Manfaat Menggunakan VPN (Virtual Private Network) Bagi Pengguna Online yang Aktif

Serba Serbi, Tips & Tricks / 1 | | 0

Privasi online semakin dicari mengingat banyaknya kejahatan cyber yang mengancam dan penyusupan pencurian data membuat banyak orang beralih menggunakan VPN. Jaringan pribadi virtual membuat yang terpercaya dapat memberikan keamanan di tengah dunia digital yang semakin luas. Tidak mengherankan kalau pengguna online mengandalkan bantuan VPN yang akan mengenkripsi koneksi internet Anda, memastikan privasi digital, dan memberikan akses tak terbatas jika Anda sedang bepergian.

Virtual Private Network atau yang sering disingkat VPN merupakan opsi yang umum digunakan karena kemudahan dan dianggap cukup efisien untuk meningkatkan keamanan, privasi, dan kebebasan online Anda. Saat Anda menggunakan internet, ada proses konstan perangkat Anda bertukar data dengan pihak lain di web dan VPN bekerja dengan membuat terowongan aman antara perangkat Anda yang Anda gunakan dan internet. VPN memungkinkan Anda mengirim data melalui koneksi terenkripsi dan aman ke server eksternal: server VPN. Dari sana, data Anda akan dikirim ke tujuan di internet.

Mengubah rute lalu lintas internet Anda melalui server VPN memiliki beberapa keuntungan. Cara ini akan membantu Anda menyembunyikan identitas Anda secara online, mengamankan data Anda serta memungkinkan Anda untuk menggunakan internet dengan lebih bebas. Koneksi terenkripsi membantu memastikan bahwa data sensitif ditransmisikan dengan aman. Ini mencegah orang yang tidak berwenang dari mengetahui lalu lintas dan memungkinkan pengguna untuk melakukan pekerjaan dari jarak jauh sekalipun.

 

Mengenal Apa Itu VPN (Virtual Private Network)

Manfaat Menggunakan VPN (Virtual Private Network) Bagi Pengguna Online yang Aktif
 

VPN (Virtual Private Network) adalah layanan yang menciptakan koneksi online yang aman dan terenkripsi. Pengguna internet dapat menggunakan VPN untuk memberi lebih banyak privasi dan anonimitas secara online atau menghindari pemblokiran dan penyensoran berbasis geografis. Pada dasarnya VPN memperluas jaringan pribadi di seluruh jaringan publik, yang seharusnya memungkinkan pengguna mengirim dan menerima data dengan aman di internet. Biasanya, VPN digunakan melalui jaringan yang kurang aman, seperti internet publik.

Para Penyedia Layanan Internet/ Internet Service Provider (ISP) biasanya memiliki cukup banyak catatan tentang aktivitas pelanggan yang sebenarnya cukup riskan. Disamping itu, beberapa titik akses Wi-Fi yang tidak aman dapat menjadi jalan yang nyaman bagi penyerang untuk mendapatkan akses ke data pribadi pengguna. Pengguna internet dapat menggunakan VPN untuk menghindari gangguan privasi ini dan membuat diri serta data mereka yang sensitif jadi lebih aman.

Selain itu, VPN dapat digunakan untuk menyembunyikan riwayat browser pengguna, alamat Internet Protocol (IP) dan lokasi geografis, aktivitas web atau perangkat yang digunakan. Ini membuat siapa pun yang berada di jaringan yang sama tidak akan dapat melihat apa yang dilakukan pengguna VPN. Karena kelebihan ini membuat VPN menjadi alat penjaga privasi online yang menggunakan protokol tunneling untuk mengenkripsi data diujung pengiriman dan mendeskripsinya di ujung penerima. Alamat jaringan asal dan penerima juga dienkripsi untuk memberikan keamanan yang lebih baik untuk aktivitas online.

Tidak jarang juga, aplikasi VPN sering digunakan untuk melindungi transmisi data pada perangkat seluler dimana juga dapat digunakan untuk mengunjungi situs web yang dibatasi oleh lokasi. Namun, akses aman melalui VPN seluler tidak boleh disamakan dengan penjelajahan pribadi. Dikerenakan penjelajahan pribadi tidak melibatkan enkripsi yang hanyalah pengaturan browser opsional yang mencegah pengumpulan data pengguna yang dapat diidentifikasi.

 

Baca Juga  :    Proxy Server : Tipe/Jenis dan Perbedaanya dengan VPN

 

Memahami Cara Kerja VPN

Untuk mengetahui cara kerja VPN yang pada dasarnya dimana tunneling VPN menciptakan koneksi point-to-point yang tidak dapat diakses oleh pengguna yang tidak sah. Untuk benar-benar membuat terowongan, protokol tunneling digunakan melalui jaringan yang ada. VPN yang berbeda akan menggunakan protokol tunneling yang berbeda, seperti OpenVPN atau Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP) dan protokol yang digunakan mungkin bergantung pada platform tempat VPN digunakan.

Perangkat titik akhir harus menjalankan klien VPN (aplikasi perangkat lunak) secara lokal atau di cloud. Klien akan berjalan di latar belakang yang mana ini tidak akan terlihat oleh pengguna akhir kecuali ada masalah kinerja. Dengan menggunakan terowongan VPN, perangkat pengguna akan terhubung ke jaringan lain saat data enkripsi dan alamat IP disembunyikan. Inilah yang akan menyembunyikan informasi pribadi dari penyerang atau orang lain yang berharap mendapatkan akses ke aktivitas individu.

Dari sini terowongan akan menghubungkan perangkat pengguna ke simpul keluar di lokasi lain yang jauh, yang membuatnya tampak seperti pengguna berada di lokasi lain. VPN akan mengaitkan riwayat pencarian pengguna dengan alamat IP server VPN. Layanan VPN akan memiliki server yang berlokasi di wilayah geografis yang berbeda, sehingga pengguna akan terlihat seperti berasal dari salah satu lokasi tersebut. Sedangkan performa dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kecepatan koneksi internet pengguna, jenis protokol yang mungkin digunakan oleh penyedia VPN, dan jenis enkripsi yang digunakannya.

 

Baca Juga  :    Daftar VPN GRATIS untuk di Smartphone, PC dan Laptop Terbaik dan Terbagus

 

Manfaat Menggunakan VPN (Virtual Private Network) Bagi Pengguna Online 

Manfaat Menggunakan VPN (Virtual Private Network) Bagi Pengguna Online yang Aktif
 

Pengguna internet semakin bertambah setiap harinya dimana ini juga membuat peningkatan pertukaran informasi juga ikut meningkat. Belum lagi beberapa negara dan area juga ikut membatasi konten mereka sehingga menimbulkan rasa ingin tahu dari pengguna diluar batas tersebut. Apapun keperluan pengguna, kebanyakkan diantaranya sangat memperhatikan keamanan mereka. Berikut beberapa manfaat dan alasan banyak pengguna online yang aktif akhirnya memutuskan untuk menggunakan VPN.

  • Menyembunyikan informasi pribadi Anda

    Situs web dan aplikasi dapat terus melacak aktivitas online Anda, menganalisis data yang mereka kumpulkan. VPN dapat mencegah browser web dan orang lain mengakses koneksi Anda, membantu menjaga informasi yang Anda kirim dan terima anonim dan aman.

  • Menghindari pembatasan bandwidth

    Jika Anda mengalami kecepatan internet yang lebih lambat di situs web tertentu dan pada waktu yang berbeda, Anda mungkin pernah mengalami pembatasan bandwidth. ISP atau siapa pun yang memiliki kontrol administratif atas jaringan Anda mungkin bertanggung jawab atas perlambatan tersebut. VPN dapat memecahkan masalah ini dengan mengenkripsi lalu lintas internet perangkat Anda dengan mencegah siapa pun di jaringan yang sama melihat konten lalu lintas web Anda dan menyamarkan tujuannya.

  • Menghindari pembatasan data

    Pembatasan data terjadi ketika Anda telah menggunakan sejumlah data Anda yang akibatnya membuat penyedia layanan internet Anda memperlambat layanan Anda. Dengan VPN, data Anda tidak hanya akan bebas dari pengintaian ISP dan lainnya, tetapi Anda juga tidak akan dikenai pembatasan data. ISP dapat membatasi data untuk memaksimalkan kecepatan internet untuk beberapa pelanggan mereka.

  • Mengakses layanan yang diblokir wilayah tertentu

    Beberapa VPN mungkin dapat mengakses konten yang diblokir secara geografis dimana VPN akan bekerja dengan mengubah alamat IP Anda untuk membuat penyedia konten berpikir Anda menjelajah di lokasi atau wilayah lain yang memungkinkan akses.

  • Menghindari sensor

    Beberapa VPN dapat membantu Anda melewati batasan geografis seperti beberapa negara yang membatasi atau melarang akses ke situs web tertentu seperti platform media sosial atau menyensor konten tertentu. Namun, VPN dapat membantu memberi Anda akses dengan membuat lalu lintas Anda terlihat seperti berasal dari lokasi yang berbeda.

 

Meski pengguna online memanfaatkan VPN untuk berbagai tujuan, tetap perlu diingat bahwa pengguna bertanggung jawab untuk mengidentifikasi apakah penggunaan VPN mereka legal atau tidak dan untuk memeriksa undang-undang negara sebelum menggunakan VPN.

 

Baca Juga  :    Apa itu Deep web : Pengertian, Dampak, Bahaya, dan Tujuannya

 

Kesimpulan dan Penutup

Singkatnya, VPN dapat memberikan penggunanya dukungan keamanan keseluruhan yang lebih baik, peningkatan kinerja, akses jarak jauh serta yang paling sering dicari, yakni anonimitas di dunia maya. Tidak hanya mendukung pengguna individu, VPN bahkan sangat umum digunakan bagi kebutuhan perusahaan yang mempunyai alur informasi yang sensitif dan beresiko.

Penggunaan VPN meski mungkin tidak menawarkan jaminan lengkap bahwa Anda tidak akan pernah diretas 100%, tapi ini adalah tindakan pencegahan yang cukup bagus. Ini membuat VPN menjadi opsi yang paling tidak dapat membantu mengurangi kemungkinan siapapun dapat melihat data pribadi Anda, riwayat browser, dan aktivitas online lainnya.

Related Post :