Apa Itu Content Brief? Fungsi dan Tips Mudah Membuatnya

Tips & Tricks / 0 | | 0

Bagi Anda yang ingin membuat konten berkualitas, membuat detail yang baik pada brief adalah solusinya. Proses ini akan menghemat banyak waktu dan membuat pekerjaan Anda dalam membuat konten lebih efisien dan terstruktur. Simak tips membuat content brief berikut ini. 

Untuk membuatnya, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Apa saja komponen yang harus dimasukkan? Kenapa membuat brief konten sangat penting dalam menjalankan kegiatan content marketing Anda? Temukan jawabannya dalam artikel ini, ya. 

Apa Itu Content Brief?

content brief adalah

Content brief adalah dokumen berisi berbagai informasi yang dibutuhkan oleh seorang content creator untuk membantunya memproduksi content. Selain berguna bagi content creator tersebut, content brief berguna untuk membantu tim marketing menjaga kualitas konten. 

Brief konten yang baik berisi komponen-komponen mewakili content strategy, untuk meyakinkan bahwa setiap konten ditulis dengan berkualitas dan dapat memberi hasil yang baik pula. Membuat brief membutuhkan pemahaman yang menyeluruh seputar konten dan rencana campaign-nya. Tanpa pemahaman yang baik di bidang tersebut, campaign bisa gagal dan brief konten bisa saja jadi salah arah.  

Kenapa Harus Membuat Content Brief?

apa itu content brief

Dalam kegiatan content marketing, pembuatan content brief adalah tahap penting yang tidak bisa Anda lewatkan. Content brief menjadi salah satu alat komunikasi antara perusahaan dengan content creator. Contoh penerapannya adalah perusahaan yang merancang brief konten dan memberikannya pada content creator freelance untuk mengeksekusinya. 

Content brief akan menjadi panduan dalam bekerja dan membuat konten. Isi dari konten tersebut akan sesuai dengan panduan yang terdapat pada brief. Tanpa adanya content brief, content creator akan kehilangan arah dalam bekerja. Akibatnya, produksi konten menjadi lambat dan hasilnya belum tentu sesuai dengan keinginan perusahaan. 

Selain membuat produksi konten lebih terarah, brief juga berperan dalam meningkatkan hasil dari aktivitas content marketing yang Anda lakukan. Selain itu, dengan adanya rancangan, perusahaan lebih mudah menemukan kesalahan dan mengajukan revisi pada content creator. 

Tips Membuat Content Brief yang Baik 

tips membuat content brief

Bagi Anda yang pemula, mungkin membuat brief konten agak membingungkan. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam membuatnya. 

  1. Memahami Perusahaan dan Campaign

Tips membuat brief yang pertama adalah memahami brand dan campaign. Untuk menghasilkan brief yang baik, Anda harus benar-benar memahami perusahaan dan campaign yang Anda jalankan. Anda dapat menuliskan ekspektasi deskripsi perusahaan dalam brief, agar content creator yang menerima brief tersebut juga memahaminya. 

Dengan memahami campaign dan tujuannya, akan lebih mudah bagi Anda untuk melihat dari perspektif perusahaan. Selain itu, Anda juga tahu apa saja yang perlu diriset untuk membuat konten tersebut. Hal ini tentunya juga akan membantu Anda menemukan ide-ide segar untuk konten. 

  1. Menyelaraskan dengan Elemen Visual

Tips membuat content brief yang kedua adalah menyesuaikan dengan visual. Dalam sebuah konten, jarang sekali mengandalkan teks saja. Bayangkan jika Anda menemukan konten yang hanya berisi teks, apakah Anda bersedia membacanya hingga selesai? Sebagus apapun isi dari konten tersebut, pembaca akan merasa ragu karena tampilannya yang monoton. 

Bahkan untuk postingan artikel atau blog yang memiliki teks panjang, harus didukung gambar thumbnail yang menarik. Thumbnail ini biasanya menggambarkan isi dari artikel dan membuat pengunjung website mau mengaksesnya. Pentingnya elemen visual ini berlaku di semua content, pada berbagai channel. 

Karena itu, dalam membuat brief pertimbangkan juga elemen visual yang terdapat dalam konten tersebut. Mulai dari warna, font, tempat pengambilan gambar, dan lain-lain.

  1. Menentukan Metriks Keberhasilan Konten

Tips membuat content brief yang ketiga adalah menentukan metriks. Saat membuat brief untuk konten, ada baiknya Anda menyertakan poin-poin evaluasi yang akan Anda lihat ketika campaign tersebut sudah berjalan. Setiap campaign pasti memiliki tujuan, bukan? Baik dari segi brand awareness, kenaikan penjualan, dan lain-lain. Jika perlu, buatlah tolak ukur keberhasilan ini dalam kalimat-kalimat kuantitatif. 

Dengan memberikan metriks pengukur keberhasilan seperti ini, content creator dapat memperkirakan konten seperti apa yang harus dibuat agar dapat mencapai target tersebut. Mereka akan semakin terdorong untuk menciptakan konten terbaik jika mengeahui apa ekspektasi dari perusahaan terhadap konten mereka. 

  1. Memahami Target Audiens

Tips membuat content brief yang keempat adalah memahami audiens. Anda pasti membuat konten untuk menjangkau audiens sebanyak-banyaknya agar tujuan marketing tercapai. Namun, hal tersebut hanya bisa terjadi jika Anda memahami target audiens dengan baik. 

Dengan mengenal target audiens, Anda akan memahami dengan lebih baik keinginan mereka dan apa saja yang bisa Anda tawarkan sebagai solusi dalam konten Anda. Untuk konten penjualan pun, Anda harus mengetahui seperti apa kebiasaan berbelanja target audiens Anda.

Riset adalah hal yang penting untuk memahami audiens. Untuk memudahkan, Anda dapat membuat buyer persona, yakni tokoh fiktif yang sengaja dibuat untuk merepresentasikan target audiens dari konten Anda. Dalam buyer persona, Anda harus memuat informasi lengkap seperti data demografi, informasi personal, dan lain-lain. 

  1. Menentukan Deadline 

Salah satu komponen yang tak boleh Anda lewatkan dalam brief konten adalah mencantumkan deadline atau tenggat waktu. Sebab sebelum Anda membuat brief, Anda pasti sudah memiliki content strategy dan content plan terlebih dahulu. 

Deadline membantu Anda tetap sejalan dengan perencanaan dan strategi yang Anda buat sebelumnya. Pengaturan kerja jadi lebih baik dan konten-konten bisa terus diupdate secara konsisten. 

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang content brief. Agar lebih mudah dipahami, content brief adalah panduan bagi para content creator untuk mengeksekusi ide-ide yang ada. Dengan adanya brief konten, perusahaan dan pembuat konten dapat berkomunikasi dengan baik dan menyamakan pandangan tentang konten dan campaign yang ingin dibuat.

Brief ini dapat Anda gunakan untuk konten apa saja, lho. Baik di media sosial, YouTube, bahkan website. Jika ingin membuat website untuk perusahaan, solusinya adalah layanan Cloud VPS IDCloudHost. Dengan teknologi NVME yang handal, performa website Anda dijamin lebih cepat dan lebih powerful!

 

Related Post :