Mengenal Apa itu JS (Javascript) Definisi, Keunggulan dan Cara Kerjanya

Development & Security, Web & Development / 0 | | 0

Saat ini, pasti Anda sering mendengar Javascript yang kedengarannya menarik tetapi Anda tidak mengetahui apa sih sebenarnya Javascript itu dan bagaimana cara kerjanya. Jika anda ingin menjadi seorang developer, maka tidak heran anda akan menggunakan javascript ini.

Biasanya para developer menggunakan javascript untuk membantu memudahkan pekerjaan mereka, dan membuat pengotomatisan dalam beberapa jenis pemrograman. Kalian tidak perlu khawatir dam bingung karena pada artikel kali ini, Kami akan membahas tentang Javascript beserta cara kerjanya.

Selain itu, Kami juga akan menjelaskan beberapa keunggulan Javascript bagi Anda yang tertarik untuk menggunakannya. yuk simak artikel berikut ini.

 

Apa Itu Javascript?

 

Tahukan Anda bahwa Javascript adalah bahasa pemrograman script yang cara kerjanya hanya memerlukan interpreter sehingga tidak membutuhkan compiler agar bisa menjalankannya. Di dalam bahasa pemrograman Javascript, tidak terdapat proses kompilasi lebih dahulu supaya program bisa Anda jalankan. Selain itu, aplikasi yang dibutuhkan adalah web browser dan text editor saja. Fitur-fitur yang dimiliki Javascript yaitu berorientasi objek, client-side, high-level programming, dan loosely tiped.

Bagi Anda yang terbilang masih awam, pastikan penasaran dengan sejarah Javascript itu? Dan bagaimana cara kerja Javascript? Tahukah Anda bahwa Javascript dapat dengan mudah dan cepat digunakan untuk beberapa tujuan tertentu seperti mengaktifkan perangkat lunak (software) yang berbasis web dan games (permainan) hingga meningkatkan fungsi website. Selain itu, ribuan aplikasi Javascript dan template dengan gratis dapat Anda gunakan.

 

Sejarah Javascript

Sejarah Mengenai Javascript Pada tahun 1994 sejarah Javascript mulai dikenal ketika saat itu website dan internet sedang berkembang sangat pesat. Pada saat itu, umumnya pembuatan website menggunakan bahasa pemrograman PERL yang saat itu prosesnya hanya bisa dijalankan di sisi web server saja. Tokoh yang membuat dan mendesain Javascript bernama Brandan Eich yang merupakan karyawan Netscape.

Bahasa pemrograman Javascript pada awalnya bernama Mocha, setelah itu diganti dengan nama Mona, kemudian Livescript dan akhirnya resmi diberi nama Javascript. Bahasa pemrograman versi pertama ini terbatas hanya untuk kalangan Netscape dan fungsionalitasnya pun terbatas. Saat bahasa akan dirilisnya bahasa pemrograman tersebut, Netscape dan LiveScript bekerjasama untuk mengembangkan LiveScript. Tepat pada saat rilisnya Netscape Navigator 2, nama LiveScript diubah menjadi Javascript agar bahasa tersebut lebih dikenal karena bahasa Java saat itu booming di telinga para programmer.

Tahun 1996 bahasa pemrograman Javascript resmi disebut ECMAScript, yang kemudian EMAScript 2 dirilis pada tahun 1998 serta EMAScript 3 dipopulerkan tahun 1999. Hingga akhirnya ECMAScript tersebut terus dikembangkan menjadi Javascript yang sering kita dengar hingga saat ini. Tidak hanya itu, tahun 2016 Javasript telah digunakan 92% website yang menjadi bahasa pemrograman yang dianggap penting oleh web developer.

 

Cara Kerja Javascript

 

Cara Kerja Javascript di website Anda Bahasa pemrograman Javascript biasanya di-embeded ke halaman website secara langsung atau diarahkan dengan file Javascript yang terpisah. Bahasa pemrograman Javascript ialah bahasa dari sisi klien yang mempunyai arti bahwa script di download di perangkat yang dimiliki oleh pengunjung situs Anda yang kemudian akan diproses disana.

Segala proses yang dilakukan Javascript dijalankan oleh pengunjung web (client). Pengunjung web mengirim permintaan (request) yang kemudian request tersebut akan diproses di server. Dengan melalui peramban web, hasilnya akan dikirimkan ke pengunjung web.

Baca Juga : Pengertian Javascript

Keunggulan Javascript

 

Keunggulan Bahasa Pemrograman Javascript Ketika Anda ingin membuat halaman web yang memungkinkan adanya suatu interaksi antara klien tentunya membutuhkan Javascript kan. Pada kenyataannya, Javascript sangat dibutuhkan untuk membuat halaman web menjadi lebih dinamis dan menjadikan adanya suatu interaksi antara klien dan web tersebut yang sebelum dikirim ke server akan diproses terlebih dahulu oleh Javascript. Berikut beberapa keungguln Javascript :

 

  1. Dapat Dikolaborasikan

    Keunggulan Javascript yang pertama yaitu dapat dikolaborasikan. Keunggulan ini tentunya memberikan kemudahan bagi web developer untuk menjalankan pekerjaannya agar cepat selesai. Bahasa pemrograman Javascript dapat bersahabat dengan PHP. Ketika ada fungsi yang tidak bisa dijalankan PHP, Anda dapat menjalankannya dengan memakai bahasa pemrograman Javascript.

  2. Mudah untuk Dipelajari

    Banyak orang yang mencari bahasa pemrograman yang mudah dipelajari bukan? Hal itu menjadi alasan mengapa bahasa pemrograman Javascript dipilih untuk digunakan oleh web developer karena terbilang cukup sederhana. Selain itu, untuk urusan tampilan pasti Anda akan membutuhkan Javascript ketika ingin membuat suatu aplikasi.

    Di sekolah yang berfokus pada engineering juga mengharuskan siswanya untuk menguasai bahasa pemrograman Javascript. Jika ingin mencari sumber pembelajaran tentang Javascript, banyak sekali referensi yang mudah untuk Anda temukan baik di internet maupun di toko buku.

  3. Sangat Ringan

    Keunggulan yang ketiga yaitu bahasa pemrograman Javascript sangat ringan. Hal itu karena bahasa pemrograman ini berbasis client-side yang berarti semua proses yang terjadi di semua halaman akan diproses oleh klien. Hal itu tentunya membuat server cukup memproses HTTP-requestnya. Dengan menggunakan Javascript, prosesnya akan lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Hal inilah yang membuat bahasa pemrograman Javascript disebut-sebut mempunyai keunggulan sangat ringan untuk digunakan.

 

Yang membedakan Javascript dengan bahasa pemrograman yang lainnya ialah Javascript merangkum 3 tahap (request, proses, respon) yang pada umumnya dilakukan oleh bahasa pemrograman lain dirangkum menjadi 2 langkah. Bahasa pemrograman yang berbasis sisi-server alurnya yaitu :

 

  • Pertama yaitu request dari client.
  • Kedua, server kemudian menerima request dan kemudian mengolahnya.
  • Ketiga, melalui peramban, hasilnya dikembalikan ke klien setelah request pada proses kedua selesai.

 

Sekarang Anda tahu kan, bahasa pemrograman Javascript tidak hanya Anda dengar di telinga Anda saja. Tentunya, Anda membaca artikel sudah lebih memahami cara kerja Javascript yang tentunya sangat mudah, sederhana, dan tidak memakan waktu yang banyak untuk Anda gunakan.

Baca Juga : Mengenal Bahasa Pemrograman Node JS

Kesimpulan dan Penutup

Javascript merupakan sebuah tools cara kerjanya hanya memerlukan interpreter sehingga tidak membutuhkan compiler agar bisa menjalankannya. Bahkan, Cara Kerja Javascript di website Anda Bahasa pemrograman Javascript biasanya di-embeded ke halaman website secara langsung atau diarahkan dengan file Javascript yang terpisah.

Dengan banyaknya kemudahan, para developer biasanya menggunakan javascript untuk mempersingkat waktu pengerjaan. Karena jika mengerjakannya dengan bahasa pemrograman manual tanpa adanya otomatisasi, akan membuat waktu pengerjaan aplikasi semakin lama.

Hal ini akan berpengaruh dengan kinerja dan kepuasan pelanggan kepada sang developer. Nah, bagi anda yang ingin belajar jadi developer baik website ataupun aplikasi. Persiapkan dengan matang beberapa pengetahuan tools yang dapat mempermudah pembuatan aplikasi anda.

 

 

Related Post :

popup image