Mengenal Cloudflare : Kelebihan dan Kekurangannya

Development & Security, Web Security / 0 | | 2

Internet saat ini sangat maju dan penuh inovasi dengan banyaknya bermunculan software, aplikasi dan situs. Salah satu penyedia jasa jasa infrastruktur internet dengan tujuan untuk meningkatkan performa, reliabilitas, keamanan dan apapun yang terkoneksi ke internet yang terkenal adalah Cloudflare. Menariknya, layanan ini disediakan secara gratis dan mudah untuk diinstal juga digunakan.

Mempunyai UI dan API yang bisa digunakan untuk mengatur website dan aplikasi, membuat Cloudflare sangat umum digunakan untuk hal ini. Bahkan Cloudflare dianggap juga menjadi persyaratan membuat website dan aplikasi saat ini karena adanya faktor aman dan privat. Tapi sayangnya, untuk pebisnis kecil dan orang yang awam terhadap teknologi, akses kebijakan keamanan menjadi sangat terbatas sehingga Cloudflare masuk untuk menyediakan keamanan bagi website untuk website seperti itu.

Diciptakan oleh Matthew Prince, Lee Holloway dan Michelle Zatlyn pada tahun 2007 lalu, Cloudflare kini dikenal sebagai penyedia jasa keamanan yang bertindak sebagai reverse proxy. Apakah Anda ingin menggunakan Cloudflare untuk mendukung keamanan dan privasi website? Marik simak artikel singkat mengenai Cloudflare serta apa saja kekurangan dan kelebihannya.

 

Memahami Cara Cloudflare Bekerja

Mengenal Cloudflare : Kelebihan dan Kekurangannya
 

 

Merupakan teknik dalam mengurangi beban di server internet dengan melakukan caching konten statis di data centre atau yang disebut dengan reverse proxy, Cloudflare berfungsi sebagai tembok atau dinding yang harus dilewati sebelum sebuah permintaan mencapai situs Anda.

Terdapat tiga jenis keamanan dari Cloudflare yakni Keamanan, Performa dan Reliabilitas baik itu untuk pengunjung maupun pemilik website. Disini Cloudflare akan mengecek permintaan ke website Anda, mencari konten berbahaya atau IP address mencurigakan, sumber daya yang diminta, payload serta frekuensinya. Penyaringan akan dilakukan dan peraturan yang ada di Firewall tersebut ditentukan oleh Anda sebagai kostumer.

Pada poin Performa, Cloudflare akan memanfaatkan beberapa teknik agar pengalaman user ketika berinteraksi dengan website Anda berjalan dengan mulus. Salah satunya adalah melakukan cache konten statis di data centre agar konten dapat dengan mudah dikirim ke pengunjung) dan meneruskan permintaan ke situs awal jika ada kasus dynamic content.

Selain itu Cloudflare juga menggunakan perutean pintar lewat 200 data center yang kuat dan ditempatkan secara strategis di berbagai tempat. Pada bagian dukungan Reliabilitas, Cloudflare menjadi salah satu yang dapat diandalkan dengan 738 milyar query DNS dipecahkan setiap harinya, termasuk dari situ ecommerce, pemerintahan serta perusahaan.

 

Baca Juga  :     Tingkatkan Situs Anda dengan Fitur CloudFlare di IDCloudhost

 

Manfaat Dari Penggunaan Cloudflare

Secara teknis Cloudflare berperan sebagai reverse proxy dimana semua trafik diarahkan via server Cloudflare yang tersebar di lebih dari 200 kota di seluruh dunia. Ini tentu memberi jaminan layanan yang baik dan berikut manfaat yang bisa Anda bisa andalkan dari Cloudflare.

  • Minifikasi

    Manfaat ini dapat menghilangkan karakter yang dianggap tidak penting, beberapa diantaranya adalah whitespace, comment, newline character, block delimiters. Karakter tersebut tidak dibutuhkan untuk sebuah halaman, sehingga dengan menghapusnya ukuran file akan semakin kecil dan waktu memuat halaman web semakin singkat. Tipe file yang bisa dimodifikasi di Cloudflare adalah CSS, HTML dan Javascript.

  • Protokol HTTP yang Baru

    Adapun protokol baru yang digunakan, yaitu HTTP/2 protocol terbukti 2 kali lebih cepat dibanding HTTP/1.1 yang dapat membantu banyak halaman website untuk memuat lebih cepat secara paralel lewat satu koneksi TCP. Selain itu protokol ini juga memberikan keuntungan lain seperti header compression, dan push technology. HTTP/2 diaktifkan secara default, sehingga Anda tidak perlu melakukan konfigurasi.

  • SSL Gratis

    Perlu diketahui bahwa SSL diperlukan bukan hanya untuk situs e-commerce yang kompleks saja namun juga untuk website yang menampung informasi sensitif, atau transaksi sensitif, sehingga SSL diperlukan bagi semua orang. Adanya SSL memastikan bahwa data yang melewati internet terenkripsi dimana saat ini, SSL juga menjadi faktor pemeringkatan di mesin pencari seperti Google. Menariknya Cloudflare menawarkan sertifikat SSL universal secara gratis, namun jika Anda memerlukan sertifikat yang bisa dikostumisasi, Anda bisa membeli dan mengunggah sertifikat tersebut.

  • Keamanan DNS yang kuat

    Keamanan menjadi syarat mutlak sehingga Anda bisa menambahkan keamanan DNS ke domain dengan mengaktifkan DNSSEC (Domain Name System Security Extension). DNSSEC menawarkan keuntungan yaitu membantu mitigasi permintaan yang memiliki kerentanan pemalsuan. Untuk mengaktifkan DNSSEC, Anda bisa melakukannya di bawah tab DNS.

  • Cloud WAF (Web Application Firewall)

    Web Application Firewall berguna untuk membantu Anda memastikan bahwa situs Anda aman dimana Cloudflare WAF memiliki lebih dari 145 aturan yang bertujuan untuk melindungi website Anda dari berbagai serangan terhadap aplikasi web. Walau banyak yang berpikir menambahkan keamanan akan memperlambat website, namun hal ini tidak benar karena Cloudflare WAF mempertimbangkan performa dalam pengembangannya. Manfaat menggunakan Cloud WAF adalah Anda tidak perlu memperbaharui peraturan untuk setiap kerentanan baru karena hal tersebut akan diurus oleh penyedia jasa.

 

Baca Juga  :      Mengenal SSH (Secure Shell) Protocol dan Contoh Penggunaanya

 

Kekurangan Dalam Menggunakan Cloudflare

Mengenal Cloudflare : Kelebihan dan Kekurangannya
 

Meski Cloudflare secara umum memang membawa banyak kebaikan dalam mengamankan jaringan di situs web internet, tetapi tidak Cloudflare juga tidakluput beberapa kekurangan seperti :

  • Peringatan false positive

    Mungkin kekurangan terbesar dari Cloudflare adalah terlalu banyaknya false positive sehingga pengguna seringkali diblokir dan harus menginput captcha jika ingin melihat konten dari situs. Bahkan dengan pengaturan keamanan yang tinggi, pemilik website pun dapat diblokir dari situsnya sendiri. Walaupun Anda bisa melakukan whitelisting, mendaftarkan IP untuk situs Anda, tetapi jika Anda tidak di koneksi dimana IP tersebut statis atau koneksi dimana IP berganti terlalu sering, bisa jadi Anda harus melakukan whitelisting setiap waktu sehingga ini opsi yang tidak praktis.

  • Penyedia harus memastikan layanan hosting telah mendukung Cloudflare

    Sedikit repot, karena Anda harus memastikan ini karena jika kode Anda memvalidasi pengguna berdasarkan IP Address, maka memakai Cloudflare membuat kode Anda harus berganti. Ini membuat pengguna yang mengunjungi website Anda tidak langsung terkoneksi ke server sehingga IP address pengguna tidak langsung tersedia dalam kode dengan cara yang sama tanpa Cloudflare. Karenanya modul server web perlu diinstal agar kode bisa bekerja seperti biasanya tanpa Cloudflare.
    Lalu apabila Anda menggunakan shared hosting, Anda perlu mengecek apakah penyedia mendukung Cloudflare atau tidak. Kemudian, jika Anda menggunakan Virtual Dedicated Server atau Dedicated Server Anda mungkin perlu menambahkan modul Cloudflare ke server web yakni Apache agar kode yang mengambil IP pengguna bekerja dengan baik dan benar.

  • Lapisan tambahan antara pengguna dan website yang tidak praktis

    Kecuali website Anda mendapatkan banyak aktivitas mencurigakan, perlu perlindungan atau menjadi target serangan DDoS, lapisan tambahan yang Cloudflare tawarkan tidak terlalu berguna. Biasanya yang membutuhkan perlindungan yang kuat dan kompleks ini adalah website besar dengan pengunjung banyak, atau website perusahaan yang krusial.

 

Baca Juga  Panduan :      Cara Memindahkan DNS ke Cloudflare (Terbaru)

 

Kesimpulan dan Penutup

Cukup handal dan banyak membantu perlindungan di dunia maya, Cloudflare adalah penyedia jasa infrastruktur internet untuk meningkatkan keamanan, performa dan reliabilitas website Anda. Fungsi utama yang ditawarkan oleh Cloudflare tersedia secara gratis dan mudah untuk diinstal. Banyak pemilik website awam dengan teknologi dan tidak terlalu memahami kebijakan keamanan yang ada sehingga Cloudflare hadir untuk membantu website yang kewalahan dengan proteksi mereka.

Disamping itu Cloudflare juga menawarkan keamanan, solusi berbasi privasi baik untuk perusahaan dan bisnis, CDN, hingga customer individu yang membutuhkan bantuan. Sejak diciptakan dan dikenalkan pada 2007 lalu, Cloudflare yang berbasis di China ini bisa dikatakan telah banyak membantu mengamankan situs web dan memaksimalkan performa serta reliabilitas banyak situs web.

 

Related Post :

popup image