Mengenal Apa itu Internet of Things (IOT) : Tutorial, Tips & Trick dan Peluang di Indonesia

Serba Serbi, Technology / 0 | | 0

Seiring perkembangan zaman, kini teknologi sudah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu teknologi yang digunakan saat ini yakni Internet of things. Sudahkah Anda mengetahui apa itu Internet of things? IOT atau Internet of things merupakan teknologi yang memungkinkan benda-benda sekitar dapat terhubung melalui internet.

Di Indonesia sendiri, sudah pernah menerapkan konsep IOT dalam berbagai proyeknya. Pasalnya, dengan menggunakan IOT, seseorang tidak perlu lagi mengontrol benda atau perangkat secara langsung. Hal ini berarti seseorang dapat mengontrolnya melalui jarak jauh.

Ingin tahu apa itu IOT lebih jauh? Agar Anda semakin paham mengenai IOT, maka ketahui dahulu apa pengertian dan cara kerjanya pada ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca Juga : Hubungan Antara Cloud Computing dan Internet Of things (IoT)

 

Mengenal Apa itu Internet of things

 

Sebenarnya, apa itu IOT? Secara umum, IOT adalah konsep yang mana sebuah objek memiliki kemampuan dalam melakukan transfer data lewat jaringan tanpa adanya interaksi dari manusia satu ke manusia lain ataupun dari manusia ke komputer.

Internet of things / IOT sendiri umumnya diketahui sebagai konvergensi teknologi nirkabel, MEMS, ataupun internet. Tentu saja, dengan adanya teknologi IOT memiliki banyak kemampuan bermacam-macam yang cukup menguntungkan bagi manusia.

Baik itu menerima data, berbagi data, sebagai remote control, dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan kemampuan dari IOT, maka Anda perlu mengetahui seperti apa cara kerja IOT itu sendiri. Seperti apa cara kerjanya? Simak di bawah ini!

 

Cara Kerja Internet of things

Setelah Anda mengetahui apa itu IOT, maka kini bisa mengetahui seperti apa cara kerjanya dengan baik. Pasalnya, saat ini IOT sudah sering diterapkan dalam berbagai benda yang ada di sekitar. Baik itu mesin, pengolah makanan, benda elektronik, dan masih banyak lagi.

Cara kerja IOT sendiri sebenarnya hanya dengan memanfaatkan argumentasi pemrograman. Yang mana setiap perintah dapat menghasilkan interaksi antar mesin yang sudah terhubung dengan otomatis. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa internet merupakan penghubungnya. Sementara manusia hanya perlu mengatur dan mengawas mesin-mesin tersebut.

Baca Juga : Yuk Ketahui Sejarah Singkat Mengenai Internet of things (IoT)

 

Unsur yang Membentuk Internet of things

 

Perlu Anda ketahui juga, bahwa terdapat beberapa unsur yang dapat membentuk IOT. Diantaranya seperti konektivitas, sensor, hingga kecerdasan buatan. Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini beberapa unsur tersebut:

  1. Konektivitas

    Merupakan salah satu unsure yang berfungsi untuk membuka jaringan baru dan jarikan khusus IOT itu sendiri. Umumnya konektivitas memiliki jaringan yang tidak terikat dengan penyedia jaringan. Untuk itu, dalam mendapatkan konektivitas tidak perlu memilih jarangan dengan harga yang terlalu mahal ataupun skala yang cukup besar. Anda bisa menggunakan konektivitas dengan skala yang lebih kecil dan lebih murah.

  2. Sensor

    Merupakan salah satu unsur yang menjadikan teknologi IOT berbeda dari yang lain. Sensor ini sendiri dapat mendefinisikan instrument program bahkan melakukan perubahan IOT dari jaringan yang awalnya standar menjadi sistem aktif. Tentu saja dalam perubahan tersebut dapat diintegrasikan ke aktivitas sehari-hari/

  3. Perangkat kecil lainnya

    Beberapa unsur selanjutnya adalah sejumlah perangkat yang berukuran kecil. Perangkat kecil tersebut nantinya yang akan meningkatkan kecepatan dan mendukung skalabilitas dalam pengembangan IOT. Terlebih dengan ukurannya yang semakin kecil akan semakin murah.

Itulah beberapa unsur yang dapat membentuk IOT. Agar tidak salah pilih, maka simak juga seperti apa tips dan trik dalam memilih perangkat Internet of things di bawah ini.

 

Tips & Trick Memilih Perangkat Internet of things

 

Apa itu IOT sepertinya memang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan manusia. Jika sebelumnya Anda sudah mengetahui apa itu IOT, maka jangan lupa juga untuk memperhatikan beberapa tips memilih perangkat tersebut dengan aman. Berikut beberapa tips tersebut:

  1. Perhatikan merek yang digunakan

    Saat Anda ingin membeli perangkat IOT, maka pastikan untuk memeriksa situs resmi perusahaan terleih dahulu. Pastikan bahwa perusahaan memiliki informasi produk yang jelas dan lengkap

  2. Perhatikan data yang terkumpul

    Selanjutnya, Anda juga bisa memeriksa data pribadi yang sudah dikumpulkan oleh perusahaan tersebut. Jika perlu, tanyakan integritas pengumpulan data yang ada.

  3. Lakukan pemeriksaan CVE

    CVE merupakan kepanjangan dari Common Vulnerabilities and Exposures. Anda bisa mendapatkan informasi tersebut untuk mengetahui nama-nama vendornya.

  4. Anda juga bisa memeriksa ulasan pengguna

    Agar bisa menyimpulkan seperti apa pengalaman perusahaan, maka Anda bisa langsung memeriksa ulasan pengguna terkait produk yang ditawarkan. Perhatikan lebih lanjut apakah ulasan tersebut memiliki informasi yang cukup masuk akal atau tidak.

  5. Cek desain situs yang digunakan

    Selain itu, Anda juga mengecek lebih lanjut mengenai situs perusahaan. Apakah perusahaan tersebut memakai HTTPS atau HTTP. HTTPS sendiri merupakan protokol internet yang dapat melakukan enkripsi koneksi dari situs dan pengguna air. Dengan begitu, dapat diketahui bahwa sebuah perusahaan peduli akan keamanan mereka.

  6. Ketahui proses pengaturannya

    Saat ingin membeli produk, ada baiknya ketahui dahulu bagaimana pengaturan awal produknya. Misalnya, apakah Anda akan dimintai untuk melakukan pergantian password, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa tips dan trik yang bisa Anda perhatikan. Membeli Internet of things memang tidak boleh sembarangan. Di atas merupakan tips dan trik berbelanja perangkat Internet of things dengan aman. Dengan begitu manfaat dan kemampuan IOT bisa Anda dapatkan dengan maksimal, nyaman, dan juga menyenangkan.

Baca Juga : Implementasi Cloud Computing dan Internet of things

 

Peluang Internet of things di Indonesia

Internet of things di Indonesia memiliki peluang yang cukup signifikan. Terlebih dengan adanya revolusi industri 4.0 ke depan. Pasalnya, tanpa adanya bantuan dari teknologi itu sendiri, Indonesia tentu tidak akan bisa mengejar produktivitas negara-negara lainnya yang sudah terlebih dahulu menggunakan IOT.

IOT memang dapat meningkatkan produktivitas. Dengan diterapkannya IOT juga dapat membantu Indonesia mendapatkan pekerjaan yang baru di berbagai perusahaan. Untuk itu, agar Indonesia dapat unggul di era ekonomi digital maka perlu memanfaatkan semua jenis teknologi yang ada, tak terkecuali IOT.

IOT sendiri termasuk sebagai salah satu teknologi hasil dari transformasi digital. Teknologi tersebut bahkan sudah banyak dilakukan oleh negara-negara di kawasan ASEAN. Di Indonesia sendiri, penggunaan IOT memiliki tujuan dalam meningkatkan kapabilitas perusahaan dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, kinerja perusahaan dapat ditunjang dengan baik.

Dengan kinerja yang baik, maka pertumbuhan ekonomi juga akan naik. Untuk itu, tidak heran jika kehadiran teknologi yang satu ini harus dimanfaatkan, digunakan, serta dimaksimalkan dengan baik. Dengan begitu, teknologi tersebut mampu memberikan dampak positif dalam sebuah pekerjaan.

Itulah beberapa informasi mengenai IOT yang bisa Anda ketahui. Pastinya, dengan adanya IOT dapat membantu meningkatkan produktivitas dalam sebuah pekerjaan. Pekerjaan pun semakin mudah dilakukan dengan dukungan teknologi IOT. IOT dapat memberikan potensi menarik bagi manusia, dengan begitu tidak hanya sebatas perangkat yang dapat digunakan untuk keperluan pekerjaan saja. IOT dapat memudahkan keperluan lainnya, mulai dari penelitian, pangan, lingkungan, kesehatan, dan masih banyak lainnya.

Related Post :

popup image