Apa itu Link Building dan Apa yang Harus diperhatikan dalam Link Building

Business, Search Engine Optimization / 0 | | 0

Apa itu Link building merupakan sebuah  metode untuk mendapatkan backlink dari website satu menuju ke website yang laiinnya. Jika anda ingin mendapatkan pengunjung yang ramai tentunya harus ada berada di posisi teratas hasil pencarian google tentunya ini harus menerapkan Linking pada SEO. Agar anda mendapat posisi yang baik anda butuh yang namanya backlink, karena backlink merupakan salah satu utama pada seo.

Tak hanya terjadi di panggung politik, pencitraan juga dipraktikkan secara luas dalam dunia website. Pencitraan positif pada website digunakan untuk mengangkat popularitas, terutama di mata Google. Dan karena berjudul pencitraan, maka kita akanm melakukannya sendiri dengan berbagai intrik supaya terlihat alami dan secara meyakinkan seolah-olah dibuat oleh orang lain bagi kita.

Sebab bukankah seburuk-buruknya pencitraan adalah yang ketahuan ?

Dan karena  sifatnya yang manipulatif, imitatif, sintetis dan artifisial, pencitraan website yang berlangsung di dunia online suksesnya kebanyakan adalah backlinks dilarang keras oleh Google

Jika kepergok.

Kembali ke tahun 2008 ketika sistem pagerank masih digunakan dan algoritma Google belum seperti sekarang, praktik jual-beli link marak dilakukan dan sempat menjadi sumber penghasilan super menjanjikan bagi para blogger dan  primadona bagi pemilik website untuk mendongkrak posisinya di mesin pencari.

Waktu itu, program pay per review (dibayar untuk setiap review) amat sangat populer. Sebut saja nama-nama beken yang saat ini sudah merubah model bisnis mereka atau hidup segan mati tak mau seperti Payperpost, Sponsoredreviews dan Blogsvertise atau yang sempat scam dan gulung tikar seperti Reviewme dan Smorty, atau yang memiliki servis link kombinasi seperti TLA (textlinkads) nan legendaris itu.

Sungguh malang karena tak butuh waktu lama bagi Google untuk memberangus hampir seluruh aktivitas transaksi links yang terlihat begitu jelas. Layaknya satpol pp menjelang Ramadhan, dengan garang Google menindak tegas seluruh tempat yang disinyalir sebagai lokalisasi pelacuran link jagat maya. Tidak ada ampun bagi backlinks yang ditukar dengan uang.

Maka selalu garis bawahi jika secara umum link building bersifat transaksional adalah kegiatan yang tidak disukai oleh Google.

Sekali lagi, jika kepetgok.

Kabar buruknya, terkecuali Anda sangat jago membuat kontenyang dapat menembus guest post dari high authority blog ata punya teman blogger (dengan blog bagus dan relevan) yangl biasa baik, hampir seluruh link building bukanlah makan sian gratis alias butuh uang sehingga menjadikannya transaksional

Kabar baiknya, ternyata itu masih bisa diakali! Tetapi sebelum kita sampai disana, berikut 2 hal mula-mula yang harus diperhatikan dalam link building:

Cermat dalam memilih layanan

Tanpa perlu bersusah payah, kita dapat menemukan 1001 jasa link SEO yang siap membantu, baik itu di forum-forum bisnis online dan SEO, di marketplace jasa seperti Fiverr dan SEOClerks, di group-group Facebook dan masih banyak lagi yang lain.

Metode yang ditawarkan pun beragam, mulai dari link pyramid, linkwheel, wiki backlinks, GOV & EDU backlinks.dalar forum backlinks, paul angela profile backlinks, press release blog comments, guest post, web 2.0 backlinks, PBN, artidle directories dan lain sebagainya.

Belum lagi judulnya yang sangar-sangar: super manual, dripfeed, permanent, exclusive, layer 1-2-3, tier 1-2-3 whitehat, allinone, high trust flow dan seterusnya.

Dengan layanan sedahsyat itu, ternyata harga yang ditawarkan relatif murah sehingga nampak terlalu indah.Too good to be true.

Tentu saya tidak mengatakan semuanya jelek, meski kebanyakan memang begitu.Secara khusus saya akan menunjukkan bagaimana cara menemukan berlian diantara bebatuan itu.

Utamakan Kualitas

Di alam backlinks, banyak tidak selalu berarti bagus.Tak semua backlinks memberikan nilai yang baik untuk website kita.Malahan ada banyak diantaranya yang tidak membawa pengaruh apapun terhadap SEO, tak sedikit pula yang justru memberikan dampak negatif yang sangat merugikan.Maka dari itu, kita harus fokus hanya pada HIGH QUALITY BACKLINKS saja, atau mending tidak usah sama sekali dan lebih baik fokus pada onpage.

Related Post :