Mengenal PyCharm IDE Terbaik untuk Pengembangan Python

Web & Development

PyCharm merupakan sebuah IDE yang dikembangkan oleh JetBrains dan kini menjadi favorit utama para pengembang Python global. Seperti yang diketahui bahwa dalam dunia industri pengembangan software, kunci sukses dari kesuksesan proyek adalah efektivitas dan efisiensi.

Nah, salah satu upaya mencapai kesuksesan itu, para developer harus menggunakan Integrated Development Environment (IDE) yang tepat yang tak lain adalah PyCharm. Artikel di bawah akan membahas seputar aplikasi tersebut secara lengkap. Untuk itu simak ulasannya berikut ini!

Pengertian PyCharm

PyCharm adalah sebuah aplikasi editor terintegrasi (IDE) yang bermanfaat dalam pemrograman komputer dan memberikan berbagai macam alat atau tools untuk para pengembang Python. Adapun pengembang dari aplikasi tersebut adalah JetBrains yang merupakan sebuah perusahaan asal Ceko.

IDE khusus untuk Python ini telah mendukung HTML, CSS, JavaScript, TypeScript, serta database SQL. Ia menyediakan kemudahan untuk berbagai aktivitas seperti menganalisis kode, debugger grafis, unit tester terintegrasi, dan integrasi sistem kontrol versi (VCSes).

Selain itu, aplikasi ini juga dapat mendukung pengembangan web yang memakai Django, Ilmu Data (Data Science) dengan Anaconda. IDE ini bersifat lintas platform dan tersedia dalam sistem versi Windows, macOS, dan Linux. Adapun Versi Komunitas dirancang menggunakan Lisensi Apache dan versi Profesional. Selain itu, ada berbagai fitur tambahan, serta perilisannya menggunakan lisensi eksklusif.

Sejarah dan Plugin

PyCharm adalah

Sejarah PyCharm versi beta dirilis pertama kali pada Juli 2010 silam. Setelah 3 bulan kemudian, muncul versi 1.0. Sedangkan untuk Versi 2.0 dirilis pada 13 Desember 2011, dan versi 3.0 pada 24 September 2013. Selanjutnya, versi 4.0 dirilis pada 19 November 2014.

Adapun terkait Versi kode sumber terbuka atau Edisi Komunitas aplikasi tersebut, mulai tersedia pada 22 Oktober 2013 silam. Untuk memperluas fitur aplikasi khusus Python tersebut, para pengembang dapat menulis plugin mereka sendiri dengan menggunakan API (Application Programming Interface) yang disediakan oleh PyCharm.

Adapun pengertian dari plugin sendiri adalah sebuah alat bantu tambahan yang dapat dipasang pada browser maupun website. Selain itu, aplikasi ini juga mampu menjalankan beberapa plugin yang berasal dari JetBrains IDE lain. Sekedar informasi bahwa ada lebih dari 1000 plugin yang kompatibel dengan PyCharm.

Fitur Utama PyCharm

PyCharm menawarkan berbagai fitur-fitur utama yang canggih yang mampu mempermudah proses coding, antara lain:

Intelligent Code Editor

Dengan kemampuan autocomplete, PyCharm merupakan editor kode cerdas yang memungkinkan pengembang menulis kode dengan lebih cepat dan akurat. Dengan fitur tersebut, para pengembang bisa memprediksi apa yang akan ditulis oleh pengembang berikutnya dan memberikan rekomendasi yang tepat.

Debugging dan Profiling

Penyempurnaannya dengan alat profiling dan debugging akan memungkinkan pengembang menganalisis kode secara menyeluruh. Dengan demikian, para developer ini dapat dengan mudah menemukan bagian kode yang tidak berfungsi atau mengalami masalah dan membuat perbaikan secepatnya.

Dukungan Untuk Pengembangan Web

Aplikasi ini mendukung banyak framework Django, Flask, dan Pyramid untuk pengembang web yang memakai Python sebagai bahasa back-end. Tentunya ini memungkinkan mereka untuk bekerja dengan template, database, dan teknologi front-end langsung dari dalam IDE tersebut.

Integrasi Dengan Sistem Kontrol Versi

Fitur ini memungkinkan pengembang bekerja dalam tim dengan lebih baik. Mereka dapat melakukan commit, push, dan pull tanpa meninggalkan IDE. Selain itu, hal ini juga dapat mendukung integrasi dengan sistem kontrol versi populer seperti CVS, Git, Subversion, dan Mercurial.

Customizable dan Extensible

Fitur ini membantu para pengembang dapat menyesuaikan lingkungan pengembangan mereka dengan PyCharm. Selain itu, mereka juga mampu memperluas fungsionalitas IDE dengan plugin yang ada melalui repository plugin JetBrains.

Kelebihan dan Kekurangan PyCharm

PyCharm memiliki kemiripan yang sama seperti code editor lainnya. Ia mempunyai kekurangan dan kelebihan sebagai ciri khasnya. Beberapa kelebihan dari IDE khusus untuk Python ini antara lain merupakan jalan pintas produktif dalam pengembangan python.

Selanjutnya, banyak tersedia berbagai plugin, lebih kuat, dan tersedia versi komersial. Selain itu, aplikasi ini juga mempunyai dukungan komunitas yang sangat baik. Terakhir, dalam proses instalasi dan penggunaannya memiliki tingkat kemudahan yang menjadi incaran para pengembang.

Adapun dari segi kekurangan PyCharm antara lain versi berbayar sangat mahal, dan kurang cocok untuk digunakan para pemula. Hal ini tentu dapat menimbulkan masalah ketika para pemula tersebut mencoba memperbaiki alat serta memerlukan banyak memori dan ruang penyimpanan.

Baca juga: Python vs Bahasa Pemrograman Lain Kelebihan serta Kekurangan

Cara Instal PyCharm untuk Menjalankan Python

Langkah pertama dalam menginstal PyCharm untuk menjalankan Python dapat menggunakan versi Community 2022.1.3. Anda dapat mendownloadnya melalui https://www.jetbrains.com/pycharm/download/#section=windows dan pilih sesuai sistem operasi yang digunakan.

Adapun urutan proses instalasinya adalah berikut ini:

  1. Lakukan double Klik pada file PyCharm atau klik kanan dan pilih “Run as Administrator”, kemudian pilih “Next”.
  2. Selanjutnya, pilih folder, tempat untuk melakukan instalasi, dan pilih “Next”.
  3. Setelah itu, Anda dapat memilih konfigurasi sesuai keinginan, dan pilih “Next”.
  4. Lalu, tunggulah sebentar hingga proses instalasi selesai.
  5. Setelah selesai, kemudian pilih “Reboot Now” untuk melakukan restart komputer . Anda juga bisa memilih “I want to manual reboot later” jika tidak ingin merestartnya. Terakhir, pilih Finish.

Langkah Integrasi agar Python Terbaca PyCharm

Setelah menginstal PyCharm sebagai IDE untuk menjalankan Python, maka saatnya untuk integrasi agar Python dapat terbaca oleh aplikasi tersebut. Untuk melakukan integrasi tersebut, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama, buka PyCharm dengan double klik pada aplikasi yang sudah terinstal.
  2. Kedua, pilih “Create New Project”.
  3. Ketiga, pilihlah tema sesuai keinginan, lalu pilih “Next: Featured plugins”.
  4. Tidak perlu menginstal plugin terlebih dahulu, Anda dapat memilih “Start using Pycharm”.

Setelah itu, lakukan pengaturan berikut ini:

  1. Pilih lokasi penyimpanan file project yang akan Anda buat.
  2. Selanjutnya, pada bagian “New environment using”, pilihlah “Virtualenv”. 
  3. Setelah itu, pilih lokasi file untuk menyimpan, lalu simpanlah pada folder project.
  4. Pada bagian “Base Interpreter”, pilih Python yang sudah terinstal. Umumnya, akan otomatis terisi, apabila tidak, maka pilih sesuai lokasi instalasi Python.
  5. Lalu, pilih “Create”, jika selesai maka PyCharm siap untuk Anda gunakan dengan bahasa pemrograman Python.
  6. Terakhir, pilihlah File, New file, pilih Python File (.py) agar Anda dapat segera memulai melakukan pemrograman. Selesai.

Penutup

Demikian ulasan tentang PyCharm yang merupakan IDE kuat dan fleksibel yang mempunyai banyak fitur untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengembang Python. Dengan berbagai keunggulan di atas, aplikasi ini mampu memenuhi kebutuhan pengembang Python modern. Selain itu, dengan dukungan tools profesional seperti PyCharm dan infrastruktur andal dari IDCloudHost, Anda bisa mengembangkan aplikasi Python dengan lebih cepat, stabil, dan fleksibel. Gunakan layanan Cloud VPS IDCloudHost untuk mendapatkan performa terbaik dan kebebasan penuh dalam mengelola lingkungan pengembangan Anda!