Tips memilih layanan anti-DDoS perlu dipertimbangkan, terutama bagi Anda yang memiliki website bisnis. Website bisnis rentan terhadap serangan DDoS (Distributed Denial of Service) karena berbagai alasan, mulai dari persaingan bisnis hingga tujuan pemerasan. Website bisnis yang mudah terkena serangan DDoS, biasanya memiliki kapasitas server terbatas. Penyebab lainnya, bisa juga karena jaringan website yang terinfeksi malware atau minimnya sistem keamanan siber.
Tips Memilih Layanan Anti-DDoS Sesuai Kebutuhan Website Bisnis
Serangan DDoS tidak bisa dipandang sebelah mata. Serangan DDoS mengakibatkan kerugian besar bagi pemilik bisnis. Website bisnis digunakan sebagai perantara perusahaan dengan pelanggan. Melalui website bisnis, perusahaan bisa mempromosikan produk atau jasa. Sedangkan pelanggan, bisa memesan layanan atau membeli produk melalui website bisnis.
Jika website bisnis mengalami serangan DDoS, koneksi antara perusahaan dengan pelanggan akan terganggu, bahkan terputus. Pelanggan yang tidak bisa mengakses website untuk memesan layanan atau membeli produk, akan beralih ke perusahaan lain. Akibatnya, perusahaan kehilangan banyak pelanggan.
Kehilangan pelanggan bukan satu-satunya dampak buruk dari serangan DDoS. Reputasi perusahaan juga dipertaruhkan. Sebagian pelanggan maupun mitra bisnis, memiliki toleran yang rendah terhadap kendala teknis. Website bisnis yang mengalami kerusakan akibat serangan DDoS, dapat menghilangkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis karena meragukan sistem keamanannya.
Serangan DDoS membuat perusahaan menghadapi tantangan promosi. Website bisnis yang dibentuk dan dikelola sejak awal, sulit untuk berkembang meskipun serangan DDoS dapat ditangani. Kampanye pemasaran dan peluncuran produk melalui website menjadi tertunda.
Kerugian akibat serangan DDoS dapat dicegah. Salah satunya, menggunakan layanan anti-DDoS. Layanan anti-DDoS merupakan layanan perlindungan untuk website bisnis agar terhindar dari serangan DDoS. Layanan anti-DDoS juga dapat meminimalisir kerugian jika serangan DDoS berhasil masuk. Apabila ada kerusakan, website bisnis cepat untuk diperbaiki.
Bersamaan dengan pesatnya perkembangan teknologi, serangan DDoS juga berkembang, bahkan semakin berbahaya. Karena itulah, layanan anti-DDoS harus memenuhi beberapa aspek penting. Supaya mendapatkan layanan anti-DDoS sesuai kebutuhan website bisnis, berikut tips memilih yang bisa Anda terapkan.
Memiliki Skalabilitas yang Baik
Tips memilih layanan anti-DDoS, yakni mempertimbangkan skalabilitasnya. Serangan DDoS sangat bervariasi berdasarkan ukuran dan kompleksitasnya. Serangan DDoS bisa berupa serangan kecil hingga serangan besar. Kompleksitasnya bisa sangat rumit, bahkan melibatkan jutaan permintaan per detik.
Ketika memilih layanan anti-DDoS, pastikan layanan tersebut memiliki skalabilitas yang baik sesuai kebutuhan website bisnis. Tidak hanya dapat menangani serangan kecil maupun besar, tetapi juga serangan kompleksitas yang sederhana hingga rumit. Selain itu, layanan anti-DDoS juga harus memiliki kemampuan untuk menangani lonjakan lalu lintas yang tiba-tiba terjadi. Dalam proses penanganannya, tidak boleh mengganggu kinerja atau ketersediaan layanan website.
Layanan anti-DDoS harus mampu menskalakan sumber daya secara efektif. Tujuannya, agar dapat merespon serangan dengan cepat. Salah satu layanan anti-DDoS yang direkomendasikan, yakni perlindungan berbasis cloud. Layanan anti-DDoS berbasis cloud, dapat menyaring berbagai lalu lintas berbahaya, sehingga hanya lalu lintas sah yang dapat masuk ke server.
Respon Cepat Terhadap Serangan
Tips memilih layanan anti-DDoS selanjutnya, yakni memperhitungkan waktu responnya terhadap serangan. Layanan anti-DDoS harus memiliki kemampuan mendeteksi dan menangani serangan secara responsif, bahkan dalam hitungan detik atau menit. Jika memungkinkan, gunakan layanan anti-DDoS dengan kemampuan mitigasi serangan otomatis. Fitur canggih ini dapat merespon serangan DDoS secara langsung tanpa membutuhkan interval manual.
Mitigasi serangan DDoS yang baik, dapat mencegah waktu henti lama, sehingga website bisnis tidak mengalami eror berkepanjangan. Selain itu, kerugian akibat website yang berhenti dapat diminimalisir. Pilih layanan DDoS yang memiliki pemantauan waktu nyata. Layanan anti-DDoS dengan deteksi dan waktu respon yang cepat, dapat menjaga kesinambungan antar layanan dalam website.
Baca juga: Ping Flood Attack, Serangan DDoS Klasik dengan Paket Ping
Kompatibel dengan Sistem Keamanan Website

Berbicara mengenai tips memilih layanan anti-DDoS, kompatibilitasnya harus dipertimbangkan. Umumnya, website bisnis memiliki sistem keamanan bawaan. Layanan anti-DDoS yang digunakan, tidak boleh mengganggu sistem keamanan bawaan tersebut.
Justru sebaliknya, sebagai sistem keamanan tambahan, layanan anti-DDoS harus memiliki kompatibilitas yang baik. Tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga dapat meningkatkan sistem keamanan sebelumnya. Selain itu, layanan anti-DDoS tidak boleh menghambat operasional atau layanan website. Layanan anti-DDoS harus kompatibel dengan infrastruktur website, terutama infrastruktur berbasis cloud.
Baca juga: 5 Alasan Mengapa Anti-DDoS Adalah Investasi Keamanan Digital
Fleksibel dan Dapat Dikustomisasi
Tips memilih layanan anti-DDoS yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yakni fleksibilitas dan kustomisasinya. Setiap website bisnis membutuhkan spesifikasi layanan anti-DDoS yang berbeda-beda. Sebab itulah, layanan anti-DDoS harus bersifat fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan website. Sistem perlindungan yang dapat dikustomisasi, akan selaras dengan server website. Efektivitasnya dalam memberikan perlindungan dapat meningkat.
Mampu Menangani Berbagai Jenis Serangan
DDoS memiliki berbagai jenis serangan. Mulai dari serangan aplikasi, serangan volumetric, hingga serangan protokol. Serangan DDoS juga dibedakan menjadi tujuh layer, application layer, presentation layer, session layer, transport layer, network layer, data link layer, dan physical layer. Masing-masing layer memiliki target serangan yang berbeda. Layer ketujuh atau network layer, merupakan serangan DDoS yang paling canggih. Dampak yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan layer lainnya.
Layanan anti-DDoS harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan menangani berbagai jenis serangan. Kemampuan mitigasi berbagai serangan harus lebih mutakhir, sehingga mampu menangani semua layer DDoS, terutama serangan layer tertinggi (layer tujuh).
Mudah Digunakan
Tips memilih layanan anti DDoS tidak hanya mempertimbangkan kemampuannya dalam mendeteksi dan menangani serangan, tetapi juga penggunaannya yang mudah. Layanan anti-DDoS harus memiliki antarmuka yang sederhana dan ramah pengguna.
Semakin sederhana cara kerjanya, maka akan semakin baik. Apalagi, jika tampilannya yang sederhana tidak mengurangi fungsi dan kemampuannya. Layanan anti-DDoS yang ramah pengguna, membuat pemantauan dan pengelolaan website menjadi semakin mudah. Pemilik bisnis tidak perlu mengelola website secara manual, karena layanan anti-DDoS dapat bekerja secara otomatis.
Memiliki Biaya yang Terjangkau
Semakin canggih layanan anti-DDoS yang digunakan, pemilik bisnis harus mengeluarkan biaya lebih besar. Namun, biaya tersebut tetap bisa dijangkau tanpa mempengaruhi keuangan bisnis.
Sebelum memilih layanan anti-DDoS, perhitungkan total biayanya. Mulai dari pengaturan awal, pemeliharaan yang berkelanjutan, hingga kemungkinan peningkatan layanannya. Jangan tergiur dengan penawaran harga murah. Poin pentingnya, biaya layanan anti-DDoS harus sesuai dengan tingkat perlindungannya terhadap serangan atau ancaman DDoS.
Sesuai dengan Kepatuhan Regulasi
Layanan anti-DDos yang digunakan harus mematuhi hukum. Selain itu, harus sesuai dengan standar industri yang sudah ditetapkan. Sebagai contoh, website bisnis yang bergerak di bidang keuangan dan layanan kesehatan, anti-DDoS harus memiliki perlindungan privasi. Tujuannya, agar data pengguna website bisnis tidak bocor atau disalahgunakan.
Baca juga: Multiple VERB Single Request, Serangan Tanpa Terdeteksi
Penutup
Tips memilih layanan Anti-DDoS tidak boleh diabaikan oleh pemilik website bisnis. Pertimbangan dan perhitungan yang tepat, perusahaan bisa menemukan layanan yang paling relevan dengan website bisnis. Sebagai solusi, Anda bisa menggunakan layanan Anti-DDoS IDCloudHost yang dirancang untuk mendeteksi anomali real-time, mitigasi otomatis saat lonjakan trafik, dan fleksibilitas kebijakan untuk memberikan keamanan pada aplikasi atau website bisnis Anda.