Cara Membuat Surat Kuasa yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Serba Serbi, Tips & Tricks / 4 | | 0

Cara membuat surat kuasa yang baik dan benar biasanya menjadi salah satu yang dicari. Hal ini karena umumnya surat kuasa bisa diibaratkan seperti suatu surat sakti yang berguna sebagai perwakilan bagi seseorang untuk bisa melakukan suatu wewenang. Tak jarang surat kuasa digunakan pada saat ingin mengambil uang dibank atau mengambil suatu barang yang cukupo penting berkaitan dengan suatu instansi atau perusahaan.

Surat kuasa akan memberikan wewenang penuh terhadap seseorang untuk bisa mewakili suatu instasi atau perusahaan tertentu. Kendati demikian, tak bisa semudah yang dibayangkan untuk bisa memberikan surat kuasa kepada orang lain. Sebagai pihak yang akan memberikan kuasa juga harus memastikan terlebih dahulu apakah dirinya memang benar tidak bisa melakukan wewenang tersebut sehingga membutuhkan perwakilan untuk bisa menjalankan wewenangnya.

Apabila pemberi kuasa memang benar-benar tidak bisa, maka pelimpahan kuasa tersebut juga harus dipastikan diberikan kepada orang yang kita percayai seperti contohnya saudara kandung, bawahan perusahaan yang sudah dipercaya atau beberapa kerabat dekat lainnya. Jika saja anda memberikan kuasa kepada orang yang salah maka akan sangat beresiko akan disalah gunakan. Oleh karena itu surat kuasa memang memiliki hukum yang dapat mengikat wewenang tersebut, sehingga apapun isi dari surat tersebut dapat dipertanggung jawabkan dimata hukum. Yuk, simak penjelasan artikel Cara membuat Surat Kuasa yang Baik dan Benar Beserta Contohnya.

 

Apa Itu Surat Kuasa ?

Sebelum mengetahui bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar penting terlebih dahulu paham apa itu pengertian dari surat kuasa tersebut. Pengertian surat kuasa secara umum merupakan suatu sarana yang digunakan untuk bisa menyampaikan informasi atau pesan kepada orang lain dengan berbentuk kertas maupun kertas digital.

Surat kuasa pada umumnya berisikan mengenai informasi penting guna memberikan wewenang dalam mewakili pemberi kuasa untuk bisa melakukan wewenangnya atas nama dari si pemberi kuasa. Surat kuasa yang digunakan oleh si penerima kuasa nantinya akan berfungsi sebagai bukti bahwa jika seseorang yang mendapatkan suara kuasa tersebut dapat menjalankan tugas berdasarkan apa yang tertulis didalam surat kuasa tersebut.

Dengan demikian surat kuasa sangat berperan penting dalam membantu seseorang yang tidak bisa melakukan suatu tugas penting namun tetap ingin bisa menyelesaikan tugas tersebut. Seperti contohnya, apabila anda hendak mengurus pajak harta pribadi yang anda miliki, sedangkan anda sedang tidak dalam kondisi fisik yang memungkinkan untuk bisa pergi. Anda bis menggunakan surat kuasa dengan begitu anda dianggap memberikan kuasa kepada seseorang yang anda percayai untuk bisa menguruskan pajak harta pribadi anda tersebut melalui surat kuasa yang anda berikan.

 

Unsur-Unsur yang Harus Terdapat dalam Surat Kuasa

Dalam Tata cara penulisan Surat Kuasa ada 9 unsur yang harus digunakan dalam surat kuasa anda. Karena Surat Kuasa ini sangat pribadi dan bersifat resmi. Maka anda harus berhati – hati dalam menulisnya. Berikut ini  9 unsur surat kuasa :

  1. Judul
  2. Kalimat pembuka (biasanya berisi keterangan waktu)
  3. Identitas pemberi dan penerima kuasa
  4. Jenis pemberian kuasa (apakah bersifat umum atau khusus)
  5. Perihal yang dikuasakan
  6. Secara hukum harus dicantumkan klausul hak retensi
  7. Klausul pemberian hak subtitusi
  8. Penutup
  9. Tanda tangan pihak-pihak terkait disertai pembubuhan materai dan cap jempol

Baca Juga : Cara Membuat Akun Email Pada Cpanel

 

Macam -Macam Surat Kuasa

Surat Kuasa memiliki 3 macam jenis, dengan fungsi yang berbeda – beda anda dapat mengetahui dan membedakan berbagai macam surat kuasa. Berikut ini macam – macam surat kuasa :

 

  1. Surat Kuasa Perseorangan, dibuat oleh seseorang untuk melimpahkan kuasanya kepada orang lain untuk keperluan tertentu yang sifatnya pribadi. Misalnya penarikan uang tunai dari rekening bank melalui teller.
  2. Surat Kuasa Kedinasan, dibuat oleh organisasi masyarakat, perusahaan swasta, atau lembaga pemerintah yang berisi pemberian kuasa untuk suatu kepentingan dalam menjalankan tugas. Hal ini biasanya berkaitan dengan pekerjaan dan jabatan tertentu.
  3. Surat Kuasa Istimewa, yakni surat yang diberikan suatu pihak terhadap pihak lain untuk kepentingan yang berkaitan dengan permasalahan hukum. Misalnya seperti pelimpahan kuasa ke pengacara atau lembaga hukum lainnya.

 

Format Penulisan dan Cara Membuat Surat Kuasa yang Benar

 

Surat kuasa yang baik dan benar berisikan pelimpahan wewenang yang harus memiliki tujuan, isi, maksud serta nama-nama yang bersangkutan secara jelas. Dalam hal ini bisa diperhatikan berdasarkan fungsi serta tujuannya yang sangat sakti sehingga sangat patut untuk bisa dipertanggung jawabkan.

Apalagi saat ini sudah rawan sekali orang yang memungkinkan untuk menyalah gunakan surat kuasa tersebut bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu dalam menulis surat kuasa tidak diperkenankan untuk asal-asalan.

Cara membuat surat kuasa yang baik dan benar bisa dilihat dari tata cara penulisannya. Sebenarnya ini pasti sudah pernah diajarkan pada saat kita duduk dibangku sekolah namun pada saat itu seringnya tidak langsung kita praktekan didalam dunia nyata. Lantas, bagaimana format penulisan dan cara membuat surat kuasa yang baik dan benar?

Yang paling penting dari surat kuasa yaitu harus mencantumkan nama serta identitas dari si pemberi serta penerima surat kuasa tersebut dengan lengkap, dimulai dari nama, tempat tanggal lahir, alamat, serta nomor KTP/SIM. Setelah itu jangan lupa untuk menuliskan wewenang apa yang ingin anda berikan kepada si penerima kuasa. Kemudia sertakan dengan materai 6000 pada bagian bawah kolom tanda tangan, baik tanda tangan anda sebagai pemberi kuasa dan juga penerima kuasa agar dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Untuk lebih jelasnya, berikut kami berikan contoh cara membuat surat kuasa yang baik dan benar :

 

 

Kurang lebih bergitulah format cara membuat surat kuasa yang baik dan benar yang biasa digunakan dalam jenis wewenang personal atau perorangan. Selain itu yang tak kalah penting dari format penulisan yaitu harus memerhatikan penggunaan bahasa atau kata yang mudah dimengerti bagi semua orang. Jangan sampai tulisan anda melalui surat kuasa tersebut akan menimbulkan polemik atau salah tafsir bagi orang lain, karena bisa saja kemungkinan surat kuasa yang anda berikan tersebut menjadi tidak diakui.

 

Cara Membuat Surat Kuasa yang Baik dan Benar untuk Kedinasan

Selain surat kuasa dapat digunakan untuk kepentingan perorangan, ternyata juga ada surat kuasa yang sengaja dibuta oleh pihak instansi atau perusahaan agar menyerahkan wewenangnya kepada seseroang dengan jabatan tertentu guna menjalankan suatu tugas dengan atas nama dari organisasi atau pimpinan dari perusahaan tersebut. Oleh karena surat kuasa kedinasan ini mengatanamakan suatu instansi atau perusahaan maka membuatnya juga tidak semudah dalam membuat surat kuasa yang digunakan untuk perorangan. Terdapat beberapa hal yang harus ada didalam surat tersebut, diantaranya yaitu:

 

 

  1. Surat kuasa harus memiliki “kepala surat” dari organisasi, instansi atau perusahaan yang memberikan kuasa tersebut.
  2. Judul surat tersebut harus tertulis “surat kuasa kedinasan” atau “surat kuasa”.
  3. Terdapat nomor surat kuasa sebagai bukti pengarsipan.
  4. Terdapat data diri dari pihak pemberi kuasa dan penerima kuasa seperti nama instansi, alamat, serta nama, jabatan, dan NIK dari
  5. orang yang memberikan kuasa tersebut. beberapa tambahan informasi data bisa ditambahkan sesuai dengan kebijakan dari instansi yang bersangkutan.
  6. Isi dari surat kuasa harus dijelaskan secara rinci dan jelas kepada penerima kuasa.
  7. Buatlah masa berlaku dari surat kuasa tersebut, agar tidak adanya penyalahgunaan wewenang.
  8. Bubuhkan tanda tangan dari kedua belah pihak yaitu pemberi dan penerima kuasa.
  9. Lengkapi dengan materai/cap dari instansi sebagai bukti bahwa surat tersebut dari instansi atau perusahaan.

Baca Juga : Tutorial Cara Install Cpanel Whm Pada Vps Centos

 

Kesimpulan dan Penutup

Bisa dilihat betapa pentingnya fungsi dari surat kuasa bukan? Pastinya sangat menguntungkan bagi pihak pemberi kuasa karena meskipun tidak bisa melakukan tugas nya tersebut tetapi tetap bisa melakukan tugas tersebut dengan melimpahkan wewenang kepada seseorang atau instansi untuk melakukan tugas tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering memiliki kesibukan yang begitu padat sehingga terkadang menemukan kesulitan dalam menyelesaikan suatu urusan seperti pengurusan dokumen atau pembayaran apa saja.

Dengan adanya cara membuat surat kuasa yang baik dan benar diatas maka tentu akan memudahkan anda. Selain itu surat kuasa ini dapat digunakan sebagai bukti bahwa orang yang disebutkan dalam surat kuasa tersebut memiliki wewenang yang sama dengan si pemberi wewenang, oleh karena itu berhak dan juga berkewajiban untuk bisa melakukan sesuatu berdasarkan isi dari surat kuasa tersebut.

Related Post :

popup image