Tips Cara Memilih Platform Email Blast untuk Email Marketing Bisnis

Business, Email Marketing / 0 | | 0

Saat sedang membuka email, seringkali terdapat banyak sekali email masuk dari perusahaan yang memberikan berbagai informasi. Misalnya, email yang menawarkan promo, atau email yang memberitahu mengenai perkembangan suatu perusahaan.

Email seperti ini dapat disebut email blast, yakni suatu email yang dikirim pada penerima dengan jumlah banyak di waktu yang sama. Sebagian besar email blasting ini digunakan demi tujuan marketing. Ketika hendak mengirimkan email marketing, Anda tidak bisa dengan menggunakan platform biasa layaknya Yahoo dan Gmail.

Ini karena jumlah email yang akan dikirimkan besar. Alasan lain adalah banyak sekali fitur dari email marketing yang tidak dapat Anda temukan pada layanan email biasanya. Contohnya otomatis, laporan, analisis performa email dan segmentasi audiens.

 

Tips Memilih Platform Email Blast

Kini, sudah hadir berbagai platform yang telah menyediakan layanan tersebut. Namun untuk memilihnya tidak boleh sembarangan. Oleh karena itu, artikel ini akan memberi beberapa tips memilih platform email blast yang terbaik. Ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilihnya. Simak tips selengkapnya di bawah ini.

 

1. Mengetahui Tujuan Dari Perusahaan

 

Langkah pertama sebelum Anda memilih platform email blast yang tepat adalah dengan memahami tujuan-tujuan apa saja yang ingin perusahaan Anda capai. Anda perlu untuk memahami tujuan aksi dan gerakan perusahaan karena nantinya tiap layanan email marketeing pun mempunyai berbagai fitur berbeda.

Jika sudah tahu apa tujuan yang hendak dicapai, barulah Anda bisa memilih sendiri layanan email marketing mana yang sesuai kebutuhan perusahaan sehingga nantinya Anda tidak rugi karena sudah menghabiskan uang untuk fitur-fitur yang ternyata tidak dibutuhkan oleh perusahaan.

 

2. Memilih Layanan Gratis Maupun Berbayar

 

Tips memilih platform email blast berikutnya adalah Anda harus mempertimbangkan apakah akan memilih layanan yang gratis ataupun yang harus membayar. Sejumlah perusahaan memang sudah menyediakan layanan email marketing secara gratis, dengan kekurangan yaitu fiturnya yang terbatas.

Salah satu contohnya adalah Mail Chimp, dimana penggunanya dapat mengirim email marketing paling banyak 12.000 email saja per bulannya pada 2.000 pelanggan atau kurang.

Sedangkan untuk platform yang berbayar, umumnya terdapat pilihan untuk melakukan pembayaran dengan jangka waktu per bulan ataupun per tahun. Harga dan fiturnya pun bervariasi sehingga fitur berbayar bisa dibilang lebih menguntungkan. Contoh dari platform berbayar adalah MailToGo.

Dibandingkan dengan platform yang tidak berbayar, biasanya platform berbayar dapat mengirim email sekitar 50.000 per bulannya.

 

3. Perhatikan Ketersediaan Template Email

 

Jumlah template email yang tersedia juga merupakan tips memilih platform email blast yang perlu Anda pertimbangkan. Jika pilihan template email ada banyak, email yang Anda buat akan terkesan tidak membosankan dan juga menarik.

Sebagai contoh, email template sudah seharusnya sesuai dengan profil perusahaan. Baik itu dari pemilihan warna dan kata-kata, sampai bentuk pendekatan yang dapat memengaruhi para pengguna.

 

4. Pemetaan Audiens

 

Dalam melakukan pemetaan audiens, ada berbagai aspek yang dapat dilakukan oleh email marketing. Anda perlu memerhatikan minat konsumen, tipe konsumen, engangement dan juga lokasi dari konsummmen.

Nah, fitur untuk memetakan audiens ini juga perlu Anda pertimbangkan. Supaya, email yang Anda kirim dapat sesuai dengan taget audiens. Satu hal yang perlu Anda ingat bahwa produk sebaik apapun tetap tidak akan bermanfaat apabila target pasarnya tidak tepat.

 

5. Tersedia Baik Untuk Mobile Maupun Desktop Version

 

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Forrester, 42 persen dari email marketing dibuka oleh pengguna lewat perangkat mobile atau smartphone.

Dengan begitu, Anda harus memastikan bahwa platform yang akan dipilih untuk menyediakan email template teteap membuat pengguna yang melihatnya melalui mobile merasa nyaman atau disebut Mobile Friendly, sebagaimana jika membukanya di desktop.

Baca Juga : Sukses Berbisnis Menggunakan Email Marketing

 

6. Customer Support

 

Jumlah customer support yang tersedia adalah bahan pertimbangan Anda berikutnya saat akan memilih layanan yang tepat untuk email marketing. Dengan pemilihan yang tepat, Anda dapat menyelesaikan masalah layanan yang dapat terjadi sewaktu-waktu dengan cepet.

Biasanya, para penyedia email marketing ini memberikan fitur customer support ini hanya tersedia bagi pengguna yang menggunakan platform berbayar. Bahkan, sejumlah platform telah menghadirkan fitur professional support bagi para pengguna mereka yang butuh untuk berkonsultasi mengenai email marketing.

Baca Juga : Penjualan Bisnis Online Lebih Efektif? Email Marketing Solusinya

 

7. Email Secara Otomatis

 

Dengan hadirnya fitur email secara otomatis, kini pengguna sudah dapat mengirim email dengan cara otomatis sesuai dengan perilaku dari penerima email-nya.

Misalnya, Anda dapat mengatur untuk mengirimkan email otomatis saat ada orang yang baru saja berlangganan newsletter, atau saat penerima tidak kunjung membuka email yang Anda berikan sebelumnya. Bisa juga saat penerima email belum mengklik CTA yang ada pada email sebelumnya.

Keuntungan yang bisa didapatkan dengan adanya fitur ini adalah Anda dapat dengan mudah mengirim email yang kontennya berbeda pada konsumen yang perilakunya juga berbeda.

 

8. Menganalisa Email Marketing

 

Tips memilih platform email blast yang terakhir adalah dengan menganalisa email marketing. Pasca Anda mengirim email marketing pada konsumen yang potensial, kini Anda sebaiknya mengevaluasi performa dari kampanye Anda.

Yang pertama, ketahuilah seberapa banyak penerima email Anda yang sudah membuka email dari Anda, juga mereka yang mengklik link yang dicantumkan pada email, dan para penerima email yang telah membatalkan berlangganan newsletter.

Dengan menganalisa hal-hal ini, Anda akan tahu apakah kampanye yang Anda lakukan lewat email itu berhasil atau tidak. Jangan khawatir, saat ini sebagian platform pun sudah menyediakan fitur untuk menganalisa dan memberi laporan pada Anda secara gratis.

Namun, ada juga platform yang mengharuskan penggunanya untuk bisa mengakses fitur tersebut. Oleh sebab itu, Anda memang harus pintar-pintar ketika akan memilih platform. Jangan lupa untuk sesuaikan juga dengan budget yang Anda miliki.

Fitur ini pun amat berguna bagi Anda yang nantinya akan membuat laporan bulanan atau tahunan untuk mengetahui efisiensi dari promo yang telah Anda jalankan.

 

Kesimpulan dan Penutup 

Demikianlah sejumlah tips memilih platform email blast yang bisa Anda terapkan. Sebagai seseorang yang menjadi pemilik bisnis, Anda harus paham betul platform seperti apa yang bisnis Anda butuhkan.

Apakah mungkin bisnis Anda membutuhkan beragam fitur sehingga harus menggunakan platform berbayar, atau tetap oke meskipun menggunakan platform gratis yang fiturnya terbatas.

Anda harus benar-benar memahami apa saja kebutuhan email Anda. Dengan memahaminya, Anda sendiri yang akan merasakan keuntungannya seperti lebih berhemat karena biaya yang Anda keluarkan tidak percuma untuk fitur yang kelak justru tidak digunakan.

Tentunya merupakan pemborosan ketika Anda sudah memilih suatu platform, tapi fiturnya tidak Anda butuhkan untuk kepentingan kampanye email.

Memang, dalam memilih platform membutuhkan kejelian. Ingatlah bahwa email yang Anda kirim dengan tujuan pemasaran tidak selalu mengenai template Anda yang menarik ataupun tulisannya yang bagus.

Namun strategi dalam menyusunnya juga tidak boleh terlewatkan supaya tidak jadi spam bagi para penerima. Sekian informasi yang diberikan artikel ini, semoga tips-tips diatas dapat bermanfaat bagi Anda.

Related Post :