Tutorial Membuat Server untuk Ujian Online (Sistem CBT) Menggunakan Server VPS

News & Release, Serba Serbi / 0 | | 0

Setiap tahun peserta ujian sekolah semakin meningkat yang tentunya membutuhkan banyak pendukung seperti pena, kertas dan pensil. Belum lagi hasil ujian siswa juga kadang masih diperiksa secara manual oleh para guru. Ini tentu saja selain tidak ramah lingkungan karena masih menggunakan alat- alat konvensional, pemeriksaan hasil ujian pun juga memakan waktu dan rentan kesalahan.

Belum lagi ujian dengan metode lama ini juga mengharuskan peserta ujian untuk datang ke venue (tempat) untuk melakukan ujian. Sedangkan saat ini kita tengah dilanda pandemi dan pemerintah masih melarang masyarakat untuk berkumpul maupun untuk para siswa kembali bersekolah. Selain belajar secara online, para siswa pun juga dapat melakukan ujian secara online.

Sejak muncul nya CBT atau Computer-Based Test, sekolah bisa memanfaatkan inovasi ini untuk menyelenggarakan ujian tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Begitu juga dengan sistem pemeriksaan hasil ujian dapat dilakukan langsung oleh sistem yang sudah ditentukan sebelumnya. Cara ini akan jauh lebih efisien dan praktis, karena CBT bisa diterapkan dalam situasi karantina pandemi seperti saat ini.

 

Menerapkan Ujian Berbasis CBT Online

Lalu bagaimanakah caranya menerapkan ujian yang berbasis online? Untuk dapat menerapkan sebuah ujian online tentu memerlukan banyak faktor yang bisa mendukungnya. Sekolah harus menyiapkan server yang akan digunakan untuk dapat melayani dan menampung peserta ujian dalam jumlah besar serta juga menyediakan koneksi internet yang stabil hingga mampu menghubungkan komputer client ke server yang ada.

Dalam penerapan CBT, pihak sekolah akan memerlukan sebuah server yang tidak hanya bisa menampung banyak data dan informasi peserta ujian, tetapi server itu sendiri hendaknya dipilih dengan seksama karena server akan menjadi tonggak penentu nantinya. Pihak sekolah juga harus mempersiapkan koneksi yang stabil dan kuat untuk dapat tetap mengakomodasi ujian siswa.

Oleh karena itu sekolah harus memilih jaringan yang baik dan terpercaya karena ujian tersebut juga sedikit banyaknya akan bergantung pada server dan jaringan yang stabil tadi. Arus transfer data ulang alik juga harus terjaga, server harus tetap mampu bekerja tanpa menjadi down di tengah jalan, semua ini haruslah menjadi perhatian utama dari pihak sekolah juga.

Jika pihak sekolah menggunakan server fisik maka server yang digunakan harus memenuhi spesifikasi yang ingin dicapai serta mampu mendukung CBT keseluruhan. Hanya saja penggunaan server fisik untuk CBT dirasa kurang efektif mengingat harga server yang mahal namun tidak sebanding dengan penggunaannya sehingga dianggap kurang efektif. Maka dari itu pihak sekolah juga dapat mencoba alternatif lain untuk penerapan ujian online ini dengan server virtual atau VPS. Metode VPS sendiri dianggap mampu untuk menjadi solusi alternatif dalam membantu sekolah- sekolah untuk menerapkan ujian online tidak hanya aman dan efisien, tetapi juga dengan biaya minim yang terjangkau juga.

Baca Juga :   Cara Mendaftarkan Domain Sekolah (SCH.ID) Untuk Sekolah di Indonesia

 

Komponen dan Spesifikasi Pendukung CBT

Tutorial Membuat Server untuk Ujian Online (Sistem CBT) Menggunakan Server VPS
 

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Kemdikbud mengenai spesifikasi yang menyangkut server untuk pengadaan CBT untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), maka pihak sekolah harus memenuhi komponen dan spesifikasi seperti berikut ini :

  • Komputer yang digunakan adalah komputer jenis Desktop bukan Laptop atau Notebook.
  • Mempunyai CPU: 4 core, 1.6 Ghz
  • RAM: 8GB DDR3
  • Storage: 250Gb
  • Menggunakan OS: Windows Server/10/8/7, Linux Ubuntu 14.04 (64 bit)
  • Software: VM Virtual Box, Browser (Mozilla, Chrome, dll), Exam Browser Admin
  • LAN: 2 Unit LAN Card (NIC)
  • Mempunyai setidaknya 2 unit komputer server yang digunakan sebagai pendukung cadangan atau backup
  • Telah dilengkapi dengan UPS dengan daya tahan 15 menit

 

Baca Juga :   Cara Membuat Website Pendaftaran PPDB untuk Sekolah di Indonesia

 

Selain spesifikasi diatas yang harus dipenuhi pihak sekolah selaku penyelenggara ujian online, maka para pesertanya yakni para siswa dapat menggunakan komputer dengan spesifikasi minimal seperti :

  • Menggunakan komputer Desktop atau Laptop
  • Mempunyai CPU: Single Core
  • RAM: 512 Mb
  • Menggunakan OS: Windows 10/8/7/Vista/XP, Linux, iOS, Chrome OS
  • Software: Browser (Edge, Moziila, Chrome, dll)
  • Storage: 10 Gb
  • LAN Card
  • Memiliki soundcard atau audio dengan dukungan headset
  • Telah adanya ketersedian unit cadangan minimal 10% dari jumlah komputer utama (100 unit komputer membutuhkan 10 unit cadangan).

 

Disamping mengandalkan hardware (perangkat keras), pihak sekolah juga memerlukan software yang dapat beroperasi dan memulai proses serta web server yang tepat untuk membangun sebuah server CBT. Pihak sekolah juga dapat menggunakan NginX (LEMP) atau Apache (LAMP). Selain itu jika pihak sekolah masih kesulitan dalam penggunaan CBT ini, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan Program Ekabima dan CBT yang disediakan oleh IDCloudHost Indonesia yang akan membantu pihak sekolah dalam menyelenggarakan ujian online dengan aman, mudah dan praktis.

Baca Juga :   Cara Membuat Website Sekolah dengan Mudah, Cepat dan Murah

 

Program CBT Untuk Sekolah dari IDCloudHost

Tutorial Membuat Server untuk Ujian Online (Sistem CBT) Menggunakan Server VPS
 

Layanan CBT dari IDCloudHost dapat membantu menunjang website sekolah dan ujian online dari sekolah. Selain website sekolah yang dapat menampung dan menyajikan data serta informasi sekolah, website juga dapat menjadi sarana pendukung kegiatan mengajar dan belajar. Sistem CBT Sekolah (Computer Based Test) menunjang program E-Learning Sekolah atau belajar mengajar di sekolah kapanpun dan dimanapun.

Sistem ini mendukung dan sudah terintegrasi sehingga ujian dapat dilakukan di situasi apapun didukung dengan sistem terbaru dan mudah digunakan. Selain itu mendukung siswa untuk memahami pola Computer Based Test untuk Ujian Nasional dan tes online lainnya. Berikut ini fitur – fitur yang bisa didapatkan dari penggunaan sistem CBT IDCloudHost :

  • Navigasi soal

    IDCloudHost akan membantu penyediaan navigasi soal yang dapat mempermudah siswa dalam menjawab soal ujian.

  • Menjawab soal

    Sistem dapat diintegrasikan sesuai dengan kebutuhan jenis tes pilihan ganda maupun essay.

  • Timer (waktu)

    Sistem Computer- Based Test (CBT) ini akan dilengkapi dengan timer yang dapat diatur sesuai dengan durasi ujian.

  • Management user

    Fitur ini akan melengkapi keseluruhan sistem CBT dengan cara manajemen pengaturan pengguna yang mudah dan praktis.

Baca Juga :   Mengenal Apa itu CMS Sekolahku untuk Website Sekolah Indonesia

 

Kesimpulan dan penutup

Mengingat semakin meningkatnya jumlah peserta pendidikan yang mengikuti ujian tiap tahun, membuat pihak sekolah juga akan membutuhkan banyak sumber daya pendukungnya. Peserta ujian biasanya akan memerlukan kertas ujian dan kertas jawaban, begitu juga tinta pena maupun pensil. Semua ini akan menguras banyak tenaga dan tidak ramah lingkungan karena akan mengakibatkan meningkatnya sampah setelah ujian.

Namun dengan adanya Computer-Based Test (CBT), ujian dapat dilaksanakan dengan praktis, hemat dan lebih praktis karena peserta tidak lagi menggunakan kertas. Para guru juga dapat memeriksa hasil ujian siswa jauh lebih cepat ketimbang dengan menggunakan metode lama yakni memeriksa satu per satu, belum lagi terkadang tulisan siswa juga susah untuk dibaca dan dimengerti.

CBT juga akan lebih akurat dalam pemeriksaannya karena sistem komputer sudah di setting sebelumnya untuk mampu memisahkan jawaban yang benar dan salah. Saat ini CBT sendiri telah digunakan dalam banyak lembaga pendidikan seperti sekolah- sekolah dan universitas. Secara teknis, menggunakan server CBT adalah sistem bersifat semi- online yang mana semua data dan informasi siswa serta soal ujian dikirim secara online sebuah server lokal yang dapat menerima permintaan data dari para klien tanpa harus lagi mengandalkan internet.
 

Related Post :