Dalam dunia blog, terutama untuk konten yang berhubungan dengan pemrograman atau teknologi, penyajian kode yang jelas dan rapi sangat penting. Tanpa penulisan yang terstruktur, kode dapat terlihat membingungkan dan sulit dipahami pembaca. Di sinilah syntax highlighter berperan. Dengan fitur ini, setiap elemen kode ditampilkan menggunakan warna berbeda sesuai fungsinya, sehingga membuat blog terlihat lebih profesional sekaligus memudahkan pembaca memahami isi konten. Simak penjelasannya dibawah ini.
Alasan Anda Harus Menerapkan Syntax Highlighter
Mengenal syntax highlighter menawarkan manfaat. Sebagai seorang developer atau blogger yang membahas pemrograman, penggunaan syntax highlighter memiliki banyak manfaat penting:
Meningkatkan Keterbacaan &Kejelasan Kode
Dengan warna yang berbeda pada setiap elemen kode, pembaca dapat membedakan bagian-bagian kode lebih cepat dan mudah. Syntax highlighter membantu memperlihatkan blok kode, seperti fungsi, loop, komentar, dan lain-lain dengan jelas.
Memberikan Kesan Profesional
Tampilan kode yang rapi dan berwarna membuat blog Anda terlihat lebih profesional dan kredibel, meningkatkan kepercayaan pembaca.
Membantu Pemula Belajar Kode
Syntax highlighting adalah alat edukasi yang efektif, karena pemula bisa langsung mengidentifikasi bagian kode sesuai sintaks yang benar.
Fitur Tambahan yang Memudahkan
Banyak tools dan plugin syntax highlighter menyediakan fitur seperti nomor baris dan tombol copy yang sangat memudahkan pembaca untuk menyalin kode tanpa kesalahan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Array dalam Bahasa Pemrograman Python
Jenis-Jenis Syntax Highlighter
Mengetahui jenisnya bisa membantu mengenal syntax highlighter lebih dalam. Syntax highlighter pada dasarnya dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan cara kerjanya:
Server-side Syntax Highlighters
Proses pewarnaan kode dilakukan di sisi server sebelum halaman dikirim ke browser. Contoh populer adalah GeSHi dan Pygments. Biasanya membutuhkan plugin khusus di platform blogging.
Client-side Syntax Highlighters
Pewarnaan kode dilakukan di browser dengan bantuan JavaScript dan CSS. Contoh yang paling populer adalah Prism.js dan Highlight.js. Jenis ini ringan dan mudah diintegrasikan, terutama untuk blog statis atau menggunakan CMS populer.
Baca juga: Apa Itu Jetpack Compose? Framework UI untuk Android Developer
Plugin dan Tools Syntax Highlighter

Mengenal syntax highlighter bisa juga dengan memahami pluginnya. Jika Anda sedang mencari solusi cepat dan bagus untuk menampilkan syntax highlighting di blog, berikut beberapa rekomendasi plugin dan tools terbaik yang bisa Anda pilih sesuai platform yang Anda gunakan dan kebutuhan Anda.
1. Enlighter – Customizable Syntax Highlighter
Enlighter adalah plugin WordPress yang sangat populer karena kemudahan penggunaan dan banyak pilihan kustomisasi. Anda dapat memilih tema warna yang cocok dengan desain blog Anda dan mendukung berbagai bahasa pemrograman populer. Selain itu, Enlighter juga mendukung penyorotan kode di dalam markdown dan fitur penomoran baris.
Keunggulan:
- Mudah diinstall dan digunakan tanpa konfigurasi rumit.
- Mendukung inline syntax highlighting.
- Kompatibel dengan editor WordPress klasik dan Gutenberg.
2. Crayon Syntax Highlighter
Plugin WordPress ini dikenal dengan fleksibilitasnya yang tinggi. Crayon mendukung lebih dari 80 bahasa pemrograman dan memiliki banyak opsi untuk mengubah tampilan, seperti warna, font, dan tata letak.
Keunggulan:
- Mendukung penambahan nomor baris.
- Bisa dipakai untuk menampilkan kode yang panjang dengan scrollable block.
- Menyediakan opsi untuk copy-paste kode tanpa format yang rusak.
3. WP-Syntax
WP-Syntax mengandalkan mesin GeSHi (Generic Syntax Highlighter), yang telah lama dipakai untuk penyorotan kode. Plugin ini menghasilkan tampilan kode yang bersih dan terstruktur dengan baik.
Keunggulan:
- Mendukung banyak bahasa pemrograman populer.
- Plugin ringan, tidak memberatkan loading blog.
- Cocok untuk blog yang menampilkan kode dengan format standar.
4. Prism.js
Prism.js adalah library JavaScript client-side yang sangat ringan dan mudah diintegrasikan. Anda hanya perlu menambahkan file CSS dan JavaScript ke dalam template blog Anda. Prism mendukung banyak bahasa pemrograman dan memiliki berbagai tema warna yang menarik. Juga memiliki plugin tambahan seperti nomor baris, toolbar, dan tombol copy.
Keunggulan:
- Ringan dan cepat di-load.
- Mudah custom sesuai kebutuhan.
- Cocok untuk platform apa pun, termasuk Blogger, Jekyll, Hugo.
5. Highlight.js
Highlight.js adalah library JavaScript populer yang otomatis mendeteksi bahasa pemrograman yang digunakan dalam kode Anda dan menerapkan penyorotan yang sesuai. Implementasinya sangat mudah dan tidak perlu konfigurasikan bahasa secara manual, cocok untuk pemilik blog yang ingin solusi cepat.
Keunggulan:
- Mendukung lebih dari 190 bahasa.
- Penyorotan otomatis bahasa kode.
- Banyak tema siap pakai.
Cara Menggunakan Syntax Highlighter di Blog
Untuk mengenal syntax highlighter lebih jauh, berikut cara mudah memasang syntax highlighter sesuai platform blogging yang Anda gunakan.
Plugin di WordPress
- Masuk ke dashboard WordPress Anda.
- Pilih menu Plugins → Add New.
- Cari plugin seperti “Enlighter” atau “Crayon Syntax Highlighter.”
- Install dan aktifkan plugin.
- Ikuti pengaturan default atau atur tema warna dan preferensi lain sesuai selera.
- Saat menulis postingan, gunakan shortcode atau blok khusus plugin untuk memasukkan kode yang akan disorot.
Prism.js di Blogger atau Platform Lain
Jika Anda menggunakan Blogger, Jekyll, Hugo, atau website statis, Anda bisa pakai Prism.js dengan langkah berikut:
- Download file prism.css dan prism.js dari situs resmi Prism.js atau pakai CDN.
- Tambahkan link CSS di bagian <head> blog dengan kode:
<link href="https://cdn.jsdelivr.net/npm/prismjs/themes/prism.css" rel="stylesheet" />
Tambahkan script JS tepat sebelum tag </body>:
xml <script src="https://cdn.jsdelivr.net/npm/prismjs/prism.js"></script>
Masukkan kode program Anda dalam tag HTML:
xml
<pre><code class="language-javascript">
function helloWorld() {
console.log("Hello, world!");
}
</code></pre>
Setelah itu, Prism.js otomatis akan mewarnai kode sesuai bahasa yang Anda tentukan di kelas (language-javascript).
Tips Memaksimalkan Penggunaan Syntax Highlighter
Agar penggunaan syntax highlighter Anda lebih maksimal dan blog Anda terlihat lebih profesional, perhatikan beberapa tips berikut:
Gunakan Nama Bahasa yang Sesuai
Saat menulis kode, selalu tambahkan kelas bahasa yang benar seperti language-python, language-html, atau language-css agar syntax highlighter bisa mengenali dengan tepat.
Pilih Tema Warna yang Sesuai dengan Desain Blog
Jangan terlalu kontras agar nyaman dibaca, sesuaikan tema warna syntax highlighter dengan skema warna blog Anda.
Gunakan Fitur Nomor Baris
Ini sangat membantu ketika Anda memberikan tutorial dengan banyak potongan kode dan diskusi terkait baris tertentu.
Aktifkan Tombol Copy
Memudahkan pembaca untuk menyalin kode, terutama bila kode yang ditampilkan cukup panjang.
Periksa Kode yang Dimasukkan
Pastikan kode tidak mengandung error yang bisa mempengaruhi penampilan syntax highlighter.
Baca juga: 7+ Manfaat dari Syntax Highlighter untuk Kode Lebih Terbaca
Penutup
Syntax highlighter adalah alat penting yang wajib Anda gunakan jika ingin blog developer Anda tampil sempurna. Dengan syntax highlighter, kode yang Anda bagikan akan lebih mudah dipahami, menarik dilihat, dan terkesan profesional. Dari sejumlah plugin dan tools yang ada, mulai dari Enlighter dan Crayon untuk pengguna WordPress hingga Prism.js dan Highlight.js untuk blog statis atau Blogger, Anda bebas memilih sesuai kebutuhan dan kemudahan yang Anda inginkan.
Syntax Highlighter bukan hanya membuat blog lebih menarik, tetapi juga memudahkan pembaca memahami kode yang Anda bagikan. Ini adalah investasi kecil yang memberikan nilai besar dalam membangun kredibilitas blog teknis. Selain itu, agar blog Anda berjalan lancar tanpa hambatan, Anda bisa gunakan layanan Hosting dengan performa maksimal dan keamanan yang terjamin!