10 Cara Melindungi Data Pribadi Dari Facebook

Development & Security, Web Security / 0 | | 0

Sebagai raksasa dengan lebih dari 2 miliar penggunan aktif yang tersebar di dunia, Faebook yang telah berevolusi menjadi ekosistem besar yang mampu menampung triliunan catatan termasuk gambar, video, status, komentar, reaksi, iklan dan juga acara hanya dapat disaingi oleh Google.

Karena aspek inilah, Facebook seakan menjadi supermarket konten di mana para penggunanya yang paling aktif menjadi semakin terikat dan tergantung. Meskipun keberhasilan Facebook lebih menguntungkan bagi sebagian besar orang seperti pemegahang saham, karyawan, kontraktor dan pengiklan, tidak untuk pengguna biasa. Facebook justru merekam, mencatat dan menjual data para penggunanya sendiri. Tidak hanya melalui akun Facebook, perusahaan social media satu ini juga mampu merekam dan melacak semua kegiatan seorang meskipun mereka melayari website lain.

Dengan kemampuan merekam informasi massal sebesar ini tentu mengancam keamanan penggunanya, Anda mungkn akan menemukan diri Anda menjadi target pencurian identitas, pemerasa, peretasan atau penipuan finansial. Jika Anda tidak mengambil pencegahan dalam melindungi data pribadi, maka Facebook akan secara leluasa menjual data pribadi Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk melindungi privasi Anda di salah satu jaringan media social terbesar di dunia ini.

 

1. Optimalkan pengaturan privasi inti

 

Mengunci profil Facebook adalah salah satu cara pertama yang bisa Anda coba. Berkat adanya tekanan dari pengguna, public dan regulator pemerinatah, Facebook telah meningkatkan kebijakan privasi dan mengambil langkah signifikan untuk memberi pengguna kekuatan lebih besar atas informasi yang ingin merekan ungkap dan bagikan kepada siapa yang mereka sukai.

Namun pengaturan privasi default belum memadai dalam mencegah pihak ketiga yang mengancam atau berbahaya untuk mengekstraksi informasi berharga dari data pribadi Facebook Anda.
Untuk mengunci profil Anda, buka menu pengaturan dan klik Privacy. Anda dapat memeriksa apa yang bisa dilihat pengguna Facebook dai pos Anda. Bila Anda ingin mengamankan privasi lebih jauh, Anda bisa memilih fitur Only Me di pengaturan.

 

2. Beri batasan akses berdasarkan pos demi pos

 

Facebook memungkin Anda menentukan audiens untuk setiap posting, Anda dapat memposting sesuatu tetapi juga bisa membatasi akses ke grup teman tertentu atau menghalangi mereka untuk mengetahuinya.

Ketika Anda mengklik tombol Update Status, buka menu drop-down di sebelah opsi Friends, pilih More Options lalu lanjutkan ke fitur Custom. Disini Anda akan dapat melihat saran teman untuk berbagi akses (biasanya adalah teman yang sudah akan pilih sebelumnya atau teman yang paling sering berkomunikasi dengan Anda). Jika Anda tidak melihat sesorang yang Anda inginkan di daftar saran, Anda dapat mengetik nama mereka di kotak yang nantinya akan muncul.

Baca Juga : Mengenal Apa itu Facebook Creator Studio : Manfaat, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

 

3. Set foto dan video dalam mode privacy

 

Pengguna aktif dan lama Facebook bisa saja telah banyak mengunggah ratusan atau ribuan foto ke akun mereka. Informasi gambar seperti ini adalah tambang emas bagi peretas, penipu, pencuri identitas, pmeras, penguntit atau siapa pun dengan niat jahat. Melindungi posting dari orang lain membuat konten Anda terlindungi dari pandangan public.

Untuk merubah setting ini, Anda bisa mengklik nama Anda di bilah Menu dan pilih foto. Lanjutkan ke opsi Your Picture pada foto yang telah Anda pilih dan hapus foto yang ingin Anda hapus. Selanjutnya, klik pada Photos of You yang merupaka gambar tempat seseorang memberi atau melabeli tag, arahkan kursor ke foto yang yang dituju dan klik pilihan Edit, pilih Hide from Timeline.

 

4. Sembuyikan usia Anda

 

Tidak ada larangan dalam membagikan informasi mengenai tanggal lahir, bulan dan tahun Anda lahir pada public. Tetapi ini juga dapat menjadi target penipuan dan pencurian identitas. Untuk menyembunyikan usia Anda, buka mendu Edit Profile dan lanjut pada bagian About. Pilih Contact dan Basic Info yang akan membawa Anda pada tanggal lahir yang Anda berikan pada Facebook. Anda dapat melakukan perubahan pada siapa saja yang Anda rasa aman untuk berbagi informasi ini.

 

5. Sembuyikan status hubungan Anda

 

Sebaiknya sebuah status sepribadi ini hanya Anda bagikan pada keluarga, teman dan orang- orang yang Anda percayai saja. Jangan biarkan Facebook merekam tiap langkah Anda dalam berhubungan.

Bila Anda ingin menjaga privasi ini, klik tombol Edit Profil, lalu About lalu pada Family and Relationship. Abaikan opsi Married, Singel, Divorce, dan Complicated. Centanglah garis horizontal dibagain atas daftar pilihan turunan untuk memastikan status Anda tidak muncul di profil Anda.

 

6. Batasi permintaan pertemanan

 

permintaan pertemanana Facebook bisa datang dari mana saja, baik itu dari negara dan orang asing. Banyaknya permintaan acak asing dapat menenggelamkan permintaan saha dari orang yang kemungkinan Anda kenal. Untuk mencegah permintaan asing ini Anda hanya perlu membuka menu pengaturan dan pilih Privacy lalu klik Who Can Contact Me untuk memilih Friends of Friends.

 

7. Sembunyikan daftar pertemanan Anda

 

Salah satu takti pencuri atau peretas adalah mengidentifikasi target korban yang mereka inginkan dengan menelusuri daftar teman. Mereka akan mengirimkan permintaan pertemenana pada beberepa mutual friends dan setelah diterima, mereka akan mengirimkan permintaan pada sang target. Permintaan ini akan menjadi terlihat valid kerena korban akan melihan bahwa mereka memiliki beberapa teman yang sama.

Tindakan pencegahan yang Anda coba adalah menyembunyikan daftar terman dengan mengklik menu baru paling atas dan klik naman Anda. Pada daftar opsi, pilih Teman, Menemukan Teman dan lalu klik tombol edit (ikon pensil), lalu lanjutkan ke Edit Privacy, di daftar drop-down, klik fitur Only Me.

 

8. Beri batasan pada hak aplikasi pihak ketiga

 

Banyak dari aplikasi memungkinan Anda untuk mendaftar dan menghubungkan akun Facebook walau pengguna harus memberikan izin lebih dulu pada pihak aplikasi. Setiap kali Anda membuka aplikasi yang tersambung pada Facebook maka data Anda juga turut terekspos.

Tentu ini meresahkan sekaligus membuat data Anda semakin banyak ditambang, maka hapus semua aplikasi yang tidak lagi Anda guna atau butuhkan. Bila Anda ingin mempertahankan sebuah aplikasi, batasi izin berbagi untuk Only Me dan singkirkan semua akses yang tidak penting ke detail profil Anda.

 

9. Jangan memposting informasi yang mengungkapkan sesuatu

 

Tinjau kembali informasi dan data yang telah Anda ungkapkan di social media, bijaksananya Anda tidak perlu membagikan alamat dimana Anda tinggal. Simpan foto keluarga, anak- anak seminim mungkin, hindari berbagi informasi mengenai tempat dan waktu dimana Anda sedang berada. Selain itu hendaknya Anda tidak berbagi mengenai permasalahan pribadi yang nantinya dapat direkam dan dipergunakan untuk menjatuhkan Anda.

 

10. Jangan berbagi hal- hal yang mungkin akan di hapus lagi

 

Sebelum Anda memposting atau meluncurkan sebuah konten, baiknya Anda pastikan jika hal tersebut mungkin saja dapat menyinggung pihak tertentu. Karena tidak hanya cukup dengan penghapusan, Facebook telah merekam jejak Anda dan dapat mengungkapkannya lagi jika diperluka. Tinjau selalu apa saja yang telah Anda posting dan lakukan pembersihan pada konten yang tidak relevan lagi.

Related Post :

popup image