Strategi promosi yang dilakukan melalui email masih dinilai cukup efektif di antara sekian banyak strategi digital marketing yang berkembang saat ini. Namun, apabila email promosi tersebut tidak dibaca karena subjek emailnya tidak menarik, tentu tidak akan berhasil. Karena itulah, penyusunan subjek email yang menarik itu penting dalam strategi email marketing.
Subjek email berfungsi sebagai penjelasan singkat mengenai maksud dan tujuan dari email yang telah dikirimkan. Judul email ini juga dapat mempengaruhi keputusan audiens untuk membuka dan membaca keseluruhan isi email. Jangan sampai email marketing yang Anda kirim berakhir menjadi spam hanya karena subjek yang disusun asal-asalan. Artikel kali ini akan membahas mengenai rekomendasi dan inspirasi subjek email terbaik yang dapat Anda gunakan supaya dapat membuat audiens tertarik untuk membuka dan membaca keseluruhan isi email marketing yang Anda kirimkan.
Apa Itu Subjek Email?
Subjek email atau yang biasa disebut sebagai “Subject Line” adalah sebuah judul email yang menggambarkan inti dari keseluruhan email sehingga audiens dapat langsung mengetahui maksud dari email tersebut. Judul email ini menjadi salah satu bagian yang memegang peranan penting dalam strategi email marketing karena akan menciptakan kesan pertama pada audiens saat mereka melihat notifikasi email yang masuk ke inbox mereka.
Sekitar 33% penerima email mengaku bahwa mereka merasa tertarik dan memutuskan untuk membaca email berdasarkan isi dari judul email yang diberikan. Hal ini berarti bahwa sebuah subject line yang menarik, unik, dan tidak membosankan cenderung mampu membuat audiens memilih untuk membuka email yang telah dikirimkan.
Selain itu, apabila audiens sudah tertarik dengan judul email yang Anda berikan, maka kemungkinan bahwa mereka akan mengklik penawaran produk berupa CTA (call to action) yang ada di dalam email semakin besar. Dengan begitu, angka CTR (click through rate) juga akan meningkat dan memberikan dampak yang baik terhadap promosi yang dilakukan.
Karena itulah, penting untuk menerapkan subject line yang tepat untuk email marketing Anda supaya dapat menarik banyak audiens sehingga promosi yang dilakukan akan sukses dan konversi penjualan pun meningkat.
Baca Juga: Email Marketing: Cara Kerja dan Tipsnya – IDCloudHost
10+ Inspirasi Subjek Email Terbaik dan Contohnya
Setelah mengetahui apa itu subjek email dan bagaimana perannya dalam kegiatan promosi dan strategi marketing, berikut ini beberapa inspirasi subjek email terbaik lengkap dengan contohnya.
Mengajukan Pertanyaan Kepada Audiens
Tips pertama yang dapat Anda gunakan untuk menyusun sebuah subjek email adalah dengan mengajukan sebuah pertanyaan kepada audiens. Subject line yang berupa pertanyaan dapat menarik audiens dan memancing rasa penasaran mereka untuk membuka dan membaca keseluruhan isi email.
Jenis pertanyaan yang diajukan berfungsi untuk memusatkan perhatian audiens, umumnya mengarah ke suatu masalah tertentu yang mungkin dialami oleh audiens atau keunggulan suatu produk yang ingin Anda tonjolkan.
Beberapa contoh dari penggunaan subject line tipe ini di antaranya sebagai berikut:
- LinkedIn: “Sedang Mencari Pekerjaan Baru?” – berisi ajakan untuk membuka dan menggunakan aplikasi LinkedIn sebagai sarana untuk mencari pekerjaan baru.
- Loket: “Pulang-pulang Langsung Cuan? Kok Bisa?” – berisi ajakan untuk mengikuti event Cuan Festival dengan tambahan promo Payday.
Memberikan Hadiah Kejutan untuk Audiens
Siapa yang tidak menyukai kejutan? Kejutan atau surprise dianggap mampu meningkatkan hormon kebahagiaan di dalam diri seseorang dan membuatnya merasa spesial dan diistimewakan. Oleh karena itu, memberikan hadiah kejutan ini dapat dijadikan sebagai tips untuk membuat subject line yang menarik.
Anda dapat memberikan sesuatu yang tidak terduga secara gratis, seperti download konten gratis, gift atau hadiah, dan lain sebagainya. Sebagai tips, Anda dapat menggunakan kata “selamat” dalam subject linenya supaya dapat langsung menarik perhatian audiens.
Berikut ini beberapa contoh konkretnya:
- Telkom Indonesia: “Selamat, Anda Mendapatkan Program Loyalti Gratis Open Channel…” – berisi hadiah berupa program customer loyalty.
- Ruangguru: “[SELAMAT] 1 Tiket Gratis dan Pulsa 400K untuk KAMU!! Klaim Sekarang!” – berisi hadiah berupa tiket webinar gratis dan pulsa sebanyak 400K.
Personalisasi dengan Sebut Nama Audiens
Penyebutan nama secara personal ini akan memberikan kesan bahwa brand Anda memberikan perhatian kepada konsumen dengan detail. Apalagi jika email yang dikirimkan memuat pain points atau suatu permasalahan tertentu yang sedang dihadapi oleh audiens.
Beberapa contohnya antara lain sebagai berikut:
- OceanWP: “Free Branding Webinar by OceanWP Just For You, [Nama].”
- Shopee: “Pengumuman Penting Untukmu, [Nama].”
- Grab Indonesia: “Hai [Nama], Promo Untukmu Sudah Siap!”
Bangun Interaksi dengan Audiens Lewat Kata Ajakan
Email marketing yang dikirimkan tidak harus selalu berisi konten promosi atau diskon. Anda dapat menarik perhatian pelanggan melalui ajakan untuk melakukan sesuatu yang positif atau inspiratif. Anda dapat menggunakan kata-kata sugestif seperti “Yuk”, “Mari”, “Ayo”, “Silakan”, dan lain sebagainya.
Lebih jelasnya, Anda dapat melihat beberapa contoh di bawah ini:
- Ruangguru: “Basmi Konten Negatif Bareng Gitasav, Yuk!” – berisi ajakan untuk mengikuti sebuah webinar dengan narasumber dan topik yang sudah disebutkan.
- OCTO Mobile by CIMB Niaga: “Banyak Kejutan Istimewa di Awal Tahun. Yuk Cek email di Bawah” – berisi ajakan untuk segera membuka dan membaca email yang telah dikirimkan.
Susunlah Subject Line yang Menarik
Pada dasarnya, manusia memiliki sifat yang tidak ingin ketinggalan dari yang lain (Fear of Missing Out). Anda dapat memanfaatkan hal ini untuk dijadikan sebagai strategi dalam menyusun subject line untuk email marketing Anda. Anda dapat melakukan tips yang satu ini dengan cara memberikan informasi penting terlebih dahulu, lalu menambahkan sebuah pesan emosional yang mengisyaratkan bahwa audiens akan kecewa apabila tidak melakukannya. Misalnya, Anda dapat menerapkan teknik promo dengan kesempatan terbatas.
Contoh konkretnya antara lain:
- Berrybenka: “Khusus hari ini: BEBAS PILIH DISKON!”.
- Samsung Indonesia: “ HARI TERAKHIR: Diskon 52%!”.
- Academia Edu: “50% Off, 2 Days Only”.
Baca Juga: Tips Menerapkan Strategi Email Marketing Ampuh – IDCloudHost
Gunakan Kata-Kata yang Sedang Populer
Dalam memilih kata-kata yang ingin Anda gunakan dalam sebuah email marketing, sebaiknya hindari menggunakan kata perintah dan sebagai gantinya gunakan pendekatan kalimat yang lebih lunak dan memberikan kesan tidak memaksa. Salah satu tips yang patut Anda coba adalah dengan menggunakan kata-kata yang sedang trending sehingga audiens Anda dapat langsung tertarik untuk membuka email yang telah Anda kirimkan.
Salah satu contohnya yaitu email marketing dari Gramedia yang menggunakan kalimat “Walau Nggak Punya Ayang, Wajib Baca Ini!”. Subject line ini menggunakan kata “ayang” yang sedang trending di semua kalangan saat ini.
Menunjukkan Social Proof
Dalam tips yang satu ini, Anda dapat membagikan kumpulan testimoni dari para pelanggan Anda di dalam email marketing yang Anda kirimkan kepada audiens Anda supaya mereka merasa terpancing untuk turut menjadi konsumen Anda.
Beberapa contohnya antara lain sebagai berikut:
- Momentum Dash: “What Are People Saying?”
- Topshop: “What Everyone Wants”
Menyisipkan Kata “Gratis”
Dalam tips yang satu ini, Anda dapat menyesuaikan isi email marketingnya dengan upaya promosi yang sedang dilakukan, seperti produk, layanan tambahan, free course, event, konten e-book, dan lain sebagainya. Tentunya, jangan lupa untuk menambahkan kata “gratis” untuk menarik perhatian audiens.
Beberapa contohnya antara lain sebagai berikut:
- Samsung Indonesia: “FREE Gift When Purchase BIG TV!”
- Spotify: “Jangan Lewatkan: Premium, Gratis Selama 3 Bulan”.
Berikan Edukasi Kepada Audiens
Dengan memberikan edukasi melalui email marketing, Anda tidak hanya dapat menarik perhatian audiens, tetapi juga dapat menjalin interaksi dan relasi dengan para loyal dan potensial pelanggan. Anda dapat mengemas konten edukasi tersebut dalam bentuk tutrial, panduan cara, dan lain sebagainya.
Berikut ini beberapa contoh konkretnya:
- Grab Indonesia: “Cara Untung Lebih Banyak dengan Pakai OVO”.
- Semrush: “5 Blog Post to Help You Shorten Your Business Growth Learning Curve”.
Langsung Sebutkan Penawaran Harga
Subject line yang straight to the point tanpa basa-basi cenderung lebih menarik bagi para audiens karena mereka tidak perlu membuang waktu untuk membaca keseluruhan email yang terkadang tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Karena itulah, untuk mengirimkan email promosi dapat dikirimkan dengan subjek yang langsung menyebut penawaran harganya.
Berikut beberapa contoh konkretnya:
- Bibit: “Tinggal 3 Hari Lagi, Nabung di Bibit Pakai Jago Cashback 250 Ribu!”.
- Spotify: “Kesempatan Terakhir: 3 Bulan Premium Seharga Rp54.990”.
Baca Juga: 7+ Jenis Email Marketing untuk Mengembangkan Bisnis Anda
Menerapkan Prinsip Emosional Marketing
Penerapan prinsip emosional marketing ini digunakan untuk menumbuhkan emosi positif dan empati pada audiens sehingga mereka tergerak untuk membaca keseluruhan email dan melakukan sesuatu yang dimaksudkan di dalam email tersebut.
Tips yang satu ini sering kali digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang pengumpulan donasi dan bantuan sosial. Contohnya seperti subjek email marketing dari WeCare.id yang berupa “Bantu Cecil untuk Berobat dan Membeli Sekaleng Susu, Kak”.
Tambahkan Emoticon untuk Menarik Perhatian
Emoticon yang berwarna dapat membuat audiens langsung terfokus dengan tulisan di sebelahnya sehingga dapat membuat subject line yang Anda kirimkan terlihat lebih mencolok. Selain itu, emoticon juga dapat mengungkapkan situasi yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Beberapa contohnya antara lain sebagai berikut:
- Berrybenka: “RABU SERBU FLASH SALE 25% NO MIN🔥”
- Gramedia: “👉Buku MEGA BEST SELLER!😱”
Penutup
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai subjek email, mulai dari pengertian, perannya dalam meningkatkan keberhasilan promosi dan strategi marketing serta angka penjualan, hingga beberapa inspirasi subjek email terbaik lengkap dengan contohnya.
Bagi Anda yang merupakan seorang pemilik bisnis, tentu Anda membutuhkan suatu email khusus untuk segala keperluan bisnis Anda. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan layanan email solution dari IDCloudHost yang akan memberikan solusi terbaik yang fleksibel, aman, dan efisien untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

