Apa Itu Flowchart, Pengertian, Fungsi, Jenis serta Contohnya

Marketing

Apakah Anda mengenal istilah Flowchart? Bagi Anda seorang programmer pasti tidak asing dengan istilah satu ini. Tetapi, penggunaannya tidak hanya di bidang IT, namun merambah ke semua bidang yang membutuhkan proses alur kerja, teknis maupun non teknis. Flowchart di berbagai bidang menggambarkan apakah berjalan sesuai atau tidak. Biasanya berisi simbol-simbol tertentu yang memiliki arti masing-masing, sehingga penggunaannya tidak bisa sembarangan. Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan secara lengkap tentang flowchart mulai dari definisi, fungsi dan simbolnya.

Sejarah Flowchart

flowchart adalah

Pada tahun 1921, ahli mesin bernama Frank Gilberth mengembangkan flowchart untuk menganalisis proses kerja yang dilakukan oleh pekerja bangunan dengan tujuan meningkatkan efisiensi kerja. Tahun 1924, dikembangkan simbol-simbol standar untuk digunakan untuk menunjukan aktivitas, kondisi, dan alur logika.

Pada tahun 1951, seorang ahli industri bernama Herbert I. Goodman mengembangkannya untuk membantu perencanaan dan pengendalian proyek. Tahun 1956, seorang ahli teknologi informasi bernama Joseph J. O’Conner menggunakan flowchart untuk membantu dalam menentukan alur logika dari program yang dikembangkan. Pada tahun 1960-an terus berkembang secara luas untuk perencanaan bisnis, sistem manajemen, dan proses administratif dan terus digunakan hingga sekarang.

Baca Juga: Apa Itu Guerilla Marketing? Pengertian dan Contohnya

Apa Itu Flowchart?

Flowchart adalah diagram visual yang menggambarkan langkah-langkah berurutan dalam suatu proses. Biasanya, flowchart berisi simbol-simbol standar untuk menjalankan aktivitas, kondisi, dan alur logika dari proses yang digambarkan. Tak hanya terbatas pada dunia IT, diagram visual yang satu ini dapat digunakan berbagai bidang, seperti pengembangan perangkat lunak, perencanaan bisnis, dan manajemen proyek.

Pemanfaatannya yang luas ini tidak terlepas dari kemampuan flowchart dalam memvisualisasi proses secara ringkas dan mudah dipahami. Menurut ahli sistem Dr. Larry Constable, flowchart adalah diagram yang menggambarkan alur proses atau logika suatu sistem, yang digunakan untuk menganalisis, mempresentasikan, dan mendokumentasikan proses bisnis, sistem komputer, dan software.

Sedangkan pengertian lain menurut ahli manajemen, Dr, John O. Whitney adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan alur kerja dari suatu sistem atau proses menggunakan sistem simbol-simbol standar untuk menunjuk aktivitas, kondisi, logika yang digambarkan.

Fungsi Flowchart

Selain fungsi utama flowchart yang memberikan gambaran visual yang jelas dari sebuah proses atau alur kerja untuk memudahkan penyampaian informasi. Selain itu, diagram tersebut memiliki fungsi lain yakni:

Memahami Alur Kerja

Diagram vjsual ini membantu memvisualisasikan proses secara keseluruhan, sehingga alur kerja menjadi mudah dipahami dan dianalisis. Hal ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi area yang bermasalah, tidak efisien, atau memiliki potensi untuk dioptimalkan.

Meningkatkan Komunikasi

Flowchart menjadi bahasa universal untuk mendokumentasikan dan mengkomunikasikan proses kepada orang lain, baik secara lisan maupun tertulis. Dengan menggunakan diagram ini, tim dapat memiliki pemahaman yang sama tentang proses dan meningkatkan kolaborasi.

Mengidentifikasi Proses

Flowchart membantu mengidentifikasi area yang bermasalah, seperti duplikasi langkah, kemacetan, dan waktu tunggu yang lama. Dengan demikian, kita dapat merancang solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses. Bukan hanya itu saja,diagram ini dapat menjadi dokumentasi yang bermanfaat untuk pelatihan karyawan baru, onboarding anggota tim baru, dan menjaga konsistensi proses dalam jangka panjang.

Membantu Perencanaan dan Produktivitas

Flowchart dapat digunakan untuk merencanakan dan mengembangkan proses baru, maupun untuk memodifikasi proses yang sudah ada. Dengan meningkatkan efisiensi dan komunikasi, ini dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja.

Mengurangi Kesalahan dan Hemat Waktu

Flowchart membantu mengidentifikasi potensi kesalahan dan risiko dalam proses, sehingga dapat diminimalisir atau dihilangkan. Dengan adanya fungsi ini tentu saja dapat membantu mengoptimalkan proses, sehingga menghemat waktu biaya.

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Fungsi terakhir adalah dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas proses, dapat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan. Flowchart membantu memvisualisasikan alur kerja, sehingga memudahkan troubleshooting dan identifikasi masalah.

Baca juga: Apa Itu Infografis? Pengertian, Jenis, dan Tips Membuatnya

Jenis-Jenis Flowchart

flowchart

Flowchart terbagi menjadi 5 jenis berdasarkan tujuan penggunaannya, yaitu system, program, process, document dan schematic. Berikut penjelasan kelima jenis tersebut:

System Flowchart

Menyajikan gambaran menyeluruh tentang sistem, seperti alur data, interaksi antar bagian, dan aliran informasi. Cocok untuk memahami sistem secara keseluruhan dan mengidentifikasi area yang perlu dioptimalkan. Sistem jenis ini tidak terlalu menjelaskan secara detail, namun hanya menampilkan urutan proses.

Program Flowchart

Berbanding terbalik dengan jenis lainnya. Pada diagram visual jenis ini dapat memberikan keterangan lebih detail mulai dari langkah-langkah, keputusan dan aliran informasi. Bisa dikatakan, program ini adalah lanjutan dari system flowchart. Jenis ini cocok untuk memahami sistem secara keseluruhan dan mengidentifikasi area yang perlu dioptimalkan.

Process Flowchart

Process flowchart adalah jenis yang berfokus pada visualisasi langkah-langkah berurutan dalam suatu proses. Diagram ini menggunakan simbol-simbol khusus dan panah untuk menunjukkan alur kerja dengan jelas dan terstruktur. Jenis ini biasa digunakan untuk mempelajari dan mengembangkan proses-proses di bidang manufaktur.

Document Flowchart

Document Flowchart atau biasa disebut Paperwork Flowchart adalah bagan alir untuk menganalisis alur dokumen, termasuk bagaimana dokumen dibuat, diproses, dan disimpan. Jenis ini cocok untuk menganalisis dan meningkatkan efisiensi alur dokumen dalam suatu proses dari asal hingga tujuan akhirnya. Dengan begitu, Anda bisa menggambarkan asal dokumen, distribusi dokumen ke tiap unit, tujuan akhir dokumen, serta alur perpindahan dokumen dan informasi antar departemen.

Schematic Flowchart

Diagram jenis ini mirip dengan System Flowchart, namun ditambahkan gambar untuk mengilustrasikan proses secara lebih detail dan mudah dipahami. Tujuan penggunaan gambar ilustrasi yaitu memudahkan penyampaian informasi bagi pembaca awam.

Baca juga: Apa Itu Flowchart, Pengertian, Fungsi, Jenis serta Contohnya

Contoh Penggunaan Flowchart dalam Website

Flowchart dalam pembuatan website berperan sebagai peta jalan yang menuntun proses pengembangan dengan terstruktur dan efisien. Biasanya digunakan untuk mendefinisikan tujuan website, navigasi, dan alur kerja pembuatan konten. Sehingga cocok untuk menggambarkan wireframe dan layout website. Diagram ini membantu memvisualisasikan interaksi pengguna dan memastikan desain website user friendly.

Flowchart untuk merancang alur logika dan struktur database website. Diagram ini membantu programmer memahami alur kerja dan menyelesaikan coding dengan lebih efisien. Diagram yang satu ini cocok untuk mendefinisikan skenario pengujian dan melacak proses debugging. Diagram ini membantu memastikan website bebas dari bug dan berfungsi dengan optimal.

Penutup

Flowchart bukan hanya sekumpulan simbol, melainkan alat yang powerful untuk memvisualisasikan, menganalisis, dan meningkatkan berbagai proses. Diagram ini bagaikan peta yang menuntun kita menuju alur kerja yang lebih efisien, komunikasi yang lebih efektif, dan dokumentasi yang lebih komprehensif. Diagram ini memiliki berbagai jenis dan simbol yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Diagram ini dapat digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari pemrograman dan bisnis hingga kehidupan sehari-hari.

Penggunaann ya dalam pembuatan website, misalnya, dapat membantu membangun website yang optimal dan sesuai dengan tujuan. Website dan aplikasi membutuhkan penyimpanan yang besar dan stabil untuk beroperasi dengan baik. Sebagai perusahaan cloud provider, IDCloudHost menyediakan berbagai layanan hosting VPS yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan Anda. Salah satu layanan VPS yang ditawarkan adalah Rocket VPS. Layanan ini ideal bagi Anda yang membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar dan cepat dengan harga affordable.