Pernah mendengar istilah message broker? Istilah yang juga dikenal sebagai pialang pesan ini kerap digunakan oleh developer jaringan dalam menggunakan aplikasi tertentu. Message broker adalah sebuah teknologi yang memungkinkan aplikasi yang berbeda untuk bertukar pesan tanpa harus terhubung secara langsung. Lantas, bagaimana cara kerja dari message broker?
Pengertian Message Broker
Message broker adalah teknologi berbasis perangkat lunak yang berperan sebagai perantara dalam komunikasi antar layanan dalam sistem terdistribusi. Ianya bertugas untuk menerima dari satu perangkat, aplikasi, atau layanan dan menyampaikannya ke perangkat lain yang membutuhkannya. Message broker memfasilitasi komunikasi beberapa sistem atau aplikasi dengan menerima pesan dari pengirim. Kemudian, pesan tersebut akan diteruskan ke penerima pesan. Sistem ini mampu memastikan pesan yang sudah dikirimkan bisa sampai dengan aman.
Dalam konteks sistem terdistribusi, perangkat, aplikasi, atau layanan sering kali perlu berkomunikasi meski tidak saling terhubung langsung. Dengan adanya message broker, komunikasi antar perangkat tersebut tidak perlu dilakukan secara langsung. Ini akan menciptakan fleksibilitas dan pengelolaan alur data yang lebih baik.
Baca juga : Laravel vs Codeigniter, Mana Lebih Baik untuk Proyek Anda?
Fungsi Message Broker

Terdapat beberapa fungsi utama dari message broker dalam sistem komunikasi terdistribusi. Diantaranya adalah sebagai berikut.
Penerimaan Pesan
Message broker atau pialang pesan mampu menerima pesan dari aplikasi pengirim. Pesan ini bisa berupa data atau instruksi yang perlu dikirimkan ke aplikasi penerima. Tanpa adanya sistem ini, aplikasi pengirim dan penerima perlu saling terhubung langsung yang bisa sangat rumit dan tidak efisien.
Pengantaran Pesan
Setelah menerima pesan, pialang pesan akan bertugas untuk meneruskan pesan tersebut ke aplikasi penerima yang sesuai. Proses pengantaran pesan ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti membuat antrian atau pengantaran berdasarkan topik tertentu.
Penyimpanan Pesan
Beberapa message broker menyediakan penyimpanan pesan sementara. Hal ini sangat berguna jika penerima tidak siap untuk menerima pesan pada saat itu juga. Pesan yang masuk akan disimpan dalam antrian sampai penerima siap mengambilnya.
Transformasi Pesan
Dalam beberapa kasus, pesan yang diterima mungkin tidak cocok dengan format yang diharapkan oleh aplikasi penerima. Message broker dapat melakukan transformasi format pesan, sehingga dapat dipahami oleh penerima. Ini memungkinkan sistem yang berbeda dengan format data yang berbeda untuk tetap berkomunikasi tanpa masalah.
Pengelolaan Antrian Pesan
Salah satu tugas pentingnya adalah mengelola antrian pesan. Dalam sistem yang sibuk, bisa saja terdapat banyak pesan yang perlu dikirimkan dalam waktu bersamaan. Sistem ini bertanggung jawab untuk menjaga urutan pesan dan memastikan pesan dikirim dengan cara yang tepat, sehingga tidak ada pesan yang hilang atau diproses di luar urutan yang diinginkan.
Baca juga : Mengenal Apa Itu Notion? Pengertian dan Cara Kerjanya
Jenis-Jenis Message Broker
Message Broker terdiri dalam beberapa jenis yang banyak digunakan oleh para developer, diantaranya adalah sebagai berikut.
Broker Pesan Point to Point
Jenis sistem yang satu ini memberikan fasilitasi langsung komunikasi pesan antara produsen dan konsumen. Message broker yang ini, setiap pesan yang dikirim akan diterima oleh satu penerima. Tidak ada penerima lain yang bisa mengakses pesan tersebut. Selain itu, dalam broker pesan point to point, pesan tersimpan dalam antrian. Sehingga, apabila tidak ada penerima, maka pesan yang masuk antrian tidak langsung dikirim. Saat penerima sudah siap menerima pesan tersebut, maka pesan akan dikirim. Contoh message broker tipe ini adalah Apachem, ActiveMQ, dan IBM MQ.
Broker Pesan Publish-Subscribe
Broker pesan publish-subscribe adalah model broker pesan yang mana sistem komunikasinya antara layanan yang berbeda. Jenis pesan pialang yang satu ini cocok untuk menyiarkan atau mengirimkan pesan ke banyak konsumen. Broker pesan publish-subscribe memiliki tiga komponen utama yaitu publisher, broker pesan, dan subscriber. Biasanya, jenis ini kerap digunakan untuk mengirimkan notifikasi ke pengguna. Message broker yang masuk dalam jenis ini adalah Apache Kafka, Amazon SQS, dan Google Cloud Pub/Sub.
Broker Pesan Pemrosesan Aliran
Jenis yang ini adalah broker khusus dalam menangani aliran data dalam volume tinggi dan melakukan pemrosesan data secara langsung. Komponen pada broker ini berupa sumber data, broker pesan, dan konsumen. Kemudian, sumber datanya bisa berupa sensor, aplikasi, database, atau sistem lain yang menghasilkan data secara terus-menerus.
Broker Pesan Terdistribusi
Jenis broker ini adalah jenis yang beroperasi pada sistem terdistribusi. Terdistribusi disini maksudnya adalah komponen sistem tidak terletak di satu lokasi saja, melainkan tersebar di berbagai lokasi. Salah satu karakteristik dari message broker ini adalah decoupling. Penerima dan pengirkim tidak perlu saling mengetauhi, sehingga segala prosesnya menjadi lebih mudah dan efisien. RabbitMQ, dan Amazon SQS adalah contoh platform yang menjalankan sistem jenis ini.
Baca juga : Mengenal Sovereign Cloud? Pengertian dan Keunggulannya
Cara Kerja Message Broker
Message broker bekerja dengan menghubungkan antara satu sistem dengan sistem lain, bahkan dengan bahasa pemrograman yang berbeda. Misalnya, message broker Golang dengan Node.js. Kemudian, sistem ini akan bekerja ketika developer mengirimkan pesan antara beberapa aplikasi dan sistem. Contoh, Anda memiliki sistem terdistribusi dengan komponen beraneka ragam seperti server dan basis data, maka sistem ini akan mengirimkan pesan antar komponen yang berbeda tersebut.
Contoh sederhana lainnya, misal Anda memiliki e-commerce dengan fitur email pemberitahuan setelah order barang. Anda hanya cukup mengirim email ke antrian pesan di message broker, kemudian sistem ini akan mengirimkannya ke penerima. Ini dapat menghemat waktu respon ke user, sehingga Anda tidak perlu menunggu pengiriman email selesai dan memakan waktu yang lama. Dan bisa mempercepat semua proses komunikasi.
Penutup
Message broker bisa menjadi solusi dalam komunikasi antar layanan dalam sistem terdistribusi. Dengan mekanisme yang dimilikinya, sistem ini bisa mengurangi ketergantungan antar layanan, meningkatkan keandalan sistem, dan memastikan data tetap tersampaikan dengan baik meski penerima sedang tidak aktif. Agar performa tetap optimal, pastikan anda menggunakan infrastruktur yang andal seperti layanan Cloud VPS dari IDCloudHost yang menawarkan performa cepat, efisien, dan stabil