logo Skill yang Diperlukan untuk Menjadi Seorang Product Manager - IDCloudHost

Skill yang Diperlukan untuk Menjadi Seorang Product Manager

Skill yang Diperlukan untuk Menjadi Seorang Product Manager

Anda yang ingin bekerja di industri teknologi mungkin sudah pernah mendengar istilah product manager sebelumnya. Profesi yang satu ini banyak dibutuhkan oleh startup dan perusahaan teknologi yang biasanya memiliki produk digital. Apakah Anda salah satu yang tertarik untuk berkarir di bidang ini? 

Secara umum, seorang product manager bertanggungjawab dalam pembuatan dan pengembangan produk untuk perusahaan tempatnya bekerja. Namun, ternyata product manager masih memiliki tugas lainnya juga, lho. Dalam artikel ini, Anda akan mengenal profesi yang satu ini lebih dalam. Simak penjelasan selengkapnya!

Apa Itu Product Manager?

apa itu product manager

Product Manager atau PM adalah seseorang yang bertugas terhadap pengembangan sebuah produk. Peran seorang PM menentukan bagaimana keberhasilan produk tersebut, karena mereka harus dapat mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, merancang strategi, serta memanajemen timnya dengan baik. 

Product Manager bekerja dalam tim product development. Jika ingin berkarir sebagai product manager, Anda harus dapat berkoordinasi dengan orang-orang dari berbagai bidang, mulai dari bisnis, teknologi, hingga UX. Karena itulah, seorang PM harus memiliki ketertarikan dan pengetahuan dalam berbagai bidang. Pengetahuan ini nantinya akan memudahkan Anda selama proses pengembangan produk. 

Tugas dan Tanggung Jawab Product Manager

tugas product manager

Setelah memahami apa itu product manager, Anda tentu ingin mengetahui apa saja tugas dan tanggungjawabnya. Berikut penjelasan selengkapnya. 

  1. Merancang Strategi

Product manager bertugas untuk merancang strategi untuk membuat dan mengembangkan produk. Sehingga, nantinya proses product development bisa berjalan lancar dan produk yang dihasilkan bisa relevan dengan kebutuhan konsumen. 

Sebagai product manager, Anda akan terlibat dalam setiap tahap pengembangan produk, termasuk tahap pra-produksi. Pada tahap ini, Anda harus bisa menentukan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembuatan produk tersebut. Tujuan ini biasanya sejalan dengan visi dan model bisnis dari perusahaan Anda. 

Selain itu, Anda tentunya harus bisa memahami customer. Apa yang mereka inginkan? Apa yang mereka butuhkan? Siapa yang akan menggunakan produk Anda nantinya? Seorang product manager harus memahami hal ini dengan baik. Caranya adalah berkoordinasi dengan anggota timnya dan melakukan riset mendalam. 

Dengan membuat strategi, proses pembuatan dan pengembangan produk bisa berjalan dengan lebih terarah. Anda dan tim tinggal mengikuti strategi yang sudah disusun selama bekerja, sehingga tidak bingung harus mengerjakan apa terlebih dahulu. Hal ini membuat pekerjaan dalam tim jadi lebih efektif dan efisien. 

  1. Mengawasi Proses Pengembangan Produk

Setelah ikut berperan dalam tahap pra-produksi, seorang product manager juga harus terlibat selama proses pengembangan produk berlangsung. PM bertanggungjawab untuk mengawasi kinerja tim dalam mengembangkan produk, hingga produk tersebut siap dirilis nantinya.

Seorang PM harus mengetahui kapan waktu strategis untuk meluncurkan produk. Sebelum merilis produk, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti segi UI dan UX produk tersebut. Anda harus bisa memahami apakah fitur-fitur yang dirancang sudah nyaman untuk digunakan oleh user atau belum. Tidak hanya itu, Anda juga harus bisa menentukan estimasi waktu pengembangan produk, hingga pemasaran produk tersebut. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, product manager berada di tengah-tengah aspek bisnis, teknologi, dan UX dari sebuah produk. Karena itu, Anda juga harus menentukan strategi marketing seperti apa yang cocok untuk produk Anda nantinya. Dalam hal ini, kemampuan komunikasi yang baik sangat diperlukan agar bisa lancar berkoordinasi dengan anggota tim, maupun tim lainnya. 

  1. Mengevaluasi Ide

Product manager harus bisa bekerjasama dalam tim. Ini karena salah satu tanggungjawabnya adalah mengevaluasi ide yang diberikan oleh para anggota timnya. Ide ini tentunya sangat penting dalam mendorong keberhasilan produk ketika sudah selesai. 

Dalam sebuah tim, ide yang disampaikan tentunya sangat banyak. Setiap anggota tim bisa memberikan masukan tentang produk dari perspektif mereka masing-masing. Tugas PM adalah mengevaluasi ide-ide tersebut dan menentukan mana ide yang potensial saja. Karena tidak semua ide cocok dengan produk yang sedang Anda kerjakan. 

Ajukanlah beberapa pertanyaan selama proses evaluasi ide. Apakah ide tersebut dapat menyelesaikan masalah? Apakah ide tersebut menguntungkan secara bisnis? Jika iya, barulah Anda bisa mempertimbangkan eksekusi ide tersebut. 

  1. Melakuan Analisis dan Membuat Laporan

Tidak hanya membuat dan mengembangkan produk saja, Anda juga harus bisa menganalisis data-data yang ada. Product manager harus mengugnakan data-data tersebut untuk mengevaluasi keberhasilan produk, juga membuat laporan progress. 

Dengan melakukan analisis dan membuat laporan evaluasi, Anda dapat kembali membangun rencana strategis untuk pengembangan produk ke depannya. Rencana ini tentunya akan menggunakan data-data tersebut sebagai dasarnya. Sehingga, Product Manager dan timnya bisa menjalankan rencana yang strategis. 

Proses pengembangan produk sebenarnya tidak akan berhenti setelah produk tersebut rilis. Terutama untuk produk digital berupa aplikasi, Anda harus melakukan update secara rutin untuk menyempurnakan produk. Dalam setiap versinya, tim harus bisa memperbaiki hal-hal yang kurang dari versi sebelumnya. Product manager harus turut berperan dalam setiap tahap ini. 

Skill Product Manager

skill product manager

Pekerjaan product manager sebenarnya sangat kompleks dan bukan merupakan hal yang mudah. Namun, bagi orang yang menyukai bidang ini tentunya pekerjaan sebagai product manager sangat seru dan menantang. Apa saja skill yang diperlukan untuk menjadi seorang PM yang baik? 

  1. Kemampuan Bisnis

Skill product manager pertama adalah kemampuan bisnis. Tidak hanya bagi pemilik bisnis atau tim pemasaran, PM juga perlu memahami kompetensi dasar bisnis untuk melakukan pekerjaannya secara efektif.

Tanggung jawabnya dalam membuat strategi pengembangan produk membuat PM harus mengetahui perhitungan untung dan rugi, hingga arus kas. Hal ini karena mereka harus mengkomunikasikan proyeksi anggaran untuk pengembangan produk kepada para stakeholder atau tim lain dalam perusahaan.  

  1. Kemampuan Komunikasi

Skill product manager yang kedua adalah komunikasi. Tim product development sering kali terdiri dari anggota tim multi-fungsional yang semuanya bertanggung jawab atas peran tertentu dalam pengembangan produk. Dalam kondisi ini, PM harus mampu mengidentifikasi kekuatan setiap anggota tim dan mendelegasikan tugas berdasarkan kemampuan anggota tim tersebut. 

Keterampilan pendelegasian ini termasuk mampu mendeskripsikan dengan jelas ekspektasi yang objektif dari setiap pekerjaan yang ditugaskan kepada anggota tim. Selain itu, PM juga harus memantau kinerja tim untuk melihat memastikan proses penyelesaian tugas berjalan dengan baik.

  1. Keterampilan Teknis

Skill product manager yang ketiga adalah keterampilan teknis. Kemampuan coding memang tidak wajib bagi semua PM, tetapi kredibilitas seorang product manager dapat dilihat lebih tinggi jika mereka memiliki kemampuan programming. Mengapa?

Product manager, terutama mereka yang mengelola produk di bidang teknologi informasi, bekerja sama dengan tim ddeveloper untuk memberikan solusi digital yang berfungsi menyelesaikan masalah para pengguna. Semakin tinggi pengetahuan teknis mereka, semakin efektif pula diskusi mereka dengan tim developer dan semakin baik keputusan strategis yang akan dibuat.

  1. Kemampuan Riset Pasar

Memiliki pengalaman dalam melakukan riset pasar juga penting untuk menjadi product manager yang handal. Ketika membuat konsep produk baru, riset pasar sangat penting untuk mengetahui apakah ada pasar atau audiens untuk produk tersebut. Riset pasar juga membantu PM untuk mengetahui bagaimana produk dapat melayani pasar tersebut dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan ini termasuk menilai kebutuhan pelanggan, mengumpulkan umpan balik, melakukan wawancara dan survei pelanggan. Untuk memulai, product manager dapat berkonsultasi dengan marketing manager dan bekerjasama dengan UX researcher.

  1. Pengetahuan UX (User Experience)

Meskipun tim produk sering kali menyertakan pakar User Experience (UX) User Interface (UI), akan sangat membantu bagi product manager untuk memiliki pengetahuan teknis dan praktis tentang UX. Pengetahuan ini akan membantu PM untuk memiliki pemahaman yang sama dengan tim UX dan UI. Ini juga dapat membantu product manager mengkomunikasikan pekerjaan dan melakukan diskusi dengan lebih efektif.

  1. Fleksibilitas

Prioritas selalu dapat berubah dalam kegiatan PM. product manager harus memiliki kemampuan untuk memprioritaskan sesuatu dan harus dapat mengikuti perubahan bisnis mereka dalam kondisi persaingan. Namun, mereka harus tetap fleksibel untuk memastikan produk dikembangkan dan dirilis dengan cara yang paling efektif dan efisien.

  1. Problem Solving

Pada intinya, produk diciptakan untuk memecahkan masalah, baik untuk bisnis maupun untuk user. product manager yang baik adalah orang yang menciptakan produk yang memecahkan masalah mendasar. Memiliki keterampilan memecahkan masalah adalah bagian penting dalam menciptakan ide-ide inovatif dalam pengembangan produk. 

Hal yang perlu diingat, pastikan untuk selalu berempati dengan klien Anda selama sesi brainstorming. Masalah mereka harus menjadi poin utama di balik pengambilan keputusan Anda.

  1. Kepemimpinan dan Inisiatif

Seperti kebanyakan posisi manajemen, keterampilan kepemimpinan sangat penting untuk mengelola dan memotivasi tim. Kemampuan kepemimpinan ini juga perlu berjalan beriringan dengan kemampuan inisiatif agar proses pengembangan produk selesai sesuai dengan deadline yang telah ditentukan.

Selain itu, product manager sering kali harus memimpin tim lintas fungsi yang mungkin mencakup perwakilan dari tim pengembangan, tim produk, tim teknik, tim pemasaran, tim penjualan, dan lain-lain. Oleh karena itu, keterampilan kepemimpinan dan inisiatif yang baik penting bagi product manager untuk membuat semua tim bekerja dengan baik menuju tujuan yang sama.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai apa itu project manager, tugas dan tanggung jawab, serta skill yang harus dimiliki seorang project manager untuk meningkatkan kredibilitasnya. Semoga ulasan ini menambah wawasan Anda tentang dunia product management. Apabila Anda sudah selesai membuat aplikasi, tentunya butuh layanan cloud agar aplikasi tersebut bisa diakses oleh semua pengguna. Gunakan Bare Metal Server dari IDCloudHost yang cepat, memiliki performa tinggi, dan disertai dukungan tim support 24/7! 

 

Solusi Sempurna untuk Bisnis Anda

Dalam Waktu 3 Menit, Anda akan mendapatkan semua
layanan dengan cepat. Tidak ada kewajiban untuk upgrade,
downgrade atau cancel setiap waktu

Buat Private Cloud
Subscribe here to get update
popup image