Bagaimana Cara Meyakinkan Ide Bisnis ke Investor

Serba Serbi, Startup & Bisnis / 0 | | 0

bagaimana cara meyakinkan ide bisnis ke investor ? Saat memulai meeting dengan investor, hal sangat dibutuhkan adalah executive summary atau ringkasan business plan Anda. Untuk meyakinkan ide bisnis ke investor, terdapat 6 hal yang harus diketahui, yaitu:

Tampilkan Sesuatu yang Benar-benar dibutuhkan

Alur dalam presentasi sangat vital. Presentasi yang terlalu lama (tidak to-the-point) dapat membingungkan investor. Oleh sebab itu, dalam presentasi hendaknya dilakukan secara efektif baik dari segi konten, gambar yang ditampilkan (jika menggunakan power poin atau sejenisnya). Investor harus percaya akan bisnis yang akan Anda jalankan dan dapat diterima oleh target konsumen. Jika investor tidak mengerti akan konsep yang Anda tawarkan, maka investor dapat berasumsi bahwa bisnis yang Anda jalankan tidak juga dimengerti oleh konsumen.

Jangan Hanya berhipotesis, tapi lakukanlah eksekusi

Bangun kepercayaan investor dengan fakta, jangan hanya fiksi atau anggapan belaka. Kebanyakan dari investor melihat risiko yang mungkin terjadi. Jika Anda dapat memberikan garansi, maka hal ini menjadi nilai tambah untuk investor Anda dan dapat membuat investor lebih percaya akan usaha yang akan Anda lakukan. Perusahaan yang memiliki cash flow, track record, dan telah berpengalaman dapat lebih meyakinkan investor dibandingkan peramalan yang akan dikeluarkan atau didapatkan. Hal yang dapat dilakukan yaitu mulailah bisnis Anda walau dengan budget yang terbatas sebelum mencari investor.

Hindari kata-kata yang Berlebihan Tanpa Bukti

Bangun ketertarikan investor Anda dengan nilai yang akan diberikan dengan memberikan alasan dan tanggung jawab. Jangan hanya berkata akan menghasilkan keuntungan dari Rp. 50.000.000 menjadi Rp. 50.000.000.000 dalam 2 tahun. Akan tetapi berikanlah ekspektasi yang akan di dapat beserta data. Seperti hal baik yang mungkin terjadi, sedang, bahkan hal terburuk. Masing-masing ekspektasi tersebut didasarkan pada fakta yang terjadi. Baik itu fakta yang telah terjadi di masa lampau, yang sedang terjadi kemudian dari dat tersebut memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi. Selain itu, menganalisis industri, kompetitor, dan asumsi publik dapat dilakukan.

Mencoba Membelikan Promo

Promo merupakan suatu hal yang disukai oleh konsumen pada umumnya. Promo yangg baik adalah promo yang terkontrol dan dapat terukur tingkat keberhasilannya. Berikan anggaran untuk promo, akan tetapi hindari yang berlebihan. Hindari permintaan gaji yang besar atau tunjangan yang besar. Investor ingin semuanya berada dalam koridor yang telah direncanakan. Jika terdapat perubahan, maka dapat dikaji untung ruginya.

Rencanakan Dengan Matang Rencana Anda

Untuk membangun suatu hal yang baik, maka tidak dapat dilakukan secara instan. Seperti saja Roma yang tidak dapat dibangun dalam satu hari. Investor waspada dalam menginvestasikan uangnya dalam jumlah banyak. Sebelum mengajukan dana ke investor, rencanakan secara baik dan matang. Hal yang perlu diperhatikan adalah taktik pemasaran, strategi penjualan, dan juga prosedur operasional. Investor mengapresiasi perusahaan yang dapat bertahan tahap demi tahap dan dapat mengulangi model bisnisnya yang tumbuh dan berkembang. Sebagai contoh, Google sukses berlandaskan dengan satu produk.

Pilih Orang yang Berpengalaman di Bidangnya

Ketahui apa yang Anda ketahui, ketahui apa yang belum Anda ketahui dan temukan orang yang tahu apa yang Anda tidak ketahui. Membangun tim merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan. Pemimpin yang pintar adalah pemimpin yang berada di lingkungan orang yang pintar. Investor akan mengivestasikan uangnya ke manajemen tim dengan konsep bisnis yang baik.

Related Post :