Memanfaatkan Perbedaan Social Media Untuk Pemasaran

Business, Social Media Marketing / 1 | | 0

Semakin kesini semakin banyak bermunculan media sosial yang baru. Ya meskipun mereka sudah berdiri dari bertahun-tahun yang lalu, setidaknya mereka baru populer di Indonesia. Kemunculan mereka tidak hanya dimanfaatkan oleh user biasa, namun juga dimanfaatkan oleh digital marketer.

Apa yang dibutuhkan ketika melakukan pemasaran? Massa. Massa adalah inti dari pemasaran. Siapa yang mau mengeluarkan biaya yang banyak untuk promosi pada massa yang sedikit? Tidak ada. Nah, itulah yang ditawarkan media sosial. Media sosial memiliki massa yang sangat banyak yang bisa dimanfaatkan. Namun sayang setiap media sosial memiliki karakter yang berbeda-beda dan belum tentu cocok dengan bisnis kita.

Untuk itu, berikut kami paparkan perbedaan masing-masing media sosial dan bagaimana cara menggunakannya dengan baik.

  1. Facebook
    Kalau anda tipe orang yang tidak mau ribet dengan memakai banyak media sosial, ya solusinya adalah facebook. Facebook memang bisa di bilang sebagai media sosial yang paling komplit. Hampir semua fitur di media sosial yang lain ada pada facebook. Namun ketika kamu menggunakan facebook sebagai sarana pemasaran, kamu harus sedikit berhati-hati. Kenapa? Karena fiturnya yang sangat komplit itulah membuat karakter user di facebook sangat beragam.Di facebook anda tidak hanya bisa mengirim teks, namun juga gambar, video, dan link. Cara terbaik untuk melakukan pemasaran di facebook adalah dengan mengkombinasikan semua fitur tersebut. Jangan hanya terpaku pada salah satu, misal kamu hanya terpaku pada gambar. Dengan menggabungkan semuanya, peluang kamu untuk mendapatkan pelanggan dari berbagai macam karakter akan semakin besar.
  2. Twitter
    Pengguna twitter rata-rata memiliki rentang usia antara 18 sampai 35 tahun. Jika yang anda jual adalah produk untuk orang tua, anggaplah untuk orang-orang yang berumur 40 tahun ke atas, saya sarankan jangan menggunakan twitter. Anda tidak akan menemukan calon pelanggan di sini. Ketika anda menggunakan twitter, berikan twit yang singkat, padat, dan berisi. Karena anak muda memang suka hal-hal yang seperti itu.
  3. Instagram
    Apa yang anda jual? Jasa? Barang? Jika yang anda jual tidak bisa dijadikan sesuatu dalam bentuk gambar, jangan gunakan Instagram. Percuma, anda hanya akan buang-buang waktu. Rata-rata pengguna instagram di Indonesia itu anak muda dan mereka hanya tertarik kepada sesuatu yang benar unik.Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu frontal ketika menggunakan Instagram. Kebanyakan orang membuka instagram adalah untuk melihat moment dari teman-temannya atau untuk mencari hiburan. Jarang sekali orang-orang membuka instagram hanya untuk sedekar belanja.Edukasi dan arahkan mereka perlahan-lahan menuju produk yang anda jual. Jangan langsung bilang “beli ini beli itu”, tapi berikan pemahaman kepada mereka kenapa mereka harus membeli itu.
  4. Google+
    Jika anda memilik website, baik itu toko online maupun blog , saya sarankan untuk menggunakan Google+. Setidaknya untuk menshare konten-konten di website anda. Dengan menggunakan Google+, pengikut kalian akan lebih mudah menemukan konten-konten website kalian di penelusuran google. Menguntungkan bukan?

 

Related Post :

popup image