MIT App Inventor mampu membantu pengguna untuk membuat aplikasi Android. Dengan memanfaatkannya, pembuatan aplikasi jadi terasa praktis dan tak ribet sama sekali. Hanya saja, masih ada sebagian pengguna yang belum mengenalnya. Karena hal itu, simak terus uraian di bawah ini untuk mengenalnya.
Daftar Isi
Pengertian MIT App Inventor
Pembahasan pertama, kita akan mengulas seputar pengertiannya. Pada dasarnya, MIT App Inventor ialah platform yang berguna dalam melancarkan proses pembuatan aplikasi.
Dengan menggunakan platform tersebut, pengguna tak perlu mempelajari bahasa pemrograman yang terlalu banyak. Menariknya lagi, platform tersebut membantu pengguna untuk mendesain aplikasi berbasis Android sesuai dengan keinginan. Saat pembuatan aplikasi, pengguna bisa memanfaatkan beragam layout dan komponen yang ada. Lebih lanjut, platform ini membantu pengguna untuk memprogram komputer.
Kemudahan tersebut memungkinkan pengguna bisa menciptakan aplikasi software bagi sistem operasi Android. Hal ini menandakan bahwa keberadaan platform tersebut memang melancarkan setiap keperluan penggunanya dengan baik. Bahkan jadi andalan ketika ingin membuat aplikasi Android. Karena jadi cara mudah untuk membuat aplikasi Android, tak heran jika banyak orang mendambakannya.
Baca juga: Kenali Burp Suite Tools untuk Uji Keamanan Aplikasi Web
Kelebihan dan Kekurangan App Inventor

Dari pengertian, kini kita beranjak ke kelebihan dan kekurangan platform MIT App Inventor. Adapun beberapa keunggulannya yakni sebagai berikut.
Praktis
Salah satu kelebihannya yakni platform ini senantiasa membuat penggunanya merasa praktis. Karena hal itu, saat menggunakannya, pengguna jadi lebih hemat waktu maupun tenaga.
Tanpa Coding
Kelebihan selanjutnya ialah platform ini terbilang sederhana. Hal ini lantaran pengguna bisa memanfaatkan tanpa membutuhkan coding sama sekali. Pengguna hanya perlu logika dan menerapkan sistem drag. Karena kemudahan tersebut, pemula sekalipun bisa ikut mencobanya.
Fitur Lengkap
Jika membicarakan mengenai platform ini, tentu perlu tahu fiturnya. Platform ini memiliki fitur lengkap dan memadai.
Pengguna pun bisa memanfaatkannya sebaik mungkin. Adapun salah satu fitur yang bisa ditemukan di platform ini yakni Blocks Editor. Fitur yang ada pada platform MIT App Inventor ini membantu pengguna untuk merakit Block. Di dalamnya juga terdapat sejumlah opsi. Mulai dari Advance, Built-In, My Blocks, Connect to Devices dan New Emulator.
Tak cukup itu saja, platform ini rupanya juga memiliki fitur Desainer. Fitur ini membantu pengguna ketika ingin memilih komponen. Di dalam fitur ini juga memiliki banyak opsi untuk pengguna pakai sesuai keinginan dan kebutuhan. Untuk pilihannya mencangkup Viewer, Palette, Properties, Components, Add / Remove Screen, Package for Phone dan Open The Blocks Editor.
Tanpa Menulis Instruksi
Keunggulannya juga mencangkup kemudahan pengguna terkait instruksi yang ada. Dalam hal ini, pengguna tak perlu mengingat ataupun menulis instruksinya.
Dengan demikian, pengguna bisa membuat aplikasi Android secara lancar. Pengguna tak akan merasa stres ataupun frustasi ketika melakukannya. Dibalik kelebihan tersebut, platform ini juga memiliki kekurangan. Pastikan juga tahu kekurangannya untuk jadi pertimbangan apakah ingin menggunakannya atau tidak. Adapun beberapa kelemahannya ialah sebagai berikut.
Komponen Kurang Lengkap
Salah satu kekurangan MIT App Inventor ialah ada beberapa komponen yang kurang lengkap. Karena hal itu, pemanfaatannya jadi tak maksimal.
Kurang Leluasa
Masih seputar kelemahannya, rupanya hal tersebut tampak jelas saat membandingkannya dengan Eclipse. Sebagian pengguna menyebut pemanfaatan Eclipse terasa lebih leluasa daripada platform ini. Platform ini memang memiliki kekurangan. Akan tetapi, kelemahan ini tidaklah berarti lantaran tertutupi oleh kelebihan yang dimilikinya.
Keuntungan Menggunakan App Inventor
Platform ini memang menarik untuk digunakan. Nantinya pengguna bisa merasakan segudang keuntungan atau manfaat apabila mampu menggunakannya dengan baik. Langsung saja, berikut beberapa keuntungannya.
Bisa Mendorong Inovasi
Salah satu keuntungannya yakni bisa membantu pengguna untuk mendorong inovasi. Hal ini karena platform tersebut memungkinkan pengguna untuk merancang aplikasi yang unik dan sesuai kebutuhan spesifikasinya. Dalam artian, pengguna bisa membuat aplikasi yang pernah ada sebelumnya. Semakin inovatif karena platform ini kerap menambahkan aplikasi baru seiring berjalannya waktu.
Mudah Mengatur Elemen Aplikasi
Saat memanfaatkan MIT App Inventor, pengguna jadi lebih mudah untuk mengatur elemen aplikasi. Hal ini lantaran platform tersebut mempunyai antarmuka drag and drop.
Antarmuka tersebut intuitif dan efisien untuk digunakan. Mengenai elemen aplikasinya pun cukup beragam. Mulai dari gambar, tombol, input teks dan masih banyak lagi. Pengguna bisa mengaturnya hanya dengan menggeser dan meletakkannya. Dengan cara tersebut, hal ini mengingatkan kita dengan permainan balok lego.
Mengenal Konsep Pemrograman
Tak banyak yang menyadari bahwa penggunaan platform ini juga membantu pengguna untuk lebih mengenal bagaimana konsep pemrograman. Pengenalan tersebut menggunakan antarmuka yang ramah. Dengan begitu, konsep pemrogramannya bisa diketahui secara mudah. Semakin mudah karena juga menggunakan blok visual yang menarik.
Bisa Minta Bantuan Komunitas
Pengguna yang mengalami kendala atau masalah saat membuat aplikasi dengan MIT App Inventor, bisa meminta bantuan komunitas. Hal ini karena platform tersebut mempunyai komunitas pengembang yang banyak.
Penggunanya juga melimpah. Karena hal itu, tak perlu risau saat menemui masalah. Komunitas akan siap membimbing untuk keluar dari masalah tersebut. Pemula juga diuntungkan karena bisa belajar dari pengembang maupun pengguna profesional di komunitas tersebut. Semakin bermanfaat karena komunitas ini menyiapkan beragam sumber daya. Mulai dari forum, tutorial hingga perpustakaan.
Kompatibilitas Ekstensif
Keuntungan berikutnya jika menggunakan platform ini yakni kompatibilitas ekstensif. Tak heran lantaran aplikasi ini memang bisa digunakan di beragam perangkat Android.
Karena hal itu, aplikasi Android yang telah berhasil dibuat bisa diakses oleh banyak pengguna. Semakin banyak yang mengaksesnya, tentu kian menguntungkan.
Menciptakan Pengalaman Tangible
Penggunaan platform ini juga bisa menciptakan pengalaman tangible. Hal ini karena pengguna bisa merasakan bagaimana hasil karyanya. Karena hal itu, pengguna bisa merasakan pengalaman nyata. Pengguna juga bisa merasakan kepuasan tersendiri.
Manfaat Belajar MIT App Inventor untuk Anak
Belajar MIT App Inventor memberikan banyak manfaat positif bagi anak-anak, terutama dalam memperkenalkan dunia teknologi sejak dini. Pertama, anak-anak dapat memahami konsep dasar pemrograman melalui antarmuka visual yang ramah dan mudah digunakan. Pendekatan berbasis blok membuat mereka belajar coding tanpa harus menulis sintaks yang rumit.
Kedua, platform ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan tidak membosankan. Selain itu, anak-anak bisa menyalurkan kreativitas dan ekspresi diri mereka dengan merancang aplikasi yang sesuai dengan ide dan imajinasi mereka.
Platform ini juga mendorong pengembangan keterampilan problem solving. Karena anak belajar memecah masalah kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana.
Baca juga: Mengenal OSINT Framework Teknik dan Tools yang Digunakannya
Cara Membuat Aplikasi Android dengan App Inventor
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi, platform ini jadi andalan ketika ingin membuat aplikasi Android. Mengenai bagaimana pemanfataannya juga terbilang mudah. Ikuti saja langkah-langkahnya di bawah ini.
Membuat UI
Langkah pertama yang perlu pengguna lakukan yakni membuat UI atau User Interface. Kemudian pengguna bisa memasukkan komponen-komponen yang ada di platform ini. Pilih komponen yang akan digunakan di aplikasi. Pemanfaatannya dengan melibatkan jendela desainer penggunanya.
Mengambil Block
Langkah selanjutnya, pengguna perlu membuat komponen di MIT App Inventor berfungsi dengan baik. Caranya, pengguna hanya perlu mengambil Block dari komponen.
Setelah itu, pengguna bisa menyusunnya di dalam Blocks Editor. Jangan lewatkan langkah yang satu ini agar proses pembuatan aplikasinya lancar.
Uji Coba Aplikasi
Apabila sudah melakukan berbagai langkah di atas, pengguna bisa uji coba aplikasinya. Ketika mencoba aplikasinya, pengguna bisa memanfaatkan emulator ataupun handset Android.
Baca juga: Cara Menghapus Cache di Laptop, Android, dan IOS
Penutup
Terakhir, anak mendapatkan pengalaman nyata karena aplikasi yang mereka buat dapat langsung dijalankan di perangkat seluler, memberikan rasa pencapaian yang nyata dan meningkatkan motivasi belajar. Platform ini adalah cara efektif untuk mengenalkan teknologi sambil membangun keterampilan penting di masa depan.
MIT App Inventor memang jadi platform jitu saat ingin membuat aplikasi berbasis Android. Pemanfaatan platform ini cukup mudah sehingga sayang jika mengabaikannya begitu saja. Selain itu, Anda bisa menggunakan Cloud VPS IDCloudHost yang Memberikan performa server optimal untuk menyimpan API, database, atau backend aplikasi Android yang Anda buat.