10 Tips Wawancara Kerja Agar Mudah Diterima

Serba Serbi, Tips & Tricks / 0 | | 2

Wawancara kerja mungkin merupakan langkah terpenting yang akan Anda ambil dalam perjalanan pencarian kerja Anda. Meskipun Anda bisa saja telah melakukan wawancara kerja beberapa kali, namun tiap wawancara pasti akan berbeda juga, untuk itu perlu bagi anda untuk menguasai tips wawancara kerja agar dimasa mendatang lebih mempermudah dan dapat membantu anda dalam lolos ke tahap selanjutnya yakni Medhical Cekup.

Inti dari setiap wawancara kerja adalah untuk menunjukkan nilai dan kemampuan Anda kepada perusahaan dan perekrutan bahwa Anda adalah orang terbaik untuk lowongan dan posisi pekerjaan yang mereka buka. Hanya saja, untuk menjadi persuasif dan menyakinkan mereka untuk memilih Anda juga bukan hal yang mudah.

Untuk membantu Anda mendapatkan pekerjaan berikutnya, berikut adalah 10 tips wawancara kerja yang bisa Anda terapkan dalam wawancara kerja Anda nanti agar bisa diterima.

 

10 Tips Wawancara Kerja yang Sukses

10 Tips Wawancara Kerja Agar Mudah Diterima
 

Manusia adalah makhluk visual maka kesan yang Anda buat pada pewawancara sering kali dapat melebihi kredensial Anda yang sebenarnya. Ketenangan, sikap, keterampilan sosial dasar, dan kemampuan Anda untuk berkomunikasi dievaluasi bersama dengan pengalaman dan pendidikan Anda.

Karenanya Anda dan pewawancara harus terlibat dalam percakapan dengan saling bertukar informasi dan ide. Hanya melalui dialog seperti itu Anda berdua dapat menentukan apakah Anda, perusahaan, dan pekerjaan cocok. Persiapan adalah kunci kesuksesan yang tidak dapat di tawar lagi.

Jadi jika Anda akan segera menghadapi wawancara kerja, simak 10 tips berikut yang bisa membuat wawancara Anda lebih berkesan.

 

  1. Pahami industri dan perusahaan dengan teliti

    Pewawancara atau HRD yang akan mewawancarai Anda mungkin bertanya bagaimana Anda memandang posisi perusahaannya, industri yang mereka geluti, siapa pesaing perusahaan, apa keunggulan kompetitifnya, dan bagaimana sebaiknya perusahaan itu maju.
    Untuk dapat menjawabnya, fokuskan pencarian pekerjaan Anda hanya pada beberapa industri saja dan pelajari perusahaan yang Anda tuju ini dengan seksama.

  2. Ketahui nama pewawancara, ejaannya, dan pengucapannya

    Anda tentu saja tidak ingin malu dengan salah menyebutkan nama orang yang akan mewawancarai Anda. Apabila Anda tidak tahu namanya, telepon terlebih dahulu dan tanyakan kepada orang yang mengundang Anda sebelumnya.

  3. Gunakan pakaian yang sesuai

    Mengenakan pakaian yang tepat untuk wawancara memang tidak akan menjamin Anda mendapatkan pekerjaan, tetapi mengenakan pakaian yang salah akan menghilangkan peluang untuk membuat pewawancara terkesan.
    Berpakaianlah secara profesional. Kenakan pakaian bisnis yang sesuai dengan perusahaan dan lowongan sambil tetap memastikan Anda merasa nyaman.

  4. Tepat waktu

    Meski sudah ada waktu janji temu untuk wawancara yang ditentukan, tapi tidak ada salahnya datang 10- 15 menit lebih awal. Perlu Anda ketahui, terkadang juga pewawancara sering kali sudah siap sebelum janji temu.

  5. Fokus pada pewawancara

    Walau Anda gugup, pastikan Anda tetap dapat memahami pertanyaannya. Jika tidak, mintalah klarifikasi, atau nyatakan kembali dengan kata-kata Anda sendiri. Jawab dengan lengkap dan singkat serta tetap pada subjek yang ada.

    Baca Juga   :    Jawaban yang Tepat untuk Kekuatan dan Kelemahan Saat Wawancara Kerja

  6. Perjelas nilai kemampuan dan alasan Anda menginginkan pekerjaan tersebut

    Anda pasti dinilai dari resume, cv atau portofolio yang Anda kirimkan lebih dulu sebelum dipanggil interview. Maka ketika Anda berada di ruang wawancara itu berarti pihak perusahaan melihat sesuatu nilai atau potensi dari Anda dari informasi yang Anda kirimkan tadi.
    Oleh karena itu bersiaplah untuk memberitahu pewawancara mengapa Anda menginginkan pekerjaan itu termasuk minat Anda tentang pekerjaan itu, imbalan apa yang ditawarkannya yang menurut Anda berharga dan kemampuan apa yang Anda miliki yang sesuai dengan posisi tersebut. Ingat, jika pewawancara tidak berpikir Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan itu, dia tidak akan memberi Anda tawaran tersebut tidak peduli seberapa bagusnya semua berkas yang Anda punya di atas kerta tertulis.

  7. Bersiaplah untuk pertanyaan pribadi

    Beberapa pewawancara mungkin tidak tahu apa yang bisa ditanyakan dan tidak bisa mereka tanyakan secara legal. Berjaga- jaga lebih awal, antisipasi bagaimana Anda akan menangani pertanyaan seperti itu tanpa kehilangan kredensial Anda.

  8. Tunggu pewawancara menyebutkan gaji dan tunjangan

    Banyak yang segan dan takut untuk menanyakan gaji atau tunjangan apa saja yang akan mereka dapatkan jika mereka lolos dan mendapatkan posisi itu. Tapi tidak jarang juga pencari kerja bisa mengetahui estimasi gaji mereka dari lowongan yang disebarkan.

  9. Jangan mengharapkan tawaran pekerjaan pada wawancara pertama

    Bagi mereka yang pertama kali menghadapi wawancara kerja mungkin berharap tinggi untuk dapat segera diterima. Tergantung banyak pertimbangan dari perusahaan, kadang seringkali Anda akan diundang ke wawancara kedua atau bahkan ketiga sebelum tawaran dibuat beberapa minggu kemudian.

  10. Akhiri dan tutup wawancara dengan nada positif dan antusias

    Anda dapat menanyakan apa langkah selanjutnya kepada pewawancara. Ucapkan terima kasih kepada pewawancara atas waktunya dan nyatakan minat Anda pada pekerjaan itu. Pergi dengan cepat dan sopan dengan jabat tangan dan senyuman.

 

Baca Juga  :    CV Kreatif dan Cara Membuat CV Kreatif untuk Lamar Pekerjaan

 

Hal- hal yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Wawancara Kerja

10 Tips Wawancara Kerja Agar Mudah Diterima
 

Proses wawancara kerja sangat berarti karena Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk memberi dan meninggalkan kesan kepada perusahaan. Karenanya perhatikan beberapa hal- hal yang sebaiknya harus dihindari selama wawancara kerja :

  • Datang terlambat untuk wawancara

    Jika karena alasan tertentu pada hari itu tidak dapat dihindari, teleponlah terlebih dahulu untuk memberi tahu pewawancara Anda tentang perkiraan waktu kedatangan Anda.

  • Berpakaian sembrono atau tidak pantas

    Tidak yakin apa yang harus dipakai? Anda bisa mencari ide bagaimana berpakaian yang sesuai dengan perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Kalau Anda tidak yakin, pakaian kemeja dan setelan hitam putih adalah pakaian yang dianggap cukup aman dan netral.

  • Jangan melebihkan kemampuan Anda

    Memang Anda harus menjual nilai dan kemampuan Anda, tetapi itu bukan berarti Anda harus melebih- lebihkannya. Bisa saja Anda akan ditawari posisi dan pekerjaan yang sebenarnya tidak ada dalam kualifikasi Anda. Sebaiknya jawab semua pertanyaan dengan sejujurnya dan gunakan diplomasi yang baik

  • Akui kelemahan Anda rendah hati

    Meskipun kejujuran selalu merupakan kebijakan terbaik, Anda tidak perlu mengungkapkan kekurangan Anda secara sukarela kecuali jika diminta secara langsung.

  • Hindari mengkritik perusahaan Anda saat ini atau sebelumnya

    Ada banyak alasan kenapa seseorang mencari pekerjaan baru, contohnya ketika Anda mengalami masalah dengan pekerjaan Anda sebelumnya. Namun tetap hindari mengkritik pekerjaan dan perusahaan Anda sebelumnya. Ingat, melakukan hal itu dapat memberi kesan kepada pewawancara Anda bahwa Anda sulit diajak bekerja sama atau memberi kesan yang buruk dan kesalahpahaman.

 

Baca Juga  :     Cara Membuat Resume Kerja yang Baik dan Benar untuk Melamar Pekerjaan

 

Kesimpulan dan Penutup

Bahkan ketika Anda telah melakukan lebih banyak wawancara sekalipun, wawancara kerja tetap sulit. Dengan setiap wawancara kerja, Anda bertemu orang baru, dimana Anda harus kembali menjual nilai dan keterampilan Anda. Tetap saja, Anda tidak tahu apakah Anda akan berhasil dalam wawancara tersebut. Namun demikian, Anda harus tetap optimis dan antusias melalui itu semua. Ini bisa menjadi tantangan, terutama ketika Anda sedang mewawancarai pekerjaan yang Anda inginkan untuk dipekerjakan.

Tetap ingatlah bahwa wawancara kerja bukanlah ujian dimana Anda tidak perlu belajar berjam-jam. Sebaliknya, prioritaskan untuk meneliti perusahaan. Dengan memahi tips wawancara kerja yang baik, anda dapat mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan mendatang ketika hendak melamar kerja di tempat kerja baru.

Related Post :