7 Framework CSS Untuk Membuat Web Responsif

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Sebagai seorang web designer, setidaknya kamu pasti sudah tahu dengan CSS. Singkatnya CSS itu untuk memperindah website. Membuat website tanpa CSS sama seperti memasak sayur tanpa garam, hambar.

Seiring pesatnya perkembangan pembuatan website, sekarang banyak framework-framework CSS yang dipublikasikan secara gratis oleh developer. Salah satu kenyamanan memakai framework adalah anda tinggal copy-paste source code yang telah disediakan. Jadi anda tidak perlu capek-capek mengetik kodenya baris per baris.

Berikut ini adalah 7 framework CSS yang bisa anda gunakan untuk memerindah website.

  1. Bootstrap
    Bootstrap merupakan framework CSS yang dikembangkan oleh developer twitter. Mereka dengan baik hati mau mempublikasi framework yang juga di pakai pada twitter. Lisensi yang digunakan pun free public, jadi kamu bisa memakai framework ini sepuasnya untuk keperluan pribadi maupun komersial. Untuk lebih jelas tentang framework ini, silakan baca artikel kami tentang alasan kenapa memakai bootstrap. (Baca Juga : 5 Manfaat Dalam Menggunakan Bootstrap Twitter)
  2. Foundation
    Sebagai salah satu perusahaan web design, Zurb juga ingin berkontribusi untuk perkembangan design web melalui framework Foundation yang mereka publikasikan. Meskipun tidak setenar bootstrap, Foundation banyak di pakai di website-website besar. Contohnya National Geographic
  3. Gumby
    Gumby merupakan framework yang diciptakan oleh Digital Surgeons. Secara umum fitur pada gumby hampir mirip dengan fitur yang ada pada bootstrap. Seperti, grid system, UI, dan tentunya responsive.
  4. Unsemantic
    Framework yang satu ini sebenarnya merupakan perkembangan dari 960.gs. Jika pendahulunya hanya menyediakan fitur responsive saja, Unsemantic sudah mendukung fitur responsive. Ini merupakan jawaban atas kebutuhan website jaman sekarang yang harus dijalankan dalam berbagai ukuran device.
  5. Less Framework
    Sesuai dengan namanya, less framework memanfaatkan salah satu tools CSS yang bernama Less CSS. Keunggulan dari tools ini adalah kemampuannya untuk membuat baris code yang lebih simple dan efesien. Sama seperti kebanyakan framework lainnya, less framework hadir dengan system grid dan pastinya mendukung web responsive.
  6. Blueprint CSS
    Ini merupakan salah satu framework yang paling senior di antara yang lainnya. Sampai sekarang masih banyak developer yang menggunakan framework ini. Bisa di bilang dialah pencetus system grid yang sekarang banyak di pakai pada framework-framework lainnya.
  7. Skeleton
    Sekilas skeleton tampak mirip dengan bootstrap. Sepertinya wajar, karena skeleton di buat oleh mantan pekerja twitter yang sekarang pindah ke medium.com. Skeleton juga memiliki keunggulan layaknya framework lain seperti simple, ringan, dan yang pasti responsive.

Nah itulah 7 framework yang bisa anda gunakan untuk mendesign website. Sebenarnya kembali ke diri anda masing-masing enaknya mau pakai yang mana karena semuanya hampir memiliki fitur yang sama. Perbedaannya yang paling umum hanyalah keindahan yang dihasilkan dari framework tersebut. Untuk keindahan tersebut, semua tergantung selera masing-masing.

Related Post :