Cara Mengetahui Website Penipuan di Internet

Development & Security, Tutorial / 2 | | 2

Semakin berkembangannya internet, terkadang banyak juga orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Beberapa kegiatan yang sering terjadi adalah penipuan toko online, lowongan pekerjaan, dan aktifitas lainnya yang bisa mendapatkan korban yang tidaks sedikit jumlahnya.

Hal itu tentunya menjadikan kita harus tetap waspada mengingat maraknya penipuan online yang sering terjadi hingga saat ini, pada postingan kali ini kita akan berbagi tips dan trick mengetahui domain website yang bisa saja terindikasi melakukan kegiatan penipuan di internet.

  1. Alamat Website Nama Domain
    Alamat Domain website harus Anda teliti sebelum ingin mengikuti promo ataupun menyebarkan informasi agar tidak salah ke tangan yang lainnya. Biasanya penipuan online menggunakan cara yang praktis, tidak mau keluar modal banyak untuk melakukan penipuan yang menyebabkan website yang digunakan menggunakan CMS Blogger, WordPress gratisan alias menggunakan domain bawaan dari CMS tersebut.Sebut saja blogger yang menggunakan nama domain namadomain.blogspot.com dan wordpress yang menggunakan nama domain namadomain.wordpress.com. Banyak sekali penipuan yang dilakukan dengan menggunakan nama domain tersebut. namun, bukan berarti penipuan juga tidak sering terjadi pada halaman domain yang berbayar, anda harus teliti dalam mengakses suatu website dimana sebagai contoh jika anda ingin melakukan transaksi pada Internet Banking BCA, maka official website yang seharusnya anda akses adalah klikbca.com. Sehingga sebelum transaksi pastikan dahulu website tersebut asli, bukan domain dengan nama klikbac.com, klikbcaa.com, klikbcac.com, klikbca.id dan lainnya.
  2. Tampilan dan Konten Website
    Kebanyakan penipuan biasanya menggunakan tampilan yang mulai dari tidak mirip hingga sampai paling mirip. Namun, kebanyakan kasus tidak mempunyai design yang sama, namun bukan berarti anda tidak berhati hati, Anda harus tetap waspada apalagi jika ada konten yang salah dengan website yang seharusnya anda tuju. Jadi, apabila web yang anda kujungi terlihat berantakan atau memiliki tampilan yang sangat sederhana (biasa), anda patut mencurigai web tersebut.B egitu juga dengan konten yang ada pada website, biasanya konten mengandung call to action yang bersifat memaksa untuk agar anda mudah terpengaruh hingga akhirnya menjadi korban penipuan.
  3. Alamat Perusahaan
    Hal ini sangat penting Anda ketahui untuk mengetahui informasi suatu website, pastikan anda telah melakukan cek dengan saksama alamat informasi perusahaan yang benar. Jika berbeda maka bisa saja website merupakan halaman penipuan. Jika ada alamat, hal tersebut belum tentu menandakan web tersebut dapat dipercaya, pastikan juga alamat yang tertera adalah benar milik perusahaan atau pemilik website. Karena bisa saja alamat yang dimasukan adalah alamat palsu.
  4. Kontak dan Customer Service
    Nah hal ini yang paling sering terjadi, di atm sendiri sering mencantumkan customer service utamanya bahwa tidak ada nomor lain selain nomor yang tertera secara resmi. PAstikan Anda sudah mengetahui contact person / customer service utama suatu perusahaan dengan baik, biasanya ada kondisi tertentu dimana anda akan mengetahui perbedaan kontak yang palsu dengan kontak yang asli. Apalagi jika dilihat dari kontak email yang seharusnya perusahaan profesional mempunyai email khusus untuk dapat dihubungi.

Jika Anda menemukan berbagai kecurigaan tersebut, jangan lupa melaporkan hal tersebut agar tidak jatuh korban lebih banyak. Terutama jika ingin mematikan website yang terindikasi melakukan phising, Ada beberapa metode pelaporan yang bisa Anda simak pada postingan Cara Melaporkan Penipuan Online di Internet.

Related Post :