Memahami Jenis Keyword Untuk Meningkatkan Traffic Blog / Website

Business, Search Engine Optimization / 0 | | 0

Mungkin anda bertanya-tanya, “SEO udah oke, artikel udah page one, tapi kenapa blog tetap sepi pengunjung?” Jawabannya cuma 1, artikel anda tidak pernah dicari orang. Penting untuk diperhatikan bahwa page one saja belum cukup untuk menggarasi bahwa blog anda akan ramai oleh pengunjung. Lantas bagaimana? Anda perlu membuat artikel yang ramai di cari orang di search engine.

Sebelum membuat artikel, perlu dipastikan apakah topik yang akan disajikan tersebut memiliki tingkat pencarian yang tinggi di search engine. Jika tidak, ganti dengan topik yang lain. Tentu anda tidak ingin semuanya sia-sia. Anda sudah susah payah membuat artikel, namun tidak ada seorang pun yang membacanya.

Baca Juga : Optimasi Keyword pada Artikel Blog atau Website

Untuk mendapatkan topik yang bagus, anda perlu melakukan riset keyword terlebih dahulu. Banyak tools yang bisa di pakai, salah satunya adalah google keyword planner.  Dalam melakukan riset keyword, yang perlu anda perhatikan adalah jenis dari keyword tersebut. Secara umum ada 4 keyword yang mana setiap jenisnya memiliki tingkat persaingan yang berbeda-beda.

  1. Short tail keyword
    Sesuai dengan namanya, short tail keyword merupakan kata kunci yang pendek dan biasanya hanya terdiri dari satu atau dua kata. Jenis keyword yang ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Sangat sulit bersaingan pada keyword seperti ini karena biasanya anda akan melawan perusahaan-perusahaan yang memiliki tim SEO yang sangat ahli. Namun jika anda memang memiliki ilmu SEO yang tinggi, tidak ada salahnya untuk bersaing disini. Contoh short tail keyword :

    Baju
    Baju Murah
    Batik

  2. Long tail keyword
    Long tail keyword merupakan bentuk yang lebih panjang dari short tail keyword. Keuntungan dari keyword jenis ini adalah tingkat persaingan yang lebih rendah. Namun kosekuensinya ialah traffik yang didapatkan tidak sebanyak short tail keyword. Bagi anda yang masih pemula dalam bidang SEO, keyword jenis ini sangat direkomendasikan. Membuat keyword yang tidak pernah dicari dan membuat keyword yang sangat-sangat dicari akan sama-sama merugikan. Jalan tengah adalah pilihan yang paling aman untuk pemula. Contoh long tail keyword :

    Daftar baju murah dan keren
    Batik songket paling bagus

  3. Keyword abadi
    Keyword abadi merupakan keyword yang selalu bertahan dari waktu ke waktu. Keyword jenis ini selalu dicari oleh orang. Contoh keyword abadi :

    Cara menurunkan demam

    Setiap orang pasti pernah merasakan demam. Makanya keyword jenis ini dinamakan keyword abadi karena akan selalu dicari orang setiap waktu.

  4. Keyword Musiman
    Berbeda dengan keyword abadi, keyword musiman hanyalah keyword yang bersifat sesaat. Orang-orang hanya mencari keyword jenis ini pada moment tertentu. Contoh keyword musiman adalah :

    Hasil pertandingan jerman vs argentina
    Tur inter milan ke indonesia

Nah, itulah jenis-jenis keyword yang biasa digunakan. Dengan memahami jenis keyword ini, semoga anda bisa menentukan keyword apa yang akan digunakan dalam membuat artikel. Setiap jenis keyword memiliki tingkat persaingan yang berbeda-beda.

Related Post :

popup image