Bandwidth : Definisi, Cara Kerja dan Cara Mengukurnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 1 | | 0

Dengan kemajuan teknologi saat ini, hampir seluruh penduduk dunia sekarang ini bergantung pada internet untuk berkomunikasi, membeli barang, mendapatkan penghasilan, mendapatkan informasi dan bahkan menghibur diri mereka sendiri. Selama bertahun – tahun teknologi menjadi lebih canggih dan padat, yang berarti jumlah bandwidth yang diperlukan untuk menggunakannya secara efektif telah meningkat secara substansial.

Bahkan sebuah data menyatakan bahwa dari Mei 2018 hingga Mei 2019, kecepatan internet rata- rata melonjak 20,65% menjadi 11,03 Mbps. Permintaan bandwidth diperkirakan akan terus tumbuh selama beberapa tahun ke depan terlebih lagi dengan keadaan saat ini dimana internet menjadi jalan keluar terbaik dalam banyak sektor kehidupan ditengah pandemi. Penggunaan internet juga sering sekali berkaitan dengan bandwidth.

Mungkin masih banyak dari masyarakat yang tidak mengerti apa itu bandwidth dan banyak juga bagi para pengguna internet tidak asing dengan istilah bandwidth atau sering mendengar kata bandwidth. Pada pengguna internet dalam jaringan komputer istilah bandwidth mengacu pada kapasitas transmisi koneksi dan bandwith merupakan faktor penting ketika Anda menentukan kualitas dan kecepatan jaringan atau koneksi internet. Untuk mengetahui apa itu bandwidth berikut penjelasan, cara kerja dan bagaimana cara mengukur bandwidth, simak penjelasan singkatnya dibawah ini.

 

Pengertian Apa Itu Bandwidth

Bandwidth : Definisi, Cara Kerja dan Cara Mengukurnya
 

Bandwidth adalah ukuran seberapa banyak informasi yang dapat ditransfer oleh jaringan. Volume data yang diangkut bervariasi dan mempengaruhi seberapa efektifnya media transmisi seperti koneksi internet. Penyedia Layanan Internet atau Internet Service Provider (ISP) biasanya menunjukkan kecepatan bandwidth dalam jutaan bit per detik (Bps), atau megabit (Mbps), dan miliaran Bps atau gigabit (Gbps). Secara umum semakin tinggi bandwidth maka semakin cepat komputer mengunduh informasi dari internet.

Ini juga membuat bandwidth merupakan pengukuran yang menunjukkan kapasitas maksimum tautan komunikasi kabel atau nirkabel untuk mengirimkan data melalui koneksi jaringan dalam jumlah waktu tertentu. Bandwith bukan berarti ukuran kecepatan jaringan, tetapi biasanya, bandwidth identik dengan kapasitas yang juga akan menggambarkan kecepatan transfer data. Secara ilustrasi, bandwidth dapat dibandingkan dengan air yang mengalir melalui pipa yang akan menjadi tingkat di mana air (data) mengalir melalui pipa (sambungan) dalam berbagai keadaan. Alih – alih bit per detik (Bps), Anda mungkin mengukur gallon per menit dan jumlah air yang mungkin dapat mengalir melalui pipa mewakili bandwidth maksimum, sedangkan jumlah air yang saat ini mengalir melalui pipa mewakili bandwidth saat ini.

Ada dua macam bandwidth yang perlu diketahui yaitu adalah bandwidth analog dan digital yang umumnya digunakan. Berikut ini penjelasan dua bandwidth tersebut :

  • Bandwidth Analog

    Bandwidth Analog adalah frekuensi di mana amplitude yang diukur adalah 3dB dibawah amplitude sinyal yang sebenarnya. Kehilangan amplitude ini terjadi pada frekuensi yang sangat rendah jika sinyal digabungkan dengan AC dan pada frekuensi yang sangat tinggi terlepas dari kopling.

  • Bandwidth Digital

    Bandwidth Digital adalah jumlah pulsa per detik yang diukur dalam bit per detik (Bps). Misalnya, ethernet mentransmisikan pada kecepatan yang berbeda, termasuk 10 Mbps, 100 Mbps dan 1000 Mbps (dilihat dari Mbps dan baseband).

 

Baca Juga  :    Cara Mempercepat Koneksi Wifi di Rumah dan Kantor

 

Bagaimana Cara Kerja Bandwidth

Setelah memahami pengertian bandwidth yang mempunyai peranan yang penting dalam suatu jaringan yang merupakan pengukuran yang menunjukkan kapasitas maksimum tautan komunikasi kabel atau nirkabel untuk mengirimkan data melalui koneksi jaringan dalam jumlah waktu tertentu. Maka dari itu semua aktivitas proses pengiriman data membutuhkan bandwidth. Untuk mengetahui bagaimana cara kerjanya, berikut penjelasan bagaimana cara kerja bandwidth. Cara terbaik untuk menjelaskan dan memahami bagaimana cara kerja bandwidth adalah dengan menggunakan analogi.

Anda dapat mengandaikan bandwidth seperti jalanan yang bebas hambatan. Terdapat sebuah mobil (data) berjalan dengan kecepatan yang sama, jadi untuk mendapatkan lebih banyak dan lebih cepat data dari internet ke komputer Anda, jalan bebas hambatan (bandwidth) harus lebih lebar. Dengan kata lain, katakanlah 1 Mbps setara dengan jalan bebas hambatan 1 jalur dan katakanlah Anda mencoba mengunduh gambar yang berukuran 5 Mb. Jadi jika Anda memiliki bandwidth 1 Mbps (1 jalanan bebas hambatan), Anda akan membutuhkan waktu sekitar 5 detik untuk mengunduh gambar.

Hal yang penting untuk diperhatikan disini adalah bahwa internet Anda tidak lebih cepat dari 1 Mbps hingga 5 Mbps, atau berapapun bandwidth yang dimiliki koneksi Anda. Data Anda baru saja ditransfer kepada Anda dengan kecepatan yang lebih cepat karena lebih banyak data yang dapat dikirim secara bersamaan. Semakin banyak bandwidth yang dimiliki koneksi data, semakin banyak data yang dapat dikirim dan diterima pada satu waktu. Terlihat lebih efisien karena membuat internet Anda lebih cepat secara persepsi, bukan lebih cepat secara teknis.

 

Baca Juga  :   Daftar Negara Dengan Internet Tercepat di Dunia

 

Cara Mengukur Bandwidth

Bandwidth : Definisi, Cara Kerja dan Cara Mengukurnya
 

Disamping juga Anda telah tahu bagaimana cara kerja bandwidth Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mengukur bandwidth. Ada beberapa cara berbeda untuk mengukur bandwidth dan beberapa pengukuran digunakan untuk menghitung aliran data saat ini, sementara yang lain mengukur aliran maksimum, aliran tipikal, atau sesuatu yang dianggap aliran baik. Bandwidth awalnya diukur dalam bit per detik atau disebut sebagai Bps. Namun, jaringan saat ini biasanya memiliki bandwidth yang jauh lebih tinggi daripada yang dapat diungkapkan dengan nyaman dengan menggunakan unit kecil seperti itu. Sekarang sangat umum untuk melihat angka yang lebih tinggi yang dilambangkan dengan awalan metrik, seperti Megabit per detik (Mbps), Gigabit per detik (Gbps), atau Terabit per detik (Tbps). Untuk mengukur bandwidth tidak lagi menggunakan bit per detik (Bps) melainkan sekarang sering menggunakan satuan megabit per detik (Mbps). Berikut adalah contohnya :

 

K = Kilo = 1.000 bit

M = Mega = 1.000 kilo = 1.000.000 bit

G = Giga = 1.000 mega = 1.000.000.000 bit

T = Tera = 1.000 giga = 1.000.000.000.000 bit

Setelah terabit, ada petabit, extabit, zettabyte, dan yottabyte, yang masing – masing mewakili kekuatan tambah 10. Bandwidth juga dinyatakan sebagai bit per detik (Bps). Biasanya dilambangkan dengan huruf besar B. Misalnya, 10 megabyte per detik akan dinyatakan sebagai 10 MB/s atau 10 MBps. Satu byte adalah delapan bit. Jadi, 10 MB/s = 80 MB/s. Awalan metrik yang sama dapat digunakan dengan byte seperti dengan bit. Jadi, 1 TB/s adalah satu terabyte per detik. Untuk tes kecepatan mengukur dan kecepatan antara perangkat dan server pengujian menggunakan koneksi internet perangkat ISP menawarkan tes kecepatan di situs web mereka sendiri, dan tes independent juga tersedia dari layanan seperti Speedtest.

 

Baca Juga  :    Panduan Lengkap Cara Mengganti Password WiFi (Cara Hack WiFi)

 

Kesimpulan dan Penutup

Secara singkat, bandwidth mengacu pada jumlah maksimum absolut data yang dapat ditransfer melalui koneksi internet selama periode waktu tertentu. Hal ini berkaitan dengan kapasitas komunikasi jaringan yang memungkinkan data berpindah antar node. Namun, ini tidak setara dengan kecepatan transfer data, yang memperhitungkan latensi, dan sebaliknya hanya menyangkut kapasitas saluran pada waktu tertentu.Inovasi modern dalam jaringan berarti bahwa jumlah bandwidth dalam koneksi yang digunakan oleh bisnis dan individu di seluruh dunia telah meroket. Untuk mengilustrasikan ini, bandwidth pernah diukur dalam bit per detik (bps), yang cukup rendah ketika unit pengukuran pertama kali dibuat, tetapi sekarang dapat direkam dalam jutaan atau milyaran bit per detik.

Jaringan yang memiliki bandwidth lebih tinggi dapat mentransfer lebih banyak paket data daripada koneksi dengan bandwidth yang lebih rendah. Mungkin berguna untuk membayangkan pergerakan data melalui koneksi ini dengan cara yang sama seperti air bergerak melalui pipa. Menggunakan koneksi dengan bandwidth rendah sama dengan menggunakan pipa sempit. Di sisi lain, pipa dengan lebar yang lebih luas, atau bandwidth dalam istilah jaringan, memiliki kapasitas yang lebih tinggi untuk membawa lebih banyak alur data.

Related Post :