : Job Deskripsi, Tugas, Kualifikasi, dan Tanggung Jawabnya

 

Kesimpulan dan Penutup

Dengan mengetahui manfaat profesi Social Media Specialist bagi sebuah perusahaan, tak heran profesi satu ini terus dibutuhkan mengikuti perkembangan dunia digital. Namun perlu Anda ketahui bahwa profesi satu ini memang berbeda dengan profesi lainnya dimana profesi lain mungkin pernah dipelajari di bangku sekolah maupun perguruan tinggi. Sedangkan Social Media Specialist biasanya dipelajari secara otodidak atau juga melaluli kelas- kelas online yang banyak membahas profesi terbaru ini.

Meski profesi Social Media Specialist terlihat mudah dilakukan hanya mengupload konten saja, namun tugas dan tanggung jawab profesi ini begitu banyak. Dengan Anda memahami setiap tugas dan tanggung jawab seorang Social Media Specialist, tentu Anda tidak akan kesulitan saat menjalankannya. Bahkan Anda akan semakin tertantang agar mampu memberikan yang terbaik bagi perusahaan tempat Anda bekerja. Bagi Anda yang memiliki ketertarikan dengan media sosial dan memenuhi kualifikasi sebagai menjadi seorang Social Media Specialist, sebaiknya jangan ragu mencoba profesi satu ini. Selain bisa menyalurkan bakat dan kemampuan, Anda juga berkesempatan memperoleh banyak pengalaman sekaligus wawasan seputar tren media sosial.

Related Post :

popup image